<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909</id><updated>2012-02-17T08:03:25.197+07:00</updated><category term='dari Eramuslim'/><category term='Kehidupan'/><category term='Milis TDA'/><category term='Sajak'/><category term='Tata Negara'/><category term='Ilmiah'/><category term='Dunia Islam'/><category term='Sport dan Hoby'/><title type='text'>Mas Hafid</title><subtitle type='html'>Sepahit Apapun Kenyataan, Hadapi dengan Senyuman</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2412686358745461996</id><published>2011-12-13T18:39:00.003+07:00</published><updated>2011-12-13T18:42:01.671+07:00</updated><title type='text'>Percik Permenungan</title><content type='html'>Tak jarang dalam hidup ini,  baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan tempat tinggal, kita mendapati orang-orang di sekitar kita, yang karakter dan perilakunya terasa tidak mengenakkan, bahkan cenderung menyebalkan, misalnya angkuh, sombong, tidak tahu etika, membanggakan kedudukan dan jabatan, serta perilaku buruk lainnya.&lt;br /&gt;Tak perlu kita dirisaukan oleh orang-orang macam tersebut, sebab sejatinya perilaku mereka adalah cermin dari rendahnya kualitas individu yang bersangkutan, hal tersebut bisa jadi disebabkan karena beberapa hal, diantaranya; rendah dan minimnya tingkat pendidikan,  sempitnya wawasan hidup mereka, atau karena pengaruh lingkungan dan keluarga yang ‘mendidik’ mereka.&lt;br /&gt;Dan kitapun tidak perlu mengharapkan mereka bisa merubah karakter atau perilakunya tersebut, sebab yang terbaik adalah, bila kita terus berusaha memperbaiki diri. Saya setuju sekali dengan apa yang dikatakan Aa Gym, bahwa; “Yang paling melelahkan adalah mengharapkan orang lain untuk berubah, dan yang terbaik adalah kita merubah diri kita”. &lt;br /&gt;Kongklusinya; mari kita terus berusaha memperbaiki diri kita sendiri, jangan pernah bosan dan lelah untuk memperbaiki diri, insyaAlloh seiring dengan peningkatan kebaikan kita, lingkungan sekitar kita akan terbawa menjadi (lebih) baik, semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2412686358745461996?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2412686358745461996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2412686358745461996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2412686358745461996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2412686358745461996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2011/12/percik-permenungan.html' title='Percik Permenungan'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-5424116651806860840</id><published>2010-08-26T22:42:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T22:43:16.727+07:00</updated><title type='text'>”Jawabannya Tunggu Besok.....”</title><content type='html'>Seorang istri memang bisa sangat menentukan perjalanan hidup seorang laki-laki, atau sang suami, tepat sekali pameo yang mengatakan, bahwa; dibalik kesuksesan seorang laki-laki, ada seorang perempuan yang hebat, dan seorang perempuan tersebut adalah istri sang laki-laki. Demikian sebaliknya, apabila ada seorang laki-laki yang kelakuannya menyimpang, khususnya dalam karir atau pekerjaan laki-laki tersebut, perilaku menyimpang seperti misalnya korupsi dan suap serta hal-hal melanggar lainnya, sedikit banyaknya sang istri punya peran, meski kita tidak menafikan ada kalanya sang istri tidak tahu perilaku suaminya di tempat kerja atau di kantor misalnya.&lt;br /&gt; Iskandar Priok, seorang (mantan) tokoh dunia premanisme ibukota mengisahkan, bahwa setelah lama malang melintang di dunia hitam; perampokan, pencurian dan kekerasan, mengisahkan pada akhirnya ia harus mengakhiri ’karir’ atau lebih tepatnya petualangannya di dunia hitam setelah diminta memilih oleh istrinya, apakah ia akan memilih untuk terus dengan pekerjaannya sebagai preman, atau memilih istrinya, artinya bila Iskandar memilih dengan dunia premannya tersebut, maka dia harus meninggalkan istrinya, demikian sebaliknya, bila ia memilih istrinya maka ia harus meningggalkan dunia premannya. Tawaran tersebut diberikan istrinya pada saat ia hamil/mengandung anak kedua mereka, tepatnya pada tahun 1991. Demi mendengar pernyataan istrinya tersebut, Iskandar menjawab, bahwa ia akan memberikan jawaban (kepada istrinya) tersebut besok, kepada istrinya ia bilang ” Jawabannya tunggu besok.....”. Kemudian ia pergi meninggalkan rumah, untuk menyendiri di suatu tempat, dan memikirkan pilihan yang diberikan oleh istrinya. Hari berikutnya Isandar pulang ke rumahnya, dan ketika mendengar adzan dhuhur ia kemudian mengambil air wudhu, kemudian menunaikan sholat dhuhur, setelah itu, tanpa basa-basi ia bilang pada istrinya: ”Itulah jawabannya...”&lt;br /&gt; Kisah ini disarikan dari dialog antara Iskandar Priok dan Tina Talisa di acara Apa Kabar Indonesia Malam, TV One, 25 Agustus 2010, bertepatan dengan 15 Ramadhan 1431 H.&lt;br /&gt; Sebagai catatan, selama ’karir’ kepremanannya tersebut, Iskandar Priok mengaku pernah mendekam di bui sebanyak 3 kali, yaitu, di Cipinang, Tangeran dan di Salemba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-5424116651806860840?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/5424116651806860840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=5424116651806860840' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5424116651806860840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5424116651806860840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/08/jawabannya-tunggu-besok.html' title='”Jawabannya Tunggu Besok.....”'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-5951050407189070419</id><published>2010-08-25T22:04:00.000+07:00</published><updated>2010-08-25T22:05:47.118+07:00</updated><title type='text'>Catatan Piala Dunia 2010</title><content type='html'>Usai sudah perhelatan yang membius dunia, Piala Dunia 2010, untuk kali pertama sepanjang  sejarah penyelenggaraannya digelar di benua hitam Afrika, tepatnya di Afrika Selatan.&lt;br /&gt; Ada prediksi, vuvuzela, kekecewaan, kemenangan, kekalahan, pesta pora dan duka cita mengiringi momen empat tahunan tersebut. Tim yang diunggulkan dan tim underdog hadir ke Afrika Selatan berpartisipasi memeriahkan gelaran Piala Dunia, ditaburi sekian banyak bintang bertalenta menjadi dayak tarik tambahan kompetisi tertinggi sepak bola tersebut. Para pesohor dan legenda hidup dunia persepakbolaan menjadi bumbu tambahan kemeriahan gelaran Piala Dunia.&lt;br /&gt; Setelah melalui babak penyisihan grup, 16 besar, perempat final, dan semifinal, dua tim dari benua biru (baca; Eropa) bertemu di partai puncak, partai final Piala Dunia 2010. Argentina dengan pelatihnya yang fenomenal gugur di perdelapan final setelah ditaklukkan tim Panse, Jerman dengan nilai yang sangat memukau 0-4. Prancis yang bermaterikan pemain-pemain bertalenta tinggi terhempas dan tidak lolos babak penyisihan grup, Inggris dengan kompetisi domestik terbaik saat ini, terhempas di babak kedua, setelah dihempaskan oleh Jerman. Beberpa bintang yang diprediksi akan menjadi pemain terbaik justru malah tenggelam ditelan kedatangan talenta-talenta muda yang bermunculan. Ronaldo (Portugal), yang datang ke Afrika Selatan dengan pemain dengan banderol termahal saat ini (sekitar 1,3 triliun rupiah), nyaris tak bisa banyak berperan dalam membawa timnya, dibuktikan dengan  hanya bisa mencetak satu gol pada babak penyisihan grup ketika timnya mengalahkan Kore Utara dengan poin 7-0, Wayne Rooney (Inggris) yang digadang-gadang bakal menjadi peraih sepatu emas, ternyata mandul sama sekali, saya termasuk yang percaya bahwa terpuruknya tim Inggris lebih disebabkan parahnya komunikasi dan interaksi yang ada diantara para pemain selama ini. Prancis lebih tragis lagi, terhempas di babak penyisihan grup setelah sebelumnya diwarnai dengan cekcok antara pelatih (Raymon Domenech) dengan ujung tombaknya (Nicholas Anelka). Kaka, ujung tombak Brasil, juga gagal menunjukkan performa terbaiknya pada Piala Dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertandingan final&lt;br /&gt; Bertempat di stadiun Soccer City, Johannsberg, final mempertemukan dua tim dari benua Eropa, yaitu Belanda dan Spanyo. Belanda masuk ke final untuk kali ketiga, setelah pada 1974 dan 1978 mereka berhasil mencapai final, sementara Spanyol masuk ke final untuk kali pertama.&lt;br /&gt;Sang arsitek Belanda, Bert Van Merwijk sadar bahwa tim yang dihadapi adalah tim yang punya skill merata di semua lini, dan ia juga sadar bahwa kemampuan individu pasukannya di bawah kemampuan para pemain lawan. Kesadaran tersebut membuat sang pelatih menerapkan strategi dengan pendekatan fisik guna merusak permainan tim Spanyol, strategi tersebut memang berhasil merusak permainan tika-taka Spanyol, bahkan berhasil mencetak peluang ketika Arjen Roben berhasil lolos dari jebakan off side, meski gagal membuahkan gol karena dihadapi oleh Icer Casillas dengan tenang.&lt;br /&gt;Permainan fisik menjurus kasar tersebut harus dibayar mahal oleh kubu Belanda, berupa sembilan kartu kuning untuk pasukan oranye, termasuk dua kartu kuning untuk John Heitingga, yang otomatis ia dikaru merahkan oleh wasit Howard Webb dari Inggris. Disamping itu, Belanda juga mendapat kecaman, bukan hanya dari pers di negerinya, tapi juga dari para pengamat dan legenda hidup sepakbola.&lt;br /&gt;Tercatat hanya tiga pemain (Belanda) yang tidak mendapat kartu kuning, yaitu: Wesley Sneijder, Dirk Kyut dan sang penjaga gawang Marteen Sketelenburg.&lt;br /&gt;Setelah berlangsung 2 kali 45 menit permainan belum menghasilkan gol, permainan diperpanjang dengan tambahan extra time, yaitu 2 kali 15 menit. Akhirnya pada menit ke 113 Andreas Iniesta berhasil menceploskan ke gawang Belanda, membawa La Furia Roja unggul 1-0 atas de Oranje, dan sampai peluit panjang, skor tidak berubah, membawa Spanyol dibawah Icer Casillas sebagai kapten tim ke podium kehormatan untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2010.&lt;br /&gt;Hadiah&lt;br /&gt;Disamping trofi, pada gelaran ini FIFA memberikan hadiah berupa uang, dengan jumlah sebagai berikut; Spanyol sebagai sang kampiun berhak atas nominal sebesar USD 30 juta atau sekitar Rp. 271 miliar, Belanda yang menempati runner up berhak atas USD 24 juta, adapun Jerman sebagai peringkat ketiga mengantongi hadiah sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar rupiah. Uruguay sebagi peringkat keempat mendapatkan USD 18 juta, atau sekitar Rp 162 miliar. &lt;br /&gt;Tim-tim yang masuk ke babak perempat final , yaitu Brasil, Paraguay dan Ghana serta Argentina mendapatkan hadiah sebesar USD 18 juta, atau sekitar Rp. 162 miliar. Adapun tim yang lolos ke babak 16 besar masing-masing mengantongi USD 9 juta atau sekitar Rp. 81 miliar. &lt;br /&gt; Sepatu Emas&lt;br /&gt; Diego Forlan, ujung tombak Uruguay berhak atas sepatu emas pada gelaran ini, meski top skor diraih oleh empat pemain, yaitu David Villa (Spanyol), Sneidjer (Belanda), Forlan (Uruguay) dan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-5951050407189070419?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/5951050407189070419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=5951050407189070419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5951050407189070419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5951050407189070419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/08/catatan-piala-dunia-2010.html' title='Catatan Piala Dunia 2010'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-3990285001863033545</id><published>2010-07-07T14:15:00.000+07:00</published><updated>2010-07-07T14:18:47.215+07:00</updated><title type='text'>Din Syamsudin Terpilih (lagi) Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Mukatamar Muhammadiyah yang ke-46 di Yogyakarta, dengan Tema Seabad Muhammadiyah, akhirnya memilih kembali Prof&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dr. Din Syamsudin sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015. Penetapan tersebut didahului dengan dipilihnnya tiga belas Anggota &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;PP Muhammadiyah, dengan suara terbanyak diperoleh oleh Din Syamsudin, selengkapnya perolehan suara tersebut adalah;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;1. Din Syamsudin dengan perolehan &lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;1.915 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2. Muhammad Muqodas&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;1.650 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3. A. Malik Fadjar&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                   &lt;/span&gt;1.562 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;4. A Dahlan Rais&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;1.508 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;5. Haedar Nasir&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;1.482 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;6. Yunahar Ilyas&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;1.431 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;7. Abdul Mu’ti&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;1.322 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;8. Agung Danarto&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;1.034 suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;9. Syafiq A. Mughni&lt;span style=""&gt;                                       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;952 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;10. Fatah Wibisono&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;942 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;11. M. Goodwill Zubir&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;931 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;12. Bambang Sudibyo&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;887 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;13. Sukriyanto&lt;span style=""&gt;                                                 &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;797 suara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Perolehan suara terbanyak Din Syamsudin, menurut pengamat Muhammadiyah asal Korea Selatan, Kim Hyung-jun, sebagai sinyal kuat dari warga Muhammadiyah untuk berada di jalur oposisi terhadap pemerintah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Menurut Azyumardi Azra, Din memang terlalu vokal mengkritik pemerintah, namun dari segi kapabilitas, ia tak diragukan lagi, , demikian dilaporkan Media Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Beberapa jam usai terpilihnya ketiga belas anggota PP Muhammadiyah, selanjutnya ketigabelas Anggota PP Muhammadiyah, yang juga otomatis sebagai formatur memilih secara aklamasi memilih Din Syamsudin sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015, dan memilih Agung Danarta sebagai Sekretaris Umum mendampingi Din Syamsudin. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-3990285001863033545?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/3990285001863033545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=3990285001863033545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3990285001863033545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3990285001863033545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/07/din-syamsudin-terpilih-lagi-sebagai.html' title='Din Syamsudin Terpilih (lagi) Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4920405940096308227</id><published>2010-06-18T19:54:00.000+07:00</published><updated>2010-06-18T19:57:29.782+07:00</updated><title type='text'>Daftar Pemain Sepak Bola Muslim</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Philippe_Troussier" title="Philippe Troussier"&gt;Philippe Troussier&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/French_people" title="French people"&gt;French&lt;/a&gt;  Former Footballer and Now Football Manager&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bruno_Metsu" title="Bruno  Metsu"&gt;Bruno Metsu&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt; football manager&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abou_Diaby" title="Abou Diaby"&gt;Abou  Diaby&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C." title="Arsenal F.C."&gt;Arsenal  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Marouane_Chamakh" title="Marouane Chamakh"&gt;Marouane Chamakh&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Morocco" title="Morocco"&gt;Moroccan&lt;/a&gt;  footballer currently playing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdisalam_Ibrahim" title="Abdisalam Ibrahim"&gt;Abdisalam Ibrahim&lt;/a&gt;- &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Somalia" title="Somalia"&gt;Somali&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Manchester_City_F.C." title="Manchester City F.C."&gt;Manchester City F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ayub_Daud" title="Ayub Daud"&gt;Ayub  Daud&lt;/a&gt;- &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Somalia" title="Somalia"&gt;Somali&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Juventus_F.C." title="Juventus F.C."&gt;Juventus  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Samir_Nasri" title="Samir  Nasri"&gt;Samir Nasri&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C." title="Arsenal F.C."&gt;Arsenal  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nacer_Barazite" title="Nacer  Barazite"&gt;Nacer Barazite&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands" title="Netherlands"&gt;Dutch&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Arsenal_F.C." title="Arsenal F.C."&gt;Arsenal  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scott_McLean" title="Scott  McLean"&gt;Scott McLean&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scotland" title="Scotland"&gt;Scottish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=F.C._Sly_Dogs&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="F.C. Sly Dogs (page does not exist)"&gt;F.C. Sly Dogs&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Aboutrika" title="Mohamed Aboutrika"&gt;Mohamed Aboutrika&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Emad_Moteab" title="Emad  Moteab"&gt;Emad Moteab&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Hassan" title="Ahmed  Hassan"&gt;Ahmed Hassan&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Barakat" title="Mohamed Barakat"&gt;Mohamed Barakat&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Fathy" title="Ahmed  Fathy"&gt;Ahmed Fathy&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sayed_Moawad" title="Sayed  Moawad"&gt;Sayed Moawad&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wael_Gomaa" title="Wael Gomaa"&gt;Wael  Gomaa&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sherif_Abdel-Fadil" title="Sherif Abdel-Fadil"&gt;Sherif Abdel-Fadil&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Adel" title="Ahmed Adel" class="mw-redirect"&gt;Ahmed Adel&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mostafa_Shebeita" title="Mostafa Shebeita"&gt;Mostafa Shebeita&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahly" title="Al-Ahly"&gt;Al-Ahly&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/J%C3%A9r%C3%A9mie_Janot" title="Jérémie Janot"&gt;Jérémie Janot&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/AS_Saint-%C3%89tienne" title="AS  Saint-Étienne"&gt;AS Saint-Étienne&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hosny_Abd_Rabo" title="Hosny  Abd Rabo"&gt;Hosny Abd Rabo&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ahli_Club_%28Dubai%29" title="Al-Ahli Club (Dubai)" class="mw-redirect"&gt;Al-Ahli Club (Dubai)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Nagy" title="Mohamed  Nagy"&gt;Mohamed Nagy&lt;/a&gt; 'Geddo' - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ittihad_Al-Sakndary" title="Al-Ittihad Al-Sakndary"&gt;Al-Ittihad Al-Sakndary&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/El-Hany_Soliman" title="El-Hany Soliman"&gt;El-Hany Soliman&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ittihad_Al-Sakndary" title="Al-Ittihad Al-Sakndary"&gt;Al-Ittihad Al-Sakndary&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hossam_Ghaly" title="Hossam  Ghaly"&gt;Hossam Ghaly&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Nassr" title="Al-Nassr"&gt;Al-Nassr&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ihab_El-Masry" title="Ihab  El-Masry"&gt;Ihab El-Masry&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Mokawloon_Al-Arab" title="Al-Mokawloon Al-Arab"&gt;Al-Mokawloon Al-Arab&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yaya_Tour%C3%A9" title="Yaya  Touré"&gt;Yaya Touré&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ivorian" title="Ivorian"&gt;Ivorian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Barcelona" title="Barcelona"&gt;Barcelona&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/%C3%89ric_Abidal" title="Éric  Abidal"&gt;Éric Abidal&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Barcelona" title="Barcelona"&gt;Barcelona&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Franck_Rib%C3%A9ry" title="Franck Ribéry"&gt;Franck Ribéry&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bayern_Munich" title="Bayern Munich" class="mw-redirect"&gt;Bayern Munich&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/El_Hadji_Diouf" title="El  Hadji Diouf"&gt;El Hadji Diouf&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Senegal" title="Senegal"&gt;Senegal&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blackburn_Rovers_F.C." title="Blackburn Rovers F.C."&gt;Blackburn Rovers F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Y%C4%B1ld%C4%B1ray_Ba%C5%9Ft%C3%BCrk" title="Yıldıray Baştürk"&gt;Yıldıray Baştürk&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkish_people" title="Turkish  people"&gt;Turkish&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Germany" title="Germany"&gt;German&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blackburn_Rovers_F.C." title="Blackburn Rovers F.C."&gt;Blackburn Rovers F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Zidan" title="Mohamed  Zidan"&gt;Mohamed Zidan&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Borussia_Dortmund" title="Borussia  Dortmund"&gt;Borussia Dortmund&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nicolas_Anelka" title="Nicolas  Anelka"&gt;Nicolas Anelka&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chelsea_F.C." title="Chelsea F.C."&gt;Chelsea  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Marouane_Fellaini" title="Marouane Fellaini"&gt;Marouane Fellaini&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Belgian" title="Belgian" class="mw-redirect"&gt;Belgian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Everton_F.C." title="Everton F.C."&gt;Everton  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Raouf" title="Ahmed  Raouf"&gt;Ahmed Raouf&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Enppi" title="Enppi"&gt;Enppi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdelaziz_Tawfik" title="Abdelaziz Tawfik"&gt;Abdelaziz Tawfik&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Enppi" title="Enppi"&gt;Enppi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_El-Muhammadi" title="Ahmed El-Muhammadi" class="mw-redirect"&gt;Ahmed El-Muhammadi&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Enppi" title="Enppi"&gt;Enppi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdel_El-Saqua" title="Abdel  El-Saqua"&gt;Abdel El-Saqua&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eski%C5%9Fehirspor" title="Eskişehirspor"&gt;Eskişehirspor&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mahmoud_Abou_El-Saoud" title="Mahmoud Abou El-Saoud"&gt;Mahmoud Abou El-Saoud&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/El-Mansoura" title="El-Mansoura" class="mw-redirect"&gt;El-Mansoura&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Amir_Abdelhamid" title="Amir  Abdelhamid"&gt;Amir Abdelhamid&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/El-Masry" title="El-Masry"&gt;El-Masry&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Salah_Amin" title="Salah Amin"&gt;Salah  Amin&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/El_Geish" title="El Geish"&gt;El Geish&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mesut_Ozil" title="Mesut Ozil" class="mw-redirect"&gt;Mesut Ozil&lt;/a&gt; &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkish_people" title="Turkish  people"&gt;Turkish&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Germany" title="Germany"&gt;Germany&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Emre_Bel%C3%B6zo%C4%9Flu" title="Emre Belözoğlu"&gt;Emre Belözoğlu&lt;/a&gt; &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fenerbah%C3%A7e" title="Fenerbahçe" class="mw-redirect"&gt;Fenerbahçe&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rashid_Yussuff" title="Rashid  Yussuff"&gt;Rashid Yussuff&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/England" title="England"&gt;English&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gillingham_F.C." title="Gillingham  F.C."&gt;Gillingham F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Amr_Zaki" title="Amr Zaki"&gt;Amr  Zaki&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hull_City_A.F.C." title="Hull City  A.F.C."&gt;Hull City A.F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kamel_Fathi_Ghilas" title="Kamel Fathi Ghilas" class="mw-redirect"&gt;Kamel Fathi Ghilas&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Algeria" title="Algeria"&gt;Algerian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hull_City_A.F.C." title="Hull City  A.F.C."&gt;Hull City A.F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Abdel-Ghani" title="Ahmed Abdel-Ghani"&gt;Ahmed Abdel-Ghani&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haras_El_Hodood" title="Haras El  Hodood"&gt;Haras El Hodood&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Salama" title="Ahmed  Salama"&gt;Ahmed Salama&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haras_El_Hodood" title="Haras El  Hodood"&gt;Haras El Hodood&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Eid_Abdel_Malek" title="Ahmed Eid Abdel Malek"&gt;Ahmed Eid Abdel Malek&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haras_El_Hodood" title="Haras El  Hodood"&gt;Haras El Hodood&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Said" title="Ahmed Said"&gt;Ahmed  Said&lt;/a&gt; 'Okka' - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haras_El_Hodood" title="Haras El  Hodood"&gt;Haras El Hodood&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Kamal" title="Ahmed  Kamal"&gt;Ahmed Kamal&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Haras_El_Hodood" title="Haras El  Hodood"&gt;Haras El Hodood&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sulley_Muntari" title="Sulley  Muntari"&gt;Sulley Muntari&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ghanaian" title="Ghanaian" class="mw-redirect"&gt;Ghanaian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Internazionale_Milano" title="Internazionale Milano" class="mw-redirect"&gt;Internazionale Milano&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Essam_El-Hadary" title="Essam  El-Hadary"&gt;Essam El-Hadary&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed" title="Mohamed" class="mw-redirect"&gt;Mohamed&lt;/a&gt; 'Homos' - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Abougrisha" title="Mohamed Abougrisha"&gt;Mohamed Abougrisha&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moatasem_Salem" title="Moatasem Salem"&gt;Moatasem Salem&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Sobhy" title="Mohamed  Sobhy"&gt;Mohamed Sobhy&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Samir_Farag" title="Ahmed Samir Farag"&gt;Ahmed Samir Farag&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Khairy" title="Ahmed  Khairy"&gt;Ahmed Khairy&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ismaily" title="Ismaily"&gt;Ismaily&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hasan_Salihamid%C5%BEi%C4%87" title="Hasan Salihamidžić"&gt;Hasan Salihamidžić&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bosnia" title="Bosnia" class="mw-redirect"&gt;Bosnian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Juventus_F.C." title="Juventus F.C."&gt;Juventus  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Sissoko" title="Mohamed Sissoko"&gt;Mohamed Sissoko&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Malian" title="Malian"&gt;Malian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Juventus_F.C." title="Juventus F.C."&gt;Juventus  F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Shawky" title="Mohamed  Shawky"&gt;Mohamed Shawky&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kayserispor" title="Kayserispor"&gt;Kayserispor&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nabil_El_Zhar" title="Nabil El  Zhar"&gt;Nabil El Zhar&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moroccan" title="Moroccan" class="mw-redirect"&gt;Moroccan&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Liverpool_F.C." title="Liverpool  F.C."&gt;Liverpool F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Miralem_Pjani%C4%87" title="Miralem Pjanić"&gt;Miralem Pjanić&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bosnia" title="Bosnia" class="mw-redirect"&gt;Bosnian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lyon" title="Lyon"&gt;Lyon&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_El-Gabbas" title="Mohamed El-Gabbas"&gt;Mohamed El-Gabbas&lt;/a&gt; 'Doody' - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lierse" title="Lierse" class="mw-redirect"&gt;Lierse&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kolo_Tour%C3%A9" title="Kolo  Touré"&gt;Kolo Touré&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ivorian" title="Ivorian"&gt;Ivorian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Manchester_City" title="Manchester  City" class="mw-redirect"&gt;Manchester City&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hatem_Ben_Arfa" title="Hatem  Ben Arfa"&gt;Hatem Ben Arfa&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Marseille" title="Marseille"&gt;Marseille&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Didier_Domi" title="Didier  Domi"&gt;Didier Domi&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Olympiacos_F.C." title="Olympiacos  F.C."&gt;Olympiacos&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Sayed_Hamdy" title="Al-Sayed Hamdy"&gt;Al-Sayed Hamdy&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Petrojet" title="Petrojet"&gt;Petrojet&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Walid_Soliman" title="Walid  Soliman"&gt;Walid Soliman&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Petrojet" title="Petrojet"&gt;Petrojet&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Shaaban" title="Mohamed Shaaban"&gt;Mohamed Shaaban&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Petrojet" title="Petrojet"&gt;Petrojet&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Julien_Faubert" title="Julien  Faubert"&gt;Julien Faubert&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=West_Ham_F.C.&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="West Ham F.C. (page does not exist)"&gt;West Ham F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mahamadou_Diarra" title="Mahamadou Diarra"&gt;Mahamadou Diarra&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Malian" title="Malian"&gt;Malian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Real_Madrid_F.C." title="Real Madrid  F.C." class="mw-redirect"&gt;Real Madrid F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lassana_Diarra" title="Lassana  Diarra"&gt;Lassana Diarra&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Real_Madrid_F.C." title="Real Madrid  F.C." class="mw-redirect"&gt;Real Madrid F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Karim_Benzema" title="Karim  Benzema"&gt;Karim Benzema&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Real_Madrid_F.C." title="Real Madrid  F.C." class="mw-redirect"&gt;Real Madrid F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fr%C3%A9d%C3%A9ric_Kanout%C3%A9" title="Frédéric Kanouté"&gt;Frédéric Kanouté&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Malian" title="Malian"&gt;Malian&lt;/a&gt;  &amp;amp; &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sevilla_FC" title="Sevilla FC"&gt;Sevilla  FC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohammed_Abdellaoue" title="Mohammed Abdellaoue"&gt;Mohammed Abdellaoue&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Norwegian_people" title="Norwegian  people" class="mw-redirect"&gt;Norwegian&lt;/a&gt; footballer currently playing  for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/V%C3%A5lerenga" title="Vålerenga"&gt;Vålerenga&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Ayman_Touhami&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ayman Touhami (page does not exist)"&gt;Ayman Touhami&lt;/a&gt;  - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Morrocan" title="Morrocan" class="mw-redirect"&gt;Morrocan&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Westside_F.C.&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Westside F.C. (page does not exist)"&gt;Westside F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_Hossam" title="Ahmed  Hossam" class="mw-redirect"&gt;Ahmed Hossam&lt;/a&gt; 'Mido' - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdel_Wahed_Al_Sayed" title="Abdel Wahed Al Sayed" class="mw-redirect"&gt;Abdel Wahed Al Sayed&lt;/a&gt;  - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mahmoud_Fathallah" title="Mahmoud Fathallah" class="mw-redirect"&gt;Mahmoud Fathallah&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hani_Said" title="Hani Said" class="mw-redirect"&gt;Hani Said&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mohamed_Abdel-Shafy" title="Mohamed Abdel-Shafy"&gt;Mohamed Abdel-Shafy&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Shikabala" title="Shikabala"&gt;Shikabala&lt;/a&gt;  - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hazem_Emam" title="Hazem Emam"&gt;Hazem  Emam&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Egyptians" title="Egyptians"&gt;Egyptian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zamalek_SC" title="Zamalek SC"&gt;Zamalek  SC&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moustapha_Bangura" title="Moustapha Bangura"&gt;Moustapha Bangura&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sierra_Leone" title="Sierra Leone"&gt;Sierra  Leonean&lt;/a&gt; International footballer.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Arouna_Kon%C3%A9" title="Arouna Koné"&gt;Arouna Koné&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/C%C3%B4te_d%27Ivoire" title="Côte  d'Ivoire"&gt;Ivorian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sevilla_FC" title="Sevilla FC"&gt;Sevilla&lt;/a&gt;  in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/La_Liga" title="La Liga"&gt;Spain&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mehdi_Mahdavikia" title="Mehdi  Mahdavikia"&gt;Mehdi Mahdavikia&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iran" title="Iran"&gt;Iranian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eintracht_Frankfurt" title="Eintracht  Frankfurt"&gt;Eintracht Frankfurt&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ibrahim_Tour%C3%A9" title="Ibrahim Touré"&gt;Ibrahim Touré&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ivorian" title="Ivorian"&gt;Ivorian&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Ittihad_Aleppo" title="Al-Ittihad  Aleppo"&gt;Al-Ittihad&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mamady_Sidibe" title="Mamady  Sidibe"&gt;Mamady Sidibe&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mali" title="Mali"&gt;Malian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stoke_City_F.C." title="Stoke City  F.C."&gt;Stoke City&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League" title="Premier  League"&gt;England&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ali_Daei" title="Ali Daei"&gt;Ali  Daei&lt;/a&gt; – Former &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iran" title="Iran"&gt;Iranian&lt;/a&gt; footballer and coach.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abel_Xavier" title="Abel  Xavier"&gt;Abel Xavier&lt;/a&gt; – Former &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Portugal" title="Portugal"&gt;Portuguese&lt;/a&gt;  footballer.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Darijo_Srna" title="Darijo  Srna"&gt;Darijo Srna&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Croatia" title="Croatia"&gt;Croatian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FC_Shakhtar_Donetsk" title="FC  Shakhtar Donetsk"&gt;Shakhtar Donetsk&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ukrainian_Premier_League" title="Ukrainian Premier League"&gt;Ukraine&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Philippe_Troussier" title="Philippe Troussier"&gt;Philippe Troussier&lt;/a&gt; – Former &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer and current &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coach_%28sport%29" title="Coach  (sport)"&gt;manager&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Franck_Rib%C3%A9ry" title="Franck Ribéry"&gt;Franck Ribéry&lt;/a&gt;– &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/France" title="France"&gt;French&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FC_Bayern_Munich" title="FC Bayern  Munich"&gt;Bayern Munich&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Khalid_Boulahrouz" title="Khalid Boulahrouz"&gt;Khalid Boulahrouz&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands" title="Netherlands"&gt;Dutch&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/VfB_Stuttgart" title="VfB Stuttgart"&gt;Stuttgart&lt;/a&gt;  in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ibrahim_Afellay" title="Ibrahim Afellay"&gt;Ibrahim Afellay&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Muslim_footballers#cite_note-0"&gt;&lt;span&gt;[&lt;/span&gt;1&lt;span&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;  – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Netherlands" title="Netherlands"&gt;Dutch&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/PSV_Eindhoven" title="PSV Eindhoven"&gt;PSV&lt;/a&gt;  in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eredivisie" title="Eredivisie"&gt;Netherlands&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hamit_Alt%C4%B1ntop" title="Hamit Altıntop"&gt;Hamit Altıntop&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Muslim_footballers#cite_note-1"&gt;&lt;span&gt;[&lt;/span&gt;2&lt;span&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;  – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FC_Bayern_Munich" title="FC Bayern  Munich"&gt;Bayern Munich&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Halil_Alt%C4%B1ntop" title="Halil Altıntop"&gt;Halil Altıntop&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FC_Schalke_04" title="FC Schalke 04"&gt;Schalke  04&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hassan_Sunny" title="Hassan  Sunny"&gt;Hassan Sunny&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Singapore" title="Singapore"&gt;Singaporean&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tampines_Rovers" title="Tampines  Rovers" class="mw-redirect"&gt;Tampines Rovers&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/S_League" title="S League" class="mw-redirect"&gt;Singapore&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tuncay_%C5%9Eanl%C4%B1" title="Tuncay Şanlı"&gt;Tuncay Şanlı&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Middlesbrough_F.C." title="Middlesbrough F.C."&gt;Middlesbrough&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League" title="Premier  League"&gt;England&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nihat_Kahveci" title="Nihat  Kahveci"&gt;Nihat Kahveci&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Be%C5%9Fikta%C5%9F_J.K." title="Beşiktaş J.K."&gt;Beşiktaş&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/S%C3%BCper_Lig" title="Süper Lig"&gt;Turkey&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Emre_Bel%C3%B6zo%C4%9Flu" title="Emre Belözoğlu"&gt;Emre Belözoğlu&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Turkey" title="Turkey"&gt;Turkish&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fenerbah%C3%A7e_S.K." title="Fenerbahçe S.K."&gt;Fenerbahçe&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/S%C3%BCper_Lig" title="Süper Lig"&gt;Turkey&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Serdar_Tasci" title="Serdar  Tasci"&gt;Serdar Tasci&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Germany" title="Germany"&gt;German&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/VfB_Stuttgart" title="VfB Stuttgart"&gt;Stuttgart&lt;/a&gt;  in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sami_Khedira" title="Sami  Khedira"&gt;Sami Khedira&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Germany" title="Germany"&gt;German&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/VfB_Stuttgart" title="VfB Stuttgart"&gt;Stuttgart&lt;/a&gt;  in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fu%C3%9Fball-Bundesliga" title="Fußball-Bundesliga"&gt;Germany&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hakan_Yakin" title="Hakan  Yakin"&gt;Hakan Yakin&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Switzerland" title="Switzerland"&gt;Swiss&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FC_Lucerne" title="FC Lucerne" class="mw-redirect"&gt;Lucerne&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Swiss_Super_League" title="Swiss  Super League"&gt;Switzerland&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdoulaye_Diagne-Faye" title="Abdoulaye Diagne-Faye"&gt;Abdoulaye Diagne-Faye&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Senegal" title="Senegal"&gt;Senegalese&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stoke_City_F.C." title="Stoke City  F.C."&gt;Stoke City&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League" title="Premier  League"&gt;England&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abdoulaye_M%C3%A9%C3%AFt%C3%A9" title="Abdoulaye Méïté"&gt;Abdoulaye Méïté&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/C%C3%B4te_d%27Ivoire" title="Côte  d'Ivoire"&gt;Ivorian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/West_Bromwich_Albion_F.C." title="West Bromwich Albion F.C."&gt;West Bromwich Albion&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Premier_League" title="Premier  League"&gt;England&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zesh_Rehman" title="Zesh  Rehman"&gt;Zesh Rehman&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pakistan" title="Pakistan"&gt;Pakistan&lt;/a&gt;  footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bradford_City_F.C." title="Bradford  City F.C." class="mw-redirect"&gt;Bradford City&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Football_League" title="Football  League" class="mw-redirect"&gt;England&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bouna_Coundoul" title="Bouna  Coundoul"&gt;Bouna Coundoul&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Muslim_footballers#cite_note-2"&gt;&lt;span&gt;[&lt;/span&gt;3&lt;span&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;  – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Senegal" title="Senegal"&gt;Senegal&lt;/a&gt;  footballer currently playing for the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/New_York_Red_Bulls" title="New York  Red Bulls"&gt;New York Red Bulls&lt;/a&gt; in the &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Major_League_Soccer" title="Major  League Soccer"&gt;United States&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yusuf_Ali" title="Yusuf Ali" class="mw-redirect"&gt;Yusuf Ali&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Somalian" title="Somalian" class="mw-redirect"&gt;Somalian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Pure_F.C.&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pure F.C. (page does not exist)"&gt;Pure F.C.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hakan_%C5%9E%C3%BCk%C3%BCr" title="Hakan Şükür"&gt;Hakan Şükür&lt;/a&gt;,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nuri_%C5%9Eahin" title="Nuri  Şahin"&gt;Nuri Şahin&lt;/a&gt;,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Malik_Fathi" title="Malik  Fathi"&gt;Malik Fathi&lt;/a&gt;,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Edin_D%C5%BEeko" title="Edin  Džeko"&gt;Edin Džeko&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Emir_Spahi%C4%87" title="Emir  Spahić"&gt;Emir Spahić&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vedad_Ibi%C5%A1evi%C4%87" title="Vedad Ibišević"&gt;Vedad Ibišević&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sejad_Salihovi%C4%87" title="Sejad Salihović"&gt;Sejad Salihović&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Elvir_Rahimi%C4%87" title="Elvir Rahimić"&gt;Elvir Rahimić&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Robin_Van_Persie" title="Robin  Van Persie" class="mw-redirect"&gt;Robin Van Persie&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Taye_Taiwo" title="Taye Taiwo"&gt;Taye  Taiwo&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently  playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Marseille" title="Marseille"&gt;Marseille&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rabiu_Afolabi" title="Rabiu  Afolabi"&gt;Rabiu Afolabi&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=SV_Red_Bull_Salzburg&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="SV Red Bull Salzburg (page does not exist)"&gt;SV Red  Bull Salzburg&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dele_Aiyenugba" title="Dele  Aiyenugba"&gt;Dele Aiyenugba&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bnei_Yehuda" title="Bnei Yehuda"&gt;Bnei  Yehuda&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aiyegbeni_Yakubu" title="Aiyegbeni Yakubu" class="mw-redirect"&gt;Aiyegbeni Yakubu&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Everton" title="Everton"&gt;Everton&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Obafemi_Martins" title="Obafemi Martins"&gt;Obafemi Martins&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wolfsburg" title="Wolfsburg"&gt;Wolfsburg&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sani_Kaita" title="Sani Kaita"&gt;Sani  Kaita&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently  playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Monaco" title="Monaco"&gt;Monaco&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lukman_Haruna" title="Lukman  Haruna"&gt;Lukman Haruna&lt;/a&gt; – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Monaco" title="Monaco"&gt;Monaco&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Yusuf_Ayinla&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yusuf Ayinla (page does not exist)"&gt;Yusuf Ayinla&lt;/a&gt;  – &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nigerian" title="Nigerian" class="mw-redirect"&gt;Nigerian&lt;/a&gt; footballer currently playing for &lt;a href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Homplayer&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Homplayer (page does not exist)"&gt;Homplayer&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;DiCopast dari http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Muslim_footballers&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4920405940096308227?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4920405940096308227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4920405940096308227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4920405940096308227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4920405940096308227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/06/daftar-pemain-sepak-bola-muslim.html' title='Daftar Pemain Sepak Bola Muslim'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-3581022609157287730</id><published>2010-06-02T12:59:00.001+07:00</published><updated>2010-06-02T13:08:02.252+07:00</updated><title type='text'>DIALOG IMAJINER HITLER &amp;  MUFTI PALESTINA</title><content type='html'>Suatu saat hitler berkunjung ke Palestina dan bertemu mufti disana...kira kira gini kali ya dialog mereka...?&lt;br /&gt;HITLER (H) :..Assalamu alaikum Syeh...&lt;br /&gt;MUFTI (M) : Wa Alaikumus Salaam&lt;br /&gt;H: Pa kabar ni Syeh?...maaf ganggu....&lt;br /&gt;M: Ga papa Bro santai aja, duduk duduk...ada apa ni tumben maen ke palestin?&lt;br /&gt;H : Ginini Syeh langsung aje ye.....ane punya rencana mo “ngabisin” itu ras yg kata si darwin turunan monyet..&lt;br /&gt;M : Yahudi ‘tler maksud lo?....&lt;br /&gt;H: yoi Syeh...ras ancur mana lagi sih yg patut kita basmi??...ya si yahudi itulah..&lt;br /&gt;M: Nah trus apa maksudloh sowan kemari?&lt;br /&gt;H: ginini syeh..rencana ane kan Cuma bisa “basmi” yg di eropa aja..(yg di amerika kejauhan sih)...trus kan ente tau pasti banyak juga yg lolos..&lt;br /&gt;M: trus??..trus??&lt;br /&gt;H : nah itu die..ane takut pada ngabur ke tanah ente ni syeh...mana menurut bocoran ahli ane..ente punya tanah biar gersang banyak minyaknye...ente taukan yahudi kaga bisa liat duit dikit???&lt;br /&gt;M: wah kalo yg ntu kaga usah takut ‘tler...ente ngga usah abisin semuanye..suruh pade kemari aje sisanye..ntar sisanye ane bareng turunan ane dah yg beresin...&lt;br /&gt;H: sumpe lo Syeh?...kaga maen maen lo ini ras pinter banget (nipu) dan culas banget?&lt;br /&gt;M: jamin dah ‘tler..disini anak piyik aje berani ama tuh ras turunan monyet itu...mo pk beceng mo pake tenk...gampil dah..kaga takut..&lt;br /&gt;H: wih...mau dong kl gitu bangsa ente ane tarik buat jadi pasukan SS dah?&lt;br /&gt;M: bole bole...buat aje pengumumanye..ntar jg pada daptar..&lt;br /&gt;M: tapi ngomong ngomong ente telat si kemarinye...ente ane liat dah mau kejepit tuh sm amerika..coba dari kemarenan..&lt;br /&gt;H : iya sih Syeh...ane juga kena kibul ama si yahudi...ane kira bangsa semit kaya ente ce esan sama yahudi juga...taunya ras ente musuhan juga ya dari jaman Nabi Ismail &amp;amp; Nabi Ishak...&lt;br /&gt;M: biasalah ‘tler..satu keluarga adaa ajah yg “singit”...entah ngiri entah kege-eran...masa die ngaku bangsa kesayangan Tuhan trus ras laen mesti ngabdi sama die...dimane ceritanye tuh??&lt;br /&gt;H: yoi syeh ntu juga yg bikin ane gedeg banget...malah Nabi Isa jg dikadalin tuh ama rabbi rabbi sialan..ape gue salib salibin aje pake bintang david ye??&lt;br /&gt;M: jangan dah ‘tler...sayang kayunya...lu pake kamar gas aja jg uda bagus...murah meriah....&lt;br /&gt;H: iya ya...mana gua jg lagi BU banget nih buat perang abis abisan...posisi gw dah makin kejepit...&lt;br /&gt;M: wah saran ane gini ‘tler..kalo seumpama lu kalah...kabur aja ke indie blande...ce es lu si nippon kan masih dsn...lu ngumpet aja dsn...model bule kaya lu aman dah disana...blande aje 3,5 abad disana nyantai aje...ngga ada yahudinya lagi...agame disana Cuma katepe...aman dah disana..&lt;br /&gt;H: bole juga sih syeh....ntar gua siapin kapal selem buat ngabur kesana dah...tapi kalo gua kalah ya...gua sih masih optimis menang nih...&lt;br /&gt;M: mesti dong ‘tler...kalo lu ngga optimis ngapain juga lu mulai ni perang...&lt;br /&gt;H: weis sorry syeh bukan ane yg mulai....itu yahudi yg mulai duluan bikin ane sebel...&lt;br /&gt;H: gini dah syeh..ane balik dulu mo miting sama jendral ane di berlin...ente maen maen napa...biar dunia tau ane tu bukan rasis..kite sesama manusia itu sodara...kecuali ama turunan monyet ya..ente tau dah...lah tuhan aje dikibulin ama ntu yahudi...katenye hari sabtu ngga boleh ini itu ga bole pk lampu...eh dia nyuruh org laen yg nyalain....bokis ngga?&lt;br /&gt;M: uda deh ‘tler...kalo kebokisan yahudi lu ngga usah cerita ame ane...dah khatam kali ..&lt;br /&gt;H:...ok deh syeh.. auf wiedersehen..shalom alaichem....oops..sorry sorry...Assalamu alaikum...sorry keceplosan&lt;br /&gt;M: wa alaikum salam...gapapa ‘tler..ane tau ente dulu juga yahudi....tapi udah insap kan???...yahudi kl insap juga sodara kite kok...:P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-3581022609157287730?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/3581022609157287730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=3581022609157287730' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3581022609157287730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3581022609157287730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/06/dialog-imajiner-hitler-mufti-palestina.html' title='DIALOG IMAJINER HITLER &amp;  MUFTI PALESTINA'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-3816758247766008342</id><published>2010-03-31T14:02:00.000+07:00</published><updated>2010-03-31T14:03:57.370+07:00</updated><title type='text'>Hasil Muktamar NU Ke 32</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cuser%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Muktamar NU ke 32, yang bertempat di Asrama Haji Sudiang, Makasar, Sulawesi Selatan, berlangsung dari tanggal 23-28 Maret 2010, berhasil memilih KH A Sahal Mahfudh sebagai Rais Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015, sedangkan KH Said Aqil Siradj terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNU untuk periode yang sama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Pemilihan diawali dengan melakukan penjaringan nama-nama calon Rais Aam sesuai usulan setiap pengurus wilayah dan pengurus cabang NU. Dari 503 pengurus yang memiliki hak suara, terdapat 2 pengurus yang tidak menggunakan haknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Hasilnya, terjaring 14 nama calon Rais Aam. Sesuai tata tertib muktamar, nama-nama yang diajukan peserta dapat ditetapkan sebagai calon Rais Aam bila memperoleh dukungan minimal 99 suara. Calon yang memperoleh suara dukungan minimal itu adalah KH Sahal dengan 272 suara, dan KH Hasyim Muzadi dengan 108 suara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sesaat setelah ditetapkan sebagai calon Rais Aam, KH Hasyim Muzadi mengajukan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kepada panitia. Isi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang dibacakan oleh Zein Irwanto itu menyatakan KH Hasyim Muzadi tidak bersedia dicalonkan sebagai Rais Aam.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Sikap KH Hasyim itu sempat membuat sejumlah pendukungnya histeris dan kecewa. Namun, banyak pula yang memuji sikap besar KH Hasyim itu demi menjaga kehormatan ulama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Karena KH Hasyim mundur, calon Rais Aam yang berhak tinggal KH Sahal. Sesuai aturan, jika hanya ada satu calon, ia langsung ditetapkan sebagai Rais Aam secara aklamasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Adapaun terpilihnya KH Said Aqil Siradj berlangsung dalam satu kali pemilihan. Dari penjaringan nama-nama calon ketua umum, terdapat 10 nama. Namun, yang memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai calon ketua umum dengan mengantongi minimal 99 dukungan suara hanya KH Said Aqil Siradj dengan 178 suara dan Slamet Effendi Yusuf 158 suara. Kandidat yang tak lolos adalah KH Salahudin Wahid (83 suara), Ahmad Bagja (34) suara, Ulil Absar Abdalla (22), KH Ali Maschan Moesa (8), dan KH Masdar F Mas’udi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam pemilihan dengan dua kandidat itu, akhirnya KH Said Aqil Siradj terpilih dengan mendapatkan 294 suara, mengungguli Slamet Effendy Yusuf dengan 201 suara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Demikian dilaporkan Kompas edisi 28 Maret 2010&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-3816758247766008342?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/3816758247766008342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=3816758247766008342' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3816758247766008342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3816758247766008342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/03/hasil-muktamar-nu-ke-32.html' title='Hasil Muktamar NU Ke 32'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4164355730208181562</id><published>2010-03-31T13:56:00.001+07:00</published><updated>2010-03-31T13:59:24.678+07:00</updated><title type='text'>Pinangan Dalam Impian</title><content type='html'>Kawan, ia kini benar-benar telah pergi&lt;br /&gt;bersama dengan lelaki yang –ternyata- sekian lama&lt;br /&gt;telah melukis bulir-bulir asmara di hatinya&lt;br /&gt;lelaki yang jejaknya ia sembunyikan dengan rapat&lt;br /&gt;di balik semua yang ia berikan kepadaku&lt;br /&gt;lelaki yang sejatinya memang telah seringkali mengisi malam-malamnya&lt;br /&gt;bahkan ketika ia asyik bercengkrama denganku&lt;br /&gt;lelaki yang juga pernah membuatnya seakan tak mengenalku&lt;br /&gt;pada Jumat kelabu hampir setahun yang lalu&lt;br /&gt;waktu sudut jantung kota ini meledak untuk kesekian kalinya&lt;br /&gt;membuatku was-was dan khawatir, mirip pahlawan kesiangan&lt;br /&gt;ia yang kutahu memang tengah bersemayam di belantara sana&lt;br /&gt;tentu saja tengah bersama dengannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan....,&lt;br /&gt;malam ini&lt;br /&gt;sebelum ia menuju puncak segalanya&lt;br /&gt;menggapai purnama yang membuat mukanya merah pasi&lt;br /&gt;menikmati kebersamaan&lt;br /&gt;yang tak berbatas perih, sakit, nikmat dan indahnya&lt;br /&gt;kami masih  sempat bertegur  sapa&lt;br /&gt;ia masih tetap seperti yang dulu, seperti hampir setahun yang lalu&lt;br /&gt;ketika ia baru menyapaku&lt;br /&gt;ia santun, lembut dan bersahaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tahu kawan....&lt;br /&gt;ia juga berjanji&lt;br /&gt;suatu saat akan membawakan mawar buatku&lt;br /&gt;yang ia petik dari taman paling indah yang dimilikinya&lt;br /&gt;kupinta untuk memetiknya dari taman yang sama dengan ia keluar darinya&lt;br /&gt;meski menurutnya sudah tidak berbunga lagi&lt;br /&gt;sebab semunya sudah ada yang memetiknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan...&lt;br /&gt;usah kau tanya pedih perihku&lt;br /&gt;aku benar-benar tak merasakannya –lagi-&lt;br /&gt;meski beribu rasa menderuku&lt;br /&gt;aku tahu ia tetaplah akan seperti itu&lt;br /&gt;dan aku tahu, aku tidak keliru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utan Kayu 28 Maret 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4164355730208181562?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4164355730208181562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4164355730208181562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4164355730208181562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4164355730208181562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/03/pinangan-dalam-impian.html' title='Pinangan Dalam Impian'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-784725052135534599</id><published>2010-02-20T22:38:00.001+07:00</published><updated>2010-02-20T22:40:37.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehidupan'/><title type='text'>Memilih Resiko yang Paling Besar</title><content type='html'>Seringkali dalam hidup ini kita dihadapkan pada beberapa pilihan yang sama sulitnya, tak jarang diantara pilihan-pilihan tersebut mengandung dilema yang memojokkan kita, sementara di sisi lain, kita tahu persis, bahwa setiap pilihan pasti ada resiko yang menyertainya, dengan kata lain, resiko tersebut merupakan konsekuensi logis dari setiap pilihan yang kita ambil atau putuskan. Maka wajar bila yang menjadi salah satu dasar dalam menentukan pilihan adalah hitungan resiko yang diakibatkan oleh pilihan tersebut. Biasanya orang kemudian mengkalkulasi pilihan mana yang paling minim resikonya apabila putusan diambil, sebab dengan begitu, orang akan tidak direpotkan apabila resiko dibalik pilihan tersebut ternyata benar-benar tidak bagus, baik bagi karier, keluarga maupun masa depannya. &lt;br /&gt;Saya sangat terinspirasi dengan salah satu pesan Pak Julian Balia, gurunya Ikal dan Arai di Laskar Pelangi jilid 2 (Sang Pemimpi), beliau mengatakan “…Ambillah resiko yang paling besar, maka hidupmu akan menjadi kaya”. Dari apa yang beliau katakan, kita menangkap makna ada keanehan dalam pernyataan tersebut, kenapa mesti ‘resiko yang paling besar’ yang harus diambil? Namun bila kita mencermati lanjutan dari pesan tersebut, kita akan mendapati alasannya, adalah ‘maka hidupmu akan menjadi kaya’. Saya menafsirkan kata ‘kaya’ pada pesan tersebut tidak selalu bermakna kaya harta, tapi lebih dari sekedar itu, kaya pengalaman misalnya, kaya hati misalnya, dalam artian orang menjadi semakin bijak dan arif.&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu saya mengalami kejadian tersebut, saya dihadapkan pada dua pilihan berkaitan dengan pekerajaan saya, ada calon costumer yang memberi kepercayaan kepada saya untuk menghandle sebuah project, sebuah pekerjaan yang meski saya pernah mengerjakan jenis pekerjaan tersebut, namun volume dan tingkat kesulitan project tersebut jauh diatas yang biasa saya kerjakan. Pilihannya, antara saya  mengambil project tersebut atau tidak mengambil. Setelah mengkalkulasi dan memprediksi resiko apa yang ada dibalik kedua pilihan tersebut, saya berkesimpulan bahwa saya dihadapkan pada sebuah dilema, bila saya menyanggupi mengerjakan project tersebut, dan saya gagal, maka saya benar-benar hancur, hancur dalam artian yang sesungguhnya, baik reputasi pribadi maupun pekerjaan saya, juga keuangan saya,  demikian pula bila saya tidak bersedia menyanggupi project tersebut, hancur pula reputasi saya dihadapan calon costumer, dan saya juga tidak akan mendapatkan income yang pada saat tersebut sangat saya butuhkan. Namun hasil kalkulasi saya, tetap saja resiko yang besar bila saya memutuskan mengambil project tersebut.&lt;br /&gt;Terngiang dengan apa yang diucapkan oleh Pak Julian Balia, bahwa bila kita mau mengambil resiko yang paling besar maka akan menjadi kaya, saya putuskan untuk mengambil project tersebut, meski resiko yang ‘mengancam’ dibalik project tersebut sangat menyeramkan.&lt;br /&gt;Dua minggu saya mengerjakan project tersebut, dan memang tantangan yang saya hadapi selama mengerjakan project tersebut sangat pelik dan beragam, memimpin satu tim beranggotakan 16 personel dengan support dari perusahaan saya yang sangat minim. Tantangan yang saya hadapi dari mulai pengaturan schedule, sehingga target waktu bisa tercapai, mengendalikan Technical Chemist yang punya karakter moral hazard, memompa spirit  anggota tim yang sering angin-anginan, menghadapi costumer yang tak jarang banyak menuntut, dan sekian ragam kesulitan yang benar-benar tak terduga. &lt;br /&gt;Alhamdulillah meski dengan aneka rupa problem dan kesulitan, akhirnya project bisa selesai sesuai target, baik dari sisi volume kerja maupun rentang waktu yang diberikan oleh costumer. Dan dari project tersebut, saya memang benar-benar ‘menjadi kaya’, kaya dari segi pengalaman maupun materi. Dari segi pengalaman, saya jadi tambah banyak pengetahuan, baik mengenai memimpin tim, maupun mengenai seluk-beluk project semacam tersebut, secara materi, saya mendapatkan income yang lumayan besar, bagi saya merupakan sebuah rekor, sebab merupakan income terbesar yang pernah saya peroleh.  &lt;br /&gt;Benar seperti yang dikatakan oleh Pak Julian Balia, bila kita mengambil resiko yang paling besar, maka kita akan menjadi kaya. Dalam dunia investasi, prinsip tersebut dikenal dengan istilah ‘Hight risk, hight return’.&lt;br /&gt;Dari pelajaran tersebut, saya bertekad untuk mengambil resiko yang paling besar, manakala saya dihadapkan pada pilihan-pilihan dalam perjalanan hidup. Tentu saja dengan mengkalkulasi dan mencari solusi atas beberapa kemungkinan resiko yang muncul.&lt;br /&gt;Semoga Allah Swt senantiasa menunjukkan jalan yang benar, dan memberi kekuatan kepada saya untuk menapaki kebenaran tersebut, amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-784725052135534599?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/784725052135534599/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=784725052135534599' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/784725052135534599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/784725052135534599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/02/memilih-resiko-yang-paling-besar.html' title='Memilih Resiko yang Paling Besar'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2556312679906943255</id><published>2010-02-18T14:36:00.002+07:00</published><updated>2010-02-20T18:13:01.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehidupan'/><title type='text'>Semua Kembali Kepada Kita</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Rabu, 17 November 2010, setelah menyelesaikan aktivitas di kantor, berdua dengan Kuncoro, staff chemist di kantor, saya pergi bermaksud visit ke calon costumer yang berada di daerah Daan Mogot Jakarta Barat, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;untuk menanyakan hasil &lt;i style=""&gt;trial chemical&lt;/i&gt; yang kami sampaikan kepada beliau dua hari sebelumnya, alhamdulillah kami bisa bertemu, ternyata beliau belum mencobanya. Beliau ini minta dicarikan &lt;i style=""&gt;chemical&lt;/i&gt; yang bisa digunakan untuk memisahkan antara &lt;i style=""&gt;lubric &lt;/i&gt;dan tembaga, ternyata belia belum mencobanya, disamping kami menyampaikan cara penggunaan chemical tersebut, ketika belia menayakan harganya, kami sampaikan bahwa kami mengusulkan bentuk kerjasama, kemudian saya berpamitan pergi, setelah sebelumnya saya menyerahkan kartu nama saya kepada beliau, agar bila ada yang ingin beliau sampaikan, beliau bisa segera menghubungi saya, kemudian saya berpamitan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rumah Makan Padang di Pasar Semanan yang kami tuju, untuk makan siang. Usai makan siang saya pergi mengunjungi calon costumer yang lain, kantornya terletak di bilangan Rasuna Said, Jakarta Selatan, kali ini tujuannya adalah untuk menyampaikan penawaran produk &lt;i style=""&gt;Chemical Rust Converter&lt;/i&gt; ke beliau, sebab sehari sebelumnya saya sudah menyampaikan presentasi dan juga mendemokan produk tersebut, dan beliau berkenan dengan hasil demo.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ketika hendak pulang, saya sadar bahwa bensin di motor sudah tinggal sedikit, saya buka tangki untuk memastikan, ternyata benar adanya, bensin dalam tangki sudah sangat minim, benar-benar tidak mencukupi untuk sampai ke SPBU yang terdekat. Akhirnya dengan berjalan kaki saya putuskan untuk mencari penjual bensin eceran yang ada di sekitar situ, setelah mendapat info dari salah satu Satpam gedung, saya datangi tempatnya ternyata tidak ada, kemudian ketika kembali ke tempat parker, saya jumpai seorang bapak yang tengah asyik mengelap motornya, saya Tanya ke beliau, dimana tempat terdekat orang jual bensin eceran di kawasan tersebut, sebelum beliau menjawab, beliau berpikir sejenak, untuk kemudaian beliau (malah) balik bertanya: “Mas naik motor atau mobil?” saya katakan bahwa saya naik motor, beliau mengatakan bahwa tempat penjual bensin ada, tapi jauh dari lokasi tersebut, kemudian menyarankan agar saya naik ojek saja. Begitu mendengar ia menyarankan agar saya naik ojek, insting saya berbicara bahwa sejatinya bapak tersebut adalah tukang ojek yang tengah menunggu ‘mangsa’ eh…penumpang maksud saya. Dari hal tersebut saya menjadi tidak percaya dengan yang dikatakannya. Saya putuskan untuk bertanya lagi kepada salah satu Satpam gedung tempat saya memarkir motor, beliau menunjukkan arah agar saya lurus, tak jauh dari tempat tersebut ada penjual bensin eceran, akhirnya saya putuskan untuk mengikuti petunjuk dari Pak Satpam tersebut, saya keluarkan motor dari parkiran, kemudian saya meluncur sesuai arah yang ditunjukkan, akhirnya setelah sempat keterusan, saya temukan juga penjual bensin eceran yang saya cari, ternyata memang tidak jauh dari gedung tempat saya memarkir motor. Saya semakin membenarkan insting saya, bahwa bapak yang saya temui sedang mengelap motor tersebut telah menipu saya, beliau bilang bahwa penjual bensin eceran jauh, padahal (ternyata) tidak jauh, jaraknya kurang dari 300 meter dari tempat saya bertanya, bapak tersebut menipu saya dengan tujuan agar saya memakai jasanya, yaitu naik ojek.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Saya sedih bukan karena saya dipermainkan, namun saya berpikir barangkali suatu saat yang lalu, entah kapan dan dimana, saya pernah menipu orang, sehingga saya ditipu orang pada saat saya membutuhkan bantuan penunjuk arah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Saya termasuk orang yang percaya bahwa perbuatan apapun itu, baik atau buruk, pasti akan kembali kepada diri kita sendiri, hanya saja waktunya kapan dan bentuknya apa, kita tidak pernah tahu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Meski di sisi lain saya bisa memaklumi bapak tukang ojek tersebut, namun tetap saja bagi saya peristiwa tersebut menjadi pelajaran dan sekaligus peringatan yang sangat berkesan bagi diri saya; bahwa perbuatan apapun yang saya lakukan, baik ataupun buruk, dan kepada siapapun perbuatan itu saya lakukan, cepat atau lambat, disadari atau tidak, pasti akan kembali kepada diri saya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2556312679906943255?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2556312679906943255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2556312679906943255' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2556312679906943255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2556312679906943255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/02/ah-bisa-jadi-karena-aku-pernah-menipu.html' title='Semua Kembali Kepada Kita'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-6231125943680737450</id><published>2010-02-10T13:36:00.005+07:00</published><updated>2010-02-20T18:10:52.856+07:00</updated><title type='text'>Sembilan Prinsip Bisnis Arifin Panigoro</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dikutip dari Kompas, edisi Ahad, 24 Januari 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tulisan ini juga saya posting di milis Komunitas Tangan Diatas (tangandiatas@yahogoups.com)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arifin Panigoro, pendiri Medco Group, dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuasai Teknologi, Bangun Ekonomi, Tegakkan Martabat Bangsa&lt;/span&gt;” saat menerima gelar doktor  kehormatan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;honoris causa&lt;/span&gt;) dalam bidang tekhnopreunership dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu 23 Januari 2010, secara khusus mengetahkan filosofinya dalam berbisnis. Filosofi tersebut merupakan prinsip mendasar dalam menjalankan bisnis beliau, yang kesemuanya berjumlah sembilan poin, yaitu;&lt;br /&gt;1. Intuisi, memadukan kata hati dan akal sehat.&lt;br /&gt;2. Kesetaraan, bersikap adil (meski) pada lawan sekalipun.&lt;br /&gt;3. Kejujuran, jujur itu langgeng.&lt;br /&gt;4. Percaya diri, (yakinkan diri, pengaruhi orang lain).&lt;br /&gt;5. Jejaring, satu juta kawan kurang, satu lawan jangan.&lt;br /&gt;6. Tanggung jawab, tunaikan kewajiban, hadapi persoalan.&lt;br /&gt;7. Sumber daya manusia, pilih yang terbaik dan berdayakan.&lt;br /&gt;8. Inovasi (berkarya tanpa jeda), serta&lt;br /&gt;9. Peduli (menumbuhkan enterpreunership).&lt;br /&gt;Dari kesembilan prinsip bisnis yang beliau peroleh dari proses belajar panjang tersebut, ternyata delapan prinsip diantaranya berkaitan dengan karakter, Cuma satu prinsip yang berkaitan dengan kompetensi.&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan bahwa; “Dalam menegakkan prinsip-prinsip tersebut, saya bisa memahami pernyataan Ken Blanchard, ‘Kalau Anda selalu dihadapkan pada pilihan yang mudah, Anda tidak akan pernah membangun karakter.’ Begitulah yang saya alami dalam mengelola dan mengembangkan Medco Group. Ketika prahara krisis keuangan melanda Indonesia tahun 1997, tak ayal perusahaan yang saya pimpin ini terbelit utang besar akibat nilai tukar rupiah merosot tajam dan kesulitan likuiditas,”.&lt;br /&gt;Pada saat itulah, karakter pengusaha, yaitu prinsip tanggung jawab yang beliau pelajari dari almarhum ayah beliau yang pengusaha, (salah satunya bahwa pengusaha harus bisa membayar utang dengan konsekuensi apapun) menjadi relevan. Berkat prinsip itulah, awal 2005, mayoritas saham perusahaannya bisa beliau kuasai kembali.&lt;br /&gt;“Saya berkeyakinan bahwa dalam jangka panjang, berbisnis yang didasari prinsip-prinsip yang baik, yang secara umum sering disebut berbisnis dengan berpegang teguh pada etika, adalah jaminan utama bagi terselenggaranya kegiatan bisnis dan tercapainya tujuan bisnis yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas,” ujar beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-6231125943680737450?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/6231125943680737450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=6231125943680737450' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6231125943680737450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6231125943680737450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/02/sembilan-prinsip-bisnis-arifin-panigoro.html' title='Sembilan Prinsip Bisnis Arifin Panigoro'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-7552677651354083481</id><published>2010-02-03T14:54:00.001+07:00</published><updated>2010-02-03T15:23:26.466+07:00</updated><title type='text'>Alasan Sesungguhnya Mengapa Mereka Berada Di Afghanistan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Eramuslim.com, Rabu 3 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghanistan tak pernah berhenti dirundung penjajahan dalam beberapa dekade ini. Setelah Russia menyingkir, kini Amerika dan tentara sekutu NATO menduduki negeri mullah itu. Ada apakah sebabnya?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan AFP, Afghanistan adalah negara yang mempunyai cadangan mineral paling kaya, yang menawarkan harapan bagi sebuah negara yang tenggelam dalam kemiskinan setelah puluhan tahun menghabiskan dana perang. Endapan tembaga, besi, emas, minyak-gas, dan batubara, serta permata, sebagian besar belum dimanfaatkan dan masih sedang dipetakan. Hal itu dibeberkan oleh Mohammad Adel Ibrahim, menteri pertambangan Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ironisnya, Afghanistan menjadi salah satu negeri paling miskin di dunia karena bara api yang selalu disulut oleh pihak asing. Asal tahu saja, eksploitasi besar-besaran tembaga—salah satu yang terbesar di dunia—sekitar 30 kilometer (20 mil) timur Kabul, terus terjadi. Sewa 30 tahun tambang tembaga Aynak itu pada bulan November tahun silam ditawarkan kepada China Metallurgical Group Corporation dan kontraknya sedang diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diperkirakan bahwa deposit Aynak memiliki lebih dari 11 juta ton (tembaga)," katanya, mengutip survei tahun 1960-an oleh Uni Soviet dan sebuah studi baru oleh United States Geological Survey (USGS). "Dengan harga sekarang, itu seharga 88-miliar dolar deposito!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek kolosal yang mewakili Aynak ini hanya sebagian kecil dari sumber daya alam Afghanistan. Saat ini USGS sedang melakukan survei nasional kekayaan mineral dan minyak dan gas deposito yang diharapkan akan selesai dalam satu tahun. USGS memperkirakan ada sekitar 700 miliar meter kubik gas dan 300 juta ton minyak di beberapa provinsi utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah survei dari Russia memperkirakan ada lebih dari dua milyar ton cadangan besi di Afghanistan. Salah satu yang paling dikenal adalah deposito besi di Haji Gak, 90 kilometer sebelah barat Kabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk semua itu, menurut Adel, pemerintah Afghanistan sudah berencana menawarkan lebih banyak tender proyek-proyek untuk sektor swasta tahun depan. Sudah ada beberapa pertambangan yang berlangsung seperti pertambangan zamrud Panjshir di daerah timur laut Kabul, dimana dinamit digunakan untuk meledakkan tanah agar permata keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam waktu lima tahun mendatang, Afghanistan tidak akan lagi memerlukan bantuan dunia," kata Adel. "Dalam 10 tahun, Afghanistan akan menjadi negara terkaya di kawasan." Tapi mungkin sang menteri pertambangan lupa, jika semua kekayaan negara yang dikelola pihak asing tak akan pernah dapat memajukan negara manapun di dunia ini. Satu lagi, Adel Baz, negara Anda juga penuh dengan para koruptor! (sa/afp)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-7552677651354083481?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/7552677651354083481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=7552677651354083481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7552677651354083481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7552677651354083481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/02/alasan-sesungguhnya-mengapa-mereka.html' title='Alasan Sesungguhnya Mengapa Mereka Berada Di Afghanistan'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2624869241292257911</id><published>2010-01-27T15:30:00.000+07:00</published><updated>2010-01-27T15:31:38.907+07:00</updated><title type='text'>Efek Domino</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Arial Black"; 	panose-1:2 11 10 4 2 1 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Judul tersebut sebagai dua kata yang sering dipakai orang yang kurang lebih diartikan sebagai sebuah kejadian yang mengakibatkan pada kejadian yang lain, kejadian positif atau negatif tidak menjadi soal, yang penting sebuah kejadian yang kemudian menimbulkan kejadian turunan lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Demikian kejadian yang saya alami beberapa hari lalu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kamis 21 Januari 2009, sore menjelang maghrib handphone saya berdering, saya angkat, terdengar suara seorang bapak menyapaku, beliau mengungkapkan bahwa di tempat kerja beliau ada problem &lt;i style=""&gt;scale&lt;/i&gt; pada &lt;i style=""&gt;pipe line&lt;/i&gt;, seraya mananyakan apakah saya bisa memberikan solusinya, saya terlebih dahulu menanyakan dari mana beliau mengetahui saya atau perusahaan tempat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya bekerja, beliau bilang mengetahuinya dari internet, kemudian saya menayakan lokasi perusahaan beliau bekerja, beliau mengatakan di Purwakarta, Jawa Barat, kemudian saya mengiyakan sembari menyampaikan kepada beliau bahwa saya harus melakukan survey terlebih dahulu, sebelum memberikan jawaban bisa atau tidaknya, beliau setuju, beliau minta besok pagi (Jum’at) jam 08.00, saya menyatakan bahwa tidak bisa kalau jam 8 pagi sudah sampai tempat beliau, akhirnya kami sepakati saya sampai di perusahaan beliau bekerja pukul Jumat pagi pukul 10.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jumat, 22 Januari 2010, subuh saya sudah bangun, usai sholat berjamaah, saya menyempatkan diri membaca beberapa ayat suci Al-Qur’an, kemudian saya memutar musik dari fasilitas mp3 di laptop kesayangan, sengaja saya putar dengan suara keras, meski dengan kapasitas speaker yang pas-pasan, disamping saya sedang menyukai lagu &lt;i style=""&gt;My Facebook&lt;/i&gt; nya GIGI, juga dengan harapan membangunkan teman-teman yang tinggal serumah denganku. Seperti biasa, saya ‘menggelar konser mini’ dari kamar saya, menghadirkan musisi dan vokalis kawakan, disamping ada GIGI, ada juga Gun and Roses ada juga KLA Project, tak ketinggalan Siti Nurhaliza dan juga Nidji. Pokoknya ada konser nan meriah dari konser saya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pukul 07.35 saya mandi dan kemudian bersiap berangkat ke kantor. Pukul 08.00 saya benar-benar sudah siap, rupanya ketika sedang berkemas, saya lupa memindahkan kunci motor dari tempat biasa saya menaruh ke tempat lain, bukannya memasukkan ke kantong celana atau saku, hal tersebut menjadi muasal problem saya hari itu, ketika hendak mengeluarkan motor, kunci tidak berada di tempatnya, saya cari ke berbagai tempat, hasilnya nihil, akhirnya saya putuskan untuk untuk berangkat tanpa naik motor, alternatifnya tentu Busyway, dari halte Utan Kayu ke arah Halte Matraman, dari sana saya mengambil jurusan yang ke Ancol langsung, artinya zonder transit di Halte Senen, kemudian turun di Halte Golden Gunung Sahari, dari sana saya jalan kaki ke kantor, agak jauh memang, tapi lumayan juga, sebab saya niatkan sekalian olahraga. Akhirnya keputusan tersebut saya ambil. Ternyata saya belum sampai Halte Matraman, si Bapak sudah menelpon saya, beliau memastikan kedatangan saya, saya mengiyakan bahwa saya jadi ke perusahaan beliau bekerja di Purwakarta, jam 10.00 sesuai rencana. Kemudian saya menelpon Kodri, Technical Chemist di kantor kami, ia bilang sedang periksa ke dokter, untuk melepaskan jahitan akibat terpeleset sewaktu ada pengerjaan descaling di Cilegon, dia bilang bisa datang ke kantor agak siang, karna hari itu hari Jum’at, maka kuartikan ba’da Jum’at.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Singkat kisah, alhamdulillah saya bisa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai kantor, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 09.20. artinya tinggal 40 menit lagi jam 10.00. Lebih apesnya lagi, di kantor sudah tidak ada teman, terutama Chemist, Bani dan Kuncoro sudah tak nampak batang hidungnya, yang tersisa tinggal para staf yang jenis kelaminnya perempuan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang paling dekat dengan kami si Meri nampak masih asyik dengan lipatan muka dan cemberutnya, yang ada tinggal Pak Junaidi, sang Brand Sales Manager di kantor kami, beliau sedang asyik memberi training pada kandidat Sales Engineer. Meski Pak Jun menyampaikan bahwa mobil beliau boleh saya bawa, namun sia-sia saja, sebab saya tidak (atau lebih tepatnya belum) bisa menyetir. Pak Wawan yang &lt;i style=""&gt;entengan&lt;/i&gt; dan mau diajak kemanapun hari itu kebetulan sedang tidak bisa datang ke kantor, mestinya saya bisa mengajaknya untuk menyetir mobil tersebut. Akhirnya ketika jam menunjukkan pukul 09.45 saya mengirim SMS ke nomor handphone si bapak yang kemarin sore menelpon saya, saya sampaikan bahwa “Mohon maaf Pak, hari ini saya tidak bisa datang tepat waktu jam 10.00 di kantor Bapak, sebab Techical Chemist kami mendadak harus periksa ke dokter, kami bisa sampai usai Jumat nanti” beliau menjawa “Ok, saya tunggu”. Menjelang jam 11.00 saya keluar kantor, minta diantar Antoni untuk ke Masjid yang ada di komplek Kemayoran. Sesampai di masjid saya wudhu kemudian masuk masjid, membuka dan mengaktifkan laptop, membaca beberapa artikel hasil unduhan &lt;i style=""&gt;down load&lt;/i&gt; yang saya simpan, sampai menjelang waktu sholat Jumat datang, saya menyempatkan diri berkirim SMS ke Kodri, memberitahukan ke dia, kalau saya menunggunya di Masjid Kemayoran, dia mengiyakan, dan habis Jumat katanya akan segera meluncur, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemudian mengambil air wudhu lagi, usai itu mencari posisi yang enak untuk menempatkan tas saya, sebab bila lengah, tangan iseng nan jahil siap membawa kabur tas saya. Ketika mengambil wudhu yang kedua tersebut, saya merasa ada yang tidak beres dengan perut saya, terasa diaduk-aduk, dan kadang bunyi tidak karuan, meski tidak sakit namun sangat tidak nyaman, Sepanjang saya mendengarkan khutbah Jumat hari itu dan ditambah sholat dua rekaat, benar-benar perut terasa tidak nyaman. Akhirnya usai jumat saya minum the manis hangat di depan masjid tersebut, dan ketika toilet sudah saya rasa sepi, saya menerima ajakan perut untuk memasuki toilet, ternyata saya terkena diare, usai keluar dari toilet saya wudhu, kemudian rebahan, sembari memutar otak, mengingat-ingat apa yang sudah saya masukkan ke dalam perut saya, sehingga mengakibatkan kejadian tersebut. Kesimpulan saya, saya sudah memakan roti pada Kamis malam sebelumnya, roti yang saya beli pada Senin pagi dan saya taruh di kulkas, kemudian saya makan pada Kamis malam tersebut, kemungkinan kedua, penyebab ketidakberesan perut (baca; diare) tersebut, adalah pecel lele yang saya makan di &lt;i style=""&gt;food court&lt;/i&gt; Atrium Senen pada Kamis siang, usai menonton film Jacky Chan, Spy Next Door. Saya berpikir demikian sebab waktu itu saya memesan lele dengan gorengan yang tidak kering, dan ketika saya makan, ternyata masih ada tersisa darah segar yang tertinggal di dalam daging lele tersebut. Tapi kemungkinan kedua ini kecil sekali, demikian analisa saya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 13.05 saya menelpon Kodri, memastikan kedatangannya, dia bilang bahwa dia sudah di jalan, tanpa menyebutkan di jalan mana, agak terhibur, meski tetap saja tidak yakin bila ia benar-benar akan segera datang ke tempat saya menunggunya. Pukul 13.35 si bapak menelpon saya, menanyakan sudah sampai mana saya, saya menjawab dengan balik nanya, “Sore ini Bapak pulang jam berapa? Sebab saya mungkin akan bisa sampai tempat Bapak agak sore, rekan saya Chemist&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru keluar dari dokter”, nampaknya beliau tidak berkenan dengan jawaban saya tersebut, dengan nada agak marah beliau bilang ; “Wah…kacau! Katanya mau datang habis Jum’at, ini perusahaan Jepang Pak” kemudian saya memohon maaf, dan menegaskan bahwa keterlambatan saya ini benar-benar diluar dugaan apalagi niat saya, nampaknya beliau tidak berkenan memahami kondisi yang saya sampaikan, akhirnya beliau memutuskan agar saya tidak usah datang, saya Tanya tidak usah datang hari ini atau selamanya, beliau menjawab “selamanya”,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan nada berat saya menyampaikan terima kasih, entah terima kasih untuk apa. Setelah kejadian tersebut saya putuskan untuk pulang, dengan taksi meluncur dari Kemayoran ke Utan Kayu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Demikian, efek domino negatif yang saya alami, berawal dari hal yang semula sepele, lupa memindahkan kunci dari tempatnya kemudian menjadikan saya harus berangkat kerja dengan naik Bus Way yang memang tetap lamban dan berdesakan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak bisa secepat naik motor, kemudian berakibat sampai di kantor kesiangan, yang mengakibatkan sudah tidak ada teman yang saya butuhkan yang masih &lt;i style=""&gt;stay&lt;/i&gt; di kantor, kemudian akhirnya kehilangan calon costumer. Semoga kejadian ini tidak pernah terulang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2624869241292257911?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2624869241292257911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2624869241292257911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2624869241292257911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2624869241292257911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2010/01/efek-domino.html' title='Efek Domino'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-6317009439400409317</id><published>2009-12-29T15:15:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T15:19:29.637+07:00</updated><title type='text'>Hilangya Ruh “Laskar Pelangi”,  Andrea Hirata Harus Bertanggung Jawab</title><content type='html'>Jarang sekali, bila tak boleh  dibilang tidak ada sama sekali, ada sebuah karya sastra di negri ini yang mendapat apresisasi sedemikian luas dan besar dari masyarakat. Bila ada karya sastra yang dinilai fenomenal seringkali tak lebih hanya merupakan sample bagi pencapaian periodisasi dalam karya sastra negeri ini, semisal “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck”, “Sengsara Membawa Nikmat” dan beberapa karya sastra masa lalu, atau bila tidak, karya sastra tersebut hanya diapresiasi oleh kalangan dan komunitas tertentu, semisal novel  berjudul “Saman”, atau ada lagi “Supernova” yang meskipun media memberitakan dengan gegap-gempita, namun senyatanya masyarakat yang mengapresiasi karya-karya tersebut sangat terbatas pada beberapa kalangan saja.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Menjadi sebuah pertanyaan ketika tetralogi “Laskar Pelangi” yang ditulis oleh Andrea Hirata, mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat, bukan saja dari segi kuantitas masyarakat yang mengapresinya, namun juga karya sastra  tersebut mampu menembus lintas batas strata sosial, pendidikan dan ‘kelas’ para penikmatnya. Saya pikir, capaian yang didapat oleh “Laskar Pelangi” disebabkan antara lain; ia bukan saja punya energi melimpah bagi para pembacanya, namun sekaligus mampu memberikan stimulus psikologis yang teramat mengesankan, berupa alur cerita yang sangat variatif, pemilihan kata yang sangat cermat, kontens cerita yang orsinil dan dengan pemaparan yang lugas, maka tidak mengherankan bila karya tersebut mampu mengaduk-aduk emosi penikmatnya. “Laskar Pelangi” memberikan pelajaran tanpa harus menggurui, tanpa melawak ia bisa menjadi sangat lucu, dan zonder merintih ia mampu membuat pembacanya larut dalam kesedihan, dan sangat jauh dari keluh kesah serta caci maki. Yang teramat memukau dari karya sastra tersebut, ia merupakan kisah nyata dari para pelakunya, lebih khusus lagi penulisnya.&lt;br /&gt;Penikmat karya tersebut benar-benar dibuat haru-biru oleh apa yang disajikan dalam novel tetralogi “Laskar Pelangi”. Tak pelak dari segi komersial, penjualan buku tersebut merupakan salah satu Best Seller dari sekian karya sastra yang telah ada. Yang lebih membuat miris,  disinyalir novel bajakan yang beredar lebih banyak dari novel resminya&lt;br /&gt;Ketika “Laskar Pelangi” hendak difilmkan, sebagian penikmatnya merasa sangat tidak rela, sebab mereka yakin adaptasi novel ke dalam film tersebut pasti akan jauh dari greget yang ada dalam novelnya, baik dari cara mengkisahkannya, alur ceritanya, terlebih lagi dari sisi kemampuan film memvisualisasikan emosi tokoh-tokoh yang ada dalam “Laskar Pelangi”. Belum lagi kalau melihat kapasitas para sineas kita yang teramat memprihatinkan, insan film yang kebanyakan dari mereka masih gemar membuat film-film kacangan dan tak punya nilai artistik sama sekali. Saya sendiri termasuk penikmat “Laskar Pelangi” yang mencoba ‘berbesar hati’ untuk mau menerima kenyataan novel tersebut diadaptasi ke dalam bentuk film.&lt;br /&gt;Begitu film tersebut dilaunching ke masyarakat, sambutannya memang luar biasa, hampir berbanding lurus dengan apresiasi yang diberikan pada novelnya, film “Laskar Pelangi” mampu membuat masyarakat  di negeri ini, dari berbagai strata sosial, latar pendidikan, profesi dan juga agama serta budaya, berduyun-duyun mendatangi bioskop.  Saya sendiri sampai lima kali mendatangi bioskop baru bisa ‘kebagian jatah’ tiketnya. Sebuah fenomena yang luar biasa bagi industri perfilman Indonesia. Kabar yang beredar, film tersebut mampu membuat 3 juta orang lebih menontonnya, sebuah rekor baru film Indonesia. Dari realitas tersebut memang memunculkan impact yang bisa dijadikan tolok ukur dan pemilah bagi pembaca novelnya, bagi kalangan pembaca novel yang teratamat fanatik dengan “Laskar Pelangi”, yaitu golongan yang sangat tidak rela “Laskar Pelangi” diadaptasikan ke dalam sebuah film, bahkan dalam beberapa interview di televisi Anrdrea Hirata mengaku ‘dimarahi’ oleh kelompok fanantik ini, film tersebut mampu meneguhkan bahwa keyakinan mereka benar adanya, sebuah film sebagus apapun tetap tidak akan mampu memvisualisasikan secara utuh dari sebuah karya sastra berupa novel, disisi lain, bagi penikmat “Laskar Pelangi” yang fanatik namun moderat, kehadiran film dengan judul yang sama, menjadi peneguh kembali adanya keyakinan mereka bahwa ditampilkan dengan karya seni berbentuk apapun, “Laskar Pelangi” tetaplah sebuah karya yang teramat memukau.&lt;br /&gt;Ketika menyaksikan filmnya, sayapun ikut larut dalam alur cerita serta visualisasi yang menurut saya, sebagai salah seorang penikmat novelnya, cukup bagus, dalam artian film tersebut mampu merepresentasikan sebuah kehebatan yang ada dalam bentuk novelnya. Saya merasa tidak sia-sia sudah ‘berbesar hati’ ketika mengetahui dan menerima kenyataan bahwa “Laskar Pelangi” diadaptasikan ke layer lebar.&lt;br /&gt;Dari segi para pemerannya, kita disajikan sebuah peran yang sangat memukau, meski sebagian besar tokoh utamanya adalah anak-anak yang belum pernah sekalipun terlibat dalam seni peran khususnya, dan pembuatan film pada umumnya. Ajaibnya justru tampilnya muka-muka baru tersebut, memberikan sihir tersendiri buat film tersebut, para penonton disajikan dengan penampilan sosok-sosok yang benar-benar mampu merepresentasikan  para punggawa “Laskar Pelangi”, penonton seakan-akan dibawa kealam dimana kisah “Laskar Pelangi” lahir dan dikagumi masyarakat, setting lokasinya pun juga sangat representatif  sebagiamana yang dikisahkan dalam novelnya, demikian dengan alur ceritanya, meski ia hanya menyajikan sebagian dari sekian kisah yang ada dalam novelnya, namun cukup menjadi wakil “Laskar Pelangi” di layar lebar, pendek kata, film “Laskar Pelangi” benar-benar sebuah karya yang teramat pantas untuk diapresiasi sebagaimana novelnya.&lt;br /&gt;Saat film tersebut usai masa putarnya, kita menyaksikan ada niatan dari produser dan sang penulis untuk membuat film lanjutan sebagaimana novelnya, bahkan dengan sumringah Andrea Hirata mengatakan “tak lama lagi Indonesia akan memiliki sequel film yang banyak digemari masyarakat”. Kita menyambut gembira adanya niatan tersebut, meski tak menutup mata adanya pesimisme di sebagian kalangan. Pesimisme akan  kualitas film tersebut, mereka khawatir film lanjutan tidak akan sebagus sequel pertamanya.&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian, film tersebut diputar di bioskop, tepatnya mulai 17 Desember 2009, meski sebelumnya pernah diputar pada awal Desember 2009 sebagai film pembuka dalam ajang Jakarta International Film Festival (Jiffest). Dengan judul yang sama dengan novelnya yaitu “Sang Pemimpi”.&lt;br /&gt;Sebagai penggemar setia “Laskar Pelangi”, saya pun tak mau ketinggalan menyakiskan film “Sang Pemimpi”, sengaja saya menyaksikan sudah beberapa hari masa putar, sebab saya tidak mau datang ke bioskop namun tak kebagian tiket.&lt;br /&gt;Begitu menyaksikan film tersebut, apa yang dikhawatirkan oleh sebagian kalangan memang benar terjadi, kualitas film “Sang Pemimpi” memang jauh berada dibawah  kualitas pendahulunya (“Laskar Pelangi”). Film tersebut benar-benar jauh panggang dari api, sedikitpun ia nyaris tak mampu merepresentasikan kehebatan “Laskar Pelangi”, film yang seakan-akan dibuat hanya sekedar memenuhi target bahwa harus dibuat sebanyak 4 judul, sebagaimana novelnya. Betapa sang pembuat film tidak mampu memindahkan emosi dan energi yang dalam dalam novel “Sang Pemimpi”. Terlebih lagi bila  kita melihat bagaimana para pemeran memainkan tokoh-tokoh yang ada dalam novel tersebut, mayoritas dari mereka sangat kaku dan tidak pas, kita disajikan bagaimana pemeran Ikal semasa SMA maupun ketika ia sudah lulus dari SMA, sangat kering dan monoton, ia cuma  menjadi tokoh yang bisa cengar-cengir dan terlihat bloon, kontras sekali dengan tokoh Ikal yang ada dalam novelnya, begitu juga Arai ketika sudah diwisuda dan mengikuti seleksi beasiswa di Jakarta, ia menjadi sosok yang teramat kaku dan jauh dari gambaran Ikal yang sebenarnya. Kita hanya bisa menyaksikan tokoh-tokoh “Sang Pemimpi” yang sejati hanya pada sosok Jimbron yang bisa diperankan dengan sangat baik, demikian pula Arai semasa SMA bisa mendekati sosok Arai yang ada dalam novelnya, demikian juga dengan Pak Julian Balia, yang bisa diperankan  cukup baik. Selebihnya adalah sosok-sosok yang memperankan tokoh-tokoh dengan kaku dan menjauhkan film tersebut dengan novelnya. Bahkan pembuat film terasa berlebihan ketika menampilkan Taikong Hamim yang mendelik ketika meng-imami sholat berjamaah manakala ia mendengar salah satu jamaah kecilnya (Arai) yang mengamini fatihah dengan suara yang melengking panjang, berlebihan karena memang tidak ada episode tersebut dalam novelnya, juga tidak pernah seorang imam sholat langsung bereaksi ketika ada salah seorang jamaahnya yang ‘bandel’. Pun dengan tampilan ibunya Ikal, yang nampak kusut, tua dan kelam, sangat tidak mampu merepresentasikan ibundanya Ikal yang ada dalam novel. Berlebihan juga ketika menampilkan Zakiah Nurmala Binti Mahmud yang melambaikan tangan ketika Arai dan Ikal naik kapal hendak menuju Jakarta, sebab dalam novelnya, lakon itu memang tidak pernah ada. Zakiah Nurmala benar-benar menerima Arai setelah Arai menyelesaikan pendidikan S2 nya. Pendek kata film “Sang Pemimpi” justru menghilangkan roh “Laskar Pelangi” yang demikian hebat dan berenergi.&lt;br /&gt;Musabab sampai terjadi sebagaimana tersebut diatas, dintaranya; kekeliruan pembuat film dalam memilih figur yang memerankan beberapa tokoh dalam film tersebut, semisal sosok Ikal, nampak tidak bisa benar-benar menjiwai apa yang harus dipernakannya, sosok Ikal sejati hanya bisa kita saksikan dalam diri Ikal ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dari awal hingga akhir, film “Sang Pemimpi” benar-benar tidak mampu mempertemukan penonton dengan Ikal yang sebenarnya, Ikal yang begitu mempesona seperti ketika ia masih SD (“Laskar Pelangi”). Demikian juga dengan sosok Arai semasa ia lulus kuliah, pemilihan figur yang sudah dikenal masyarakat untuk memerankan tokoh ini justru serasa kurang pas, baik dari segi tampilan fisik yang jelas sangat berbeda dengan Arai semasa SMA, maupun cara ia memerankan sosok tersebut terasa hambar dan tidak punya jiwa, belum lagi sebagian masyarakat kita yang sudah mengenal dengan baik sang pemeran Arai (dewasa) justru membuat peran dan fungsinya terasa dangkal dan hambar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Andrea Hirata Harus Bertanggung Jawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ibarat proyek film “Laskar Pelangi” adalah sebuah tim sepakbola, maka Andrea Hirata adalah ownernya, ia bukan saja berkewajiban membuat tim tersebut memenangi setiap pertandingan, namun juga harus membuat para supporternya tehibur dan puas dengan penampilannya, dengan demikian ia harus memilih manajer tim dan pelatih yang handal dan serius serta berpengalaman meracik tim tersebut.&lt;br /&gt;Bila analogi di atas diaplikasikan pada proyek film “Laskar Pelangi”, film “Sang Pemimpi” ibarat tim sepakbola sedang mendekati jurang kehancuran, perjalanan kompetisi sudah melalui setengahnya, namun perjalan kedepan justru episode-episode  yang tak kalah menantang, Andrea harus segera membuat evaluasi secara obyektif dan menyeluruh, agar kelanjutan proyek “Laskar Pelangi” tetap terjaga dan tidak kekurangan greget. Andrea harus berbesar hati untuk mengakui bahwa kinerja yang ditujukkan oleh penggarap “Sang Pemimpi” sudah mulai kedodoran. Bila dipandang perlu, Andrea harus beralih pada sineas lain yang memang sudah cukup piawi dan berpengalaman dalam penggarapan film yang berkualitas. Andrea juga harus tegas untuk secepatnya mencari sosok pengganti yang bisa memerankan Arai dan Ikal dalam babak selanjutnya, sehingga penonton ketika menyakiskan film tersebut tidak lagi dijauhkan dari novel yang telah meraka baca. Hal tersebut sangat penting mengingat tanggung jawab dia untuk tidak mendistorsi kehebatan tetralogi “Laskar Pelangi” ketika ditampilkan di layer lebar, sehingga ruh “Laskar Pelangi” tetap terpelihara sehebat yang ada dalam novelnya. Yang tak kalah pentingnya adalah ‘kemarahan’ penggemar fanatik “Laskar Pelangi” tidak kian menjadi-jadi, manakala film-film nya berkualitas buruk.&lt;br /&gt;Kita selaku penikmat karyanya, menanti apakah ia mau melakukannya? Bila tidak, kita hanya akan menyakiskan segunung kekecewaan dan kemarahan pengagum “Laskar Pelangi”.&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila ia mampu bertanggung jawab, niscaya kita menjadi saksi sejarah betapa karya sastra kita juga mampu ditampilkan di layar lebar dengan sequel yang tak kalah memumaku dengan produksi Holywood, kita juga  akan bisa melihat bagaimana girangnya Arai ketika tahu bahwa Zakiah Nurmala Binti Mahmud mau menerimanya.&lt;br /&gt;Wallohu’alam bisshowab&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-6317009439400409317?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/6317009439400409317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=6317009439400409317' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6317009439400409317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6317009439400409317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/12/hilangya-ruh-laskar-pelangi-andrea.html' title='Hilangya Ruh “Laskar Pelangi”,  Andrea Hirata Harus Bertanggung Jawab'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-6971700207324546478</id><published>2009-12-14T16:58:00.003+07:00</published><updated>2009-12-16T12:37:03.385+07:00</updated><title type='text'>Penerbit dan Problematikanya , Catatan Road Show ke Beberapa Penerbit di Jakarta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="address"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="Street"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:2127507655; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1008035490 -141556076 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-start-at:13; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0pt;} ul 	{margin-bottom:0pt;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam rangka menjajaki dan menawarkan kerjasama penjualan buku, saya mendatangi beberpa penerbit yang ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, baik merupakan kantor pusat maupun yang sekedar cabang, dari beberapa penerbit yang saya datangi saya bisa memberikan catatan sebagai berikut;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pada umumnya penerbit menyambut dengan senang hati atas tawaran kerja sama yang saya sampaikan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Margin yang ditawarkan oleh penerbit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkisar antara 25-30%, dan rata-rata masih bisa naik lagi jika pembelian dalam jumlah banyak, dengan negosiasi, namun ada juga yang langsung mematok discount 35%&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Beberapa bersedia mengirim ke saya, dengan biaya tertentu, tapi mayoritas tidak mau mengirim langsung ke costumer saya, kecuali Grasindo&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Semakin besar penerbit, maka sambutan dan layanan yang diberikan semakin berkualitas&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Selain dari catatan di atas, hal menarik lain yang saya dapatkan ketika bertemu dengan penerbit diantaranya curhat yang mereka sampaikan kepada saya, &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Penerbit yang sudah tua dan tidak mau me’remaja’&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; sistem maupun awaknya cenderung mendekati jurang kebangkrutan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Ada penerbit yang sudah eksis sejak tahun 1960-an mengeluhkan maraknya persaingan yang tidak sehat di bisnis perbukuan Indonesia, diantara bentuk (persaingan tidak sehat) yang dimaksud adalah; menggejalanya tren penjiplakan buku yang laku di pasaran, maksudnya adalah banyak penerbit lain yang menerbitkan buku yang diketahui laku di pasaran, mereka menerbitkan dengan ‘hanya’ mengubah tampilan ataupun &lt;i style=""&gt;cover&lt;/i&gt; buku yang sudah diterbitkan oleh penerbit lain, buku jiplakan tersebut umumnya adalah buku terjemahan, tak jarang penerbit dengan metode penjiplakan tersebut tampil dengan perwajahan yang lebih ‘&lt;i style=""&gt;fresh’&lt;/i&gt; dibandingkan dengan penerbit aslinya. Bahkan yang lebih ironis model penjiplakan tersebut merambah sampai ke beberapa negara tetangga, yang &lt;i style=""&gt;nota bene&lt;/i&gt; masih serumpun dalam penggunaan bahasa, yaitu bahasa Melayu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Salah seorang &lt;i style=""&gt;owner&lt;/i&gt; menyampaikan keluhan dengan munculnya konglomerasi baru di bisnis perbukuan atau penerbitan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ia mengindikasikan bahwa penerbit tersebut sudah menguasai semua lini dan divisi dalam dunia perbukuan, mereka membuat Salah satu raksasa penerbitan di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-6971700207324546478?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/6971700207324546478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=6971700207324546478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6971700207324546478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6971700207324546478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/12/penerbit-dan-problematikanya-catatan.html' title='Penerbit dan Problematikanya , Catatan Road Show ke Beberapa Penerbit di Jakarta'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4530527667476467483</id><published>2009-12-10T17:03:00.004+07:00</published><updated>2009-12-10T17:09:47.659+07:00</updated><title type='text'>Curhat Prita Mulyasari</title><content type='html'>Inilah tulisan curahan hati seorang Prita Mulyasari mengenai apa yang dialaminya di Rumah Sakit Omni International. Tulisan ini membuat Rumah Sakit tersebut meradang, kemudian menuntut Ibu Prita Mulyasari ke pengadilan, dengan tuntutan Perdata maupun pidana. Selengkapnya dapat Anda baca sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RS OMNI DAPATKAN PASIEN DARI HASIL LAB FIKTIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prita Mulyasari – suaraPembaca&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan sampai kejadian saya ini menimpa ke nyawa manusia lainnya.&lt;br /&gt;Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandar International, yang tentunya pasti mempunyai ahli&lt;br /&gt;kedokteran dan manajemen yang bagus.&lt;br /&gt;Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya&lt;br /&gt;39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya&lt;br /&gt;adalah trombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000.&lt;br /&gt;Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr I (umum) dan dinyatakan saya&lt;br /&gt;wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample&lt;br /&gt;darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu&lt;br /&gt;thrombosit 27.000. dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS&lt;br /&gt;ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan&lt;br /&gt;saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif&lt;br /&gt;demam berdarah.&lt;br /&gt;Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau&lt;br /&gt;izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan&lt;br /&gt;pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab&lt;br /&gt;semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?).&lt;br /&gt;Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat&lt;br /&gt;supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan&lt;br /&gt;tanpa izin pasien atau keluarga pasien.&lt;br /&gt;Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama&lt;br /&gt;dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat&lt;br /&gt;khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi&lt;br /&gt;saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya&lt;br /&gt;saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter&lt;br /&gt;profesional standard Internatonal.&lt;br /&gt;Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap&lt;br /&gt;suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap&lt;br /&gt;saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.&lt;br /&gt;Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien&lt;br /&gt;harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan&lt;br /&gt;suntikan disertai banyak ampul.&lt;br /&gt;Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan&lt;br /&gt;suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang&lt;br /&gt;sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya&lt;br /&gt;makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya&lt;br /&gt;juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya&lt;br /&gt;mengatakan akan menunggu dr H saja.&lt;br /&gt;Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk&lt;br /&gt;memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut&lt;br /&gt;saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya&lt;br /&gt;tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap&lt;br /&gt;menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan&lt;br /&gt;kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit&lt;br /&gt;sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang&lt;br /&gt;sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang&lt;br /&gt;namun hanya berkata menunggu dr H saja.&lt;br /&gt;Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan&lt;br /&gt;saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta&lt;br /&gt;dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan&lt;br /&gt;suntikan dan obat-obatan.&lt;br /&gt;Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami.&lt;br /&gt;Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan&lt;br /&gt;kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya,&lt;br /&gt;suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan&lt;br /&gt;serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah&lt;br /&gt;terjadi. Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan&lt;br /&gt;mata kiri. dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut&lt;br /&gt;malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan&lt;br /&gt;kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat&lt;br /&gt;mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini&lt;br /&gt;dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan&lt;br /&gt;saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan&lt;br /&gt;yang memuaskan.&lt;br /&gt;Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga&lt;br /&gt;mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya&lt;br /&gt;tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain.&lt;br /&gt;Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya&lt;br /&gt;dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.&lt;br /&gt;Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar)&lt;br /&gt;saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi&lt;br /&gt;tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan&lt;br /&gt;adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.&lt;br /&gt;Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat&lt;br /&gt;dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang&lt;br /&gt;tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah&lt;br /&gt;saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan&lt;br /&gt;hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk&lt;br /&gt;bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh&lt;br /&gt;Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam&lt;br /&gt;tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya&lt;br /&gt;benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang&lt;br /&gt;tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti&lt;br /&gt;mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain&lt;br /&gt;tertulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan manajemen. Atas&lt;br /&gt;nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service&lt;br /&gt;Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian&lt;br /&gt;yang terjadi dengan saya.&lt;br /&gt;Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat&lt;br /&gt;pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000&lt;br /&gt;bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan&lt;br /&gt;kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.&lt;br /&gt;Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain&lt;br /&gt;saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain&lt;br /&gt;dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000&lt;br /&gt;sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab,&lt;br /&gt;Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan&lt;br /&gt;dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat&lt;br /&gt;tersebut jam 4 sore.&lt;br /&gt;Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya&lt;br /&gt;dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular.&lt;br /&gt;Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan&lt;br /&gt;namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa&lt;br /&gt;laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang&lt;br /&gt;telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah&lt;br /&gt;diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami&lt;br /&gt;sesak napas. Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru&lt;br /&gt;ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga&lt;br /&gt;terjadi sesak napas.&lt;br /&gt;Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000&lt;br /&gt;tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan&lt;br /&gt;meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya.&lt;br /&gt;Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang&lt;br /&gt;belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan&lt;br /&gt;keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai&lt;br /&gt;jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke&lt;br /&gt;rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah&lt;br /&gt;dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah.&lt;br /&gt;Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya&lt;br /&gt;tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan&lt;br /&gt;mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya&lt;br /&gt;dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana&lt;br /&gt;kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati&lt;br /&gt;dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.&lt;br /&gt;Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai&lt;br /&gt;pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS&lt;br /&gt;ini cantum.&lt;br /&gt;Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat&lt;br /&gt;tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke&lt;br /&gt;resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit&lt;br /&gt;hati kami.&lt;br /&gt;Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami&lt;br /&gt;dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan&lt;br /&gt;27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang&lt;br /&gt;mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke&lt;br /&gt;RS Omni.&lt;br /&gt;Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya&lt;br /&gt;ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif&lt;br /&gt;saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap.&lt;br /&gt;Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya&lt;br /&gt;adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya&lt;br /&gt;tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas&lt;br /&gt;dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani&lt;br /&gt;dengan baik.&lt;br /&gt;Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini&lt;br /&gt;dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya&lt;br /&gt;semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari&lt;br /&gt;keserakahan ini.&lt;br /&gt;Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni&lt;br /&gt;(dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti&lt;br /&gt;permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan&lt;br /&gt;dirawat di RS lain.&lt;br /&gt;Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya&lt;br /&gt;yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya&lt;br /&gt;tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini&lt;br /&gt;membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.&lt;br /&gt;Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya&lt;br /&gt;masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh&lt;br /&gt;sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan&lt;br /&gt;sungguh mengecewakan.&lt;br /&gt;Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni&lt;br /&gt;supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak,&lt;br /&gt;orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah&lt;br /&gt;karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G,&lt;br /&gt;dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia&lt;br /&gt;hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di&lt;br /&gt;RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati&lt;br /&gt;dengan perawatan medis dari dokter ini.&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Prita Mulyasar&lt;br /&gt;Alam Sutera&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4530527667476467483?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4530527667476467483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4530527667476467483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4530527667476467483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4530527667476467483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/12/curhat-prita-mulyasari.html' title='Curhat Prita Mulyasari'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-8284933345042255449</id><published>2009-12-08T16:42:00.001+07:00</published><updated>2009-12-08T16:55:25.937+07:00</updated><title type='text'>Lionel Messi dan Daftar Pemain Sepak Bola Terbaik Benua Eropa</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} table.MsoTableGrid 	{mso-style-name:"Table Grid"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	border:solid windowtext 1.0pt; 	mso-border-alt:solid windowtext .5pt; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-border-insideh:.5pt solid windowtext; 	mso-border-insidev:.5pt solid windowtext; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Penghargaan sebagai pemain tebaik Eropa diberikan setiap tahun, penghargaan yang kemudian dikenal dengan nama &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Ballon d’Or&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; tersebut diberikan oleh majalah olahraga &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Prancis&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;France&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt; Football&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Prosesi penganugrahan kali ini diselenggarakan pada 1 Desember 2009, adapun pemain yang mendapat anugrah tersebut adalah pemain berasal dari Argentina, yang sudah beberapa musim membela Barcelona, Lionel Messi. Messi mendapat point yang sangat fantastis, 473 poin, dari total kemungkinan 480 poin. Sebagian besar dari 96 anggota dewan merupakan wartawan dari seluruh dunia menjatuhkan pilihan kepada Messi.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Lionel Messi sudah harus menunggu 3 tahun, sampai akhirnya ia berhasil merengkuh penghargaan tersebut, uniknya, sebelum ia mendapat anugrah tahun ini, ia dua kali masuk nominasi, pada 2007 Messi hanya menempati peringkat ketiga, dibawah Kaka dan Ronaldo, kemudian pada 2008 Messi berada pada posisi kedua dibawah Cristiano Ronaldo.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Penghargaan yang sudah diadakan selama lebih dari setengah abad ini memberikan apresiasi penting kepada para pemain sepakbola bertalenta besar yang membela tim-tim di daratan Eropa, penghargaan diberikan kepada mereka, meskipun mereka bukan warga negara Benua Biru, Eropa. Selengkapanya para peraih penghargaan tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah sebagai berikut;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;No.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Nama Pemain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Negara Asal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Bermain di Klub&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;01&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Stanley&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Matthews&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1956&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inggris&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Blackpool&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;02&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alfredo di Stefano&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1957&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Spanyol&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;03&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Raymond Kopa&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1958&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;04&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alfredo di Stefano&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1959&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Spanyol&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;05&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Luis Suarez&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1960&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Spanyol&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;06&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Omar Sivori&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1961&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Italia &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;07&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Josef Masopust&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1962&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cekoslovakia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dukia Praha&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;08&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lev Yashin&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1963&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Uni Soviet&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dynamo Moskwa&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;09&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Denis Law&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1964&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Scotlandia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Manchester&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; United&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;10&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Eusebio&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1965&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Portugal&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Benfica&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;11&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bobby Charlton&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1966&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inggris&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Manchester&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; United&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;12&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Florian Albert&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1967&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hungaria&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Farencvarous&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;13&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;George Best&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1968&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Irlandia Utara&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Manchester&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; United&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;14&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Gianni Rivera&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1969&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Italia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;15&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Gerd Muller&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1970&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bayern Muenchen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;16&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Johan Cruyff&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1971&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ajax&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Amesterdam&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;17&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Franz Beckenbauer&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1972&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bayern Muenchen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;18&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Johan Cruyff&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1973&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;19&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Johan Cruyff&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1974&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;20&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Oleg Blokhin&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1975&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Soviet&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dynamo &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kiev&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;21&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Franz Beckenbauer&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1976&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bayern Muenchen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;22&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allan Simonsen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1977&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Denmark&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Borussia Muenchengladbach&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;23&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kevin Keegan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1978&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inggris&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Hamburg&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;24&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kevin Keegan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1979&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inggris&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Hamburg&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;25&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karl-Heinz Rummenegge&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1980&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bayern Muenchen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;26&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karl-Heinz Rummenegge&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1981&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bayern Muenchen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;27&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Paolo Rossi&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1982&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Italia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;28&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Michel Platini&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1983&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;29&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Michel Platini&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1984&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;30&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Michel Platini&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1985&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;31&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Igor Balanov&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1986&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Uni Soviet&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dynamo &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kiev&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;32&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ruud Gullit&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1987&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;33&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Marco Van Basten&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1988&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;34&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Marco Van Basten&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1989&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;35&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lothar Matthaus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1990&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman Barat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inter &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;36&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jean-Pierre Papin&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1991&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Marseille&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;37&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Marco Van Basten&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1992&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Belanda&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;38&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Roberto Baggio&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1993&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Italia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;39&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hristo Stoichkov&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1994&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Bulgaria&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;40&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;George Weah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1995&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Liberia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;41&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Matthias Sammer&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1996&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jerman&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Borussia Dortmunt&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;42&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ronaldo&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1997&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Brasil&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inter &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Milan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;43&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Zinedene Zidane&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1998&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Prancis&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;44&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Rivaldo&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1999&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Brasil&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;45&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Luis Figo&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2000&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Portugal&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;46&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Michel Owen&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2001&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Inggris&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Liverpool&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;47&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ronaldo&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2002&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Brasil&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;48&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pavel Nedved&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2003&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ceska&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Juventus&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;49&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Andriy Shevchenko&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2004&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ukrania&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;50&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ronaldinho&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2005&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Brasil&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;51&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Fabio Cannavaro&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2006&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Italia&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Real &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;52&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ricardo Kaka&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2007&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Brasil&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;AC Milan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;53&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cristiano Ronaldo&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2008&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Portugal&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manchester&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; United&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0pt 5.4pt; width: 32.4pt;" valign="top" width="43"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;54&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 126pt;" valign="top" width="168"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lionel Messi&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 54pt;" valign="top" width="72"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2009&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Argentina&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0pt 5.4pt; width: 131.4pt;" valign="top" width="175"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Barcelona&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-8284933345042255449?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/8284933345042255449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=8284933345042255449' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/8284933345042255449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/8284933345042255449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/12/lionel-messi-dan-daftar-pemain-sepak.html' title='Lionel Messi dan Daftar Pemain Sepak Bola Terbaik Benua Eropa'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-5815609419852483770</id><published>2009-11-26T16:29:00.002+07:00</published><updated>2009-11-26T16:32:05.988+07:00</updated><title type='text'>Wartawan AS: Siapa Dibelakang Serangan 9/11 Makin Terkuak</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/nazi%281%29.jpg" style="display: block; padding-bottom: 1em;" alt="" width="372" /&gt;Wartawan investigasi AS, Christopher Bollyn menemukan sejumlah fakta baru yang menguak takbir misteri seputar tragedi serangan 11 September 2001 terhadap gedung kembar World Trade Center.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam laporan hasil investigasinya yang dimuat di situs berita Rebel News, Bollyn mempertanyakan keganjilan yang terjadi saat detik-detik gedung kembar WTC itu ambruk ke tanah. Ia menulis, saat kejadian, sekitar 425.000 kubik meter beton dari gedung berlantai 220 itu hancur menjadi puing sebelum benar-benar ambruk ke tanah, sehingga menimbulkan debu panas membentuk asap piroklastik yang sangat tebal dan bergulung-gulung di jalan-jalan Manhattan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bollyn juga mengungkap fakta baru bahwa ketika serangan 11 September terjadi, seluruh gedung kembar World Trade Center statusnya dibawah kepemilikan atau sedang disewakan pada seorang inevstor Yahudi Zionis yang cukup berpengaruh di AS, bernama Larry Silverstein. Silberstein ternyata seorang pengusaha "hitam" karena sejak masa pemerintahan Presiden Bill Clinton, Silverstain dikenai dakwaan kasus penyelundupan narkoba.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Fakta tentang latar belakang investor Yahudi itu, tulis Bollyn, kemungkinan bisa menjelaskan apa sebenarnya yang telah menyebabkan gedung kembar WTC bisa luluh lantak dan ambruk. Bollyn meragukan teori yang selama ini dikedepankan kelompok-kelompok Zionis dan kelompok lobi Israel pada pemerintah AS dan media massa, bahwa gedung kembar itu roboh dengan bentuk seperti kue panekuk. Karena menurut Bollyn, tidak ada sisa beton dan serpihan mental yang masih saling menempel, yang bisa ditemukan dalam puing reruntuhan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam artikelnya Bollyn menegaskan, jika dilihat dari serpihan beton menara kembar dan debu berbentuk asap piroklastik serta adanya zat aktif super-termit yang ditemukan di sisa-sisa debu, sulit menyimpulkan bahwa kehancuran total menara kembar disebabkan oleh tabrakan pesawat yang menghantam bagian atap gedung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam artikelnya, Bollyn juga menjelaskan mengapa ia memutuskan pindah ke Jerman dengan membawa serta keluarganya. Ia mengatakan, keputusannya pindah bertepatan dengan "perang melawan teror" yang dirancang Israel dan kemudian dilaksanakan oleh mantan presiden AS, George W. Bush.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Dari riset awal saya terhadap bukti-bukti dan laporan-laporan media, ada indikasi kuat bahwa intelejen militer Israel lah pelaku serangan 11 September 2001 yang menghancurkan menara kembar. Operasi teroris itu dilakukan untuk menjadikan pimpinan Al-Qaida, Usamah bin Ladin sebagai kambing hitamnya. Kaum Zionis yang sudah mengendalikan pemerintahan AS dan media massa, menjadikan tragedi 11 September untuk mendorong invasi dan penjajahan di Afghanistan," tulis Bollyn.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ia juga mengungkap dan membeberkan insiden serangan yang dialaminya pada bulan Agustus 2006. Sekelompok polisi yang menyamar, masuk ke dalam rumahnya dan menyerangnya hingga sikunya patah. "Saya pun sadar bahwa insting saya pada tahun 2001 benar dan AS bukanlah tempat yang aman untuk menyelidiki peristiwa serangan 11 September," ungkap Bollyn.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di akhir bulan November 2001, Bollyn berkesempatan bertemu dengan mantan anggota parlemen yang juga pakar intelejen, Andreas von Bülow di rumahnya di dekat kawasan Cologne, Jerman. Mereka berdiskusi dan sepakat bahwa ada peran intelejen Israel dalam serangan 11 September 2001 yang dikamuflasekan sebagai serangan teroris yang dilakukan oleh kelompok Al-Qaida.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk melengkapi investigasinya, Bollyn juga menjumpai Markus "Mischa" Wolf, seorang Yahudi Jerman yang dikenal sebagai mata-mata ulung dan pernah memimpin operasi-operasi intejen di Jerman Timur selama 35 tahun. Bollyn menulis, Markus Wolf yang lahir pada tahun 1923 di selatan Jerman, berasal dari keluarga Yahudi yang cukup berpengaruh. Selama masa Perang Dunia II, Wolf dan keluarganya yang komunis menetap di Uni Sovyet. Setelah perang usai, keluarga Wolf dikirim ke Berlin bersama Walter Ulbricht, seorang pendiri kelompok totalitarian DDR di Jerman Timur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Dia (Wolf) bekerja sebagai wartawan di sebuah stasiun radio di wilayah Jerman yang masih dikuasai Soviet dan menjadi salah satu saksi mata dalam proses persidangan Nuremberg," tulis Bollyn. Persidangan Nuremberg adalah persidangan untuk mengadili para tentara Nazi setelah kalah dalam Perang Dunia II. Wolf, tambah Bollyn, meninggal pada 9 November 2006 bertepatan dengan peringatan 17 tahun runtuhnya tembok Berlin.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain Wolf, tokoh Yahudi lainnya yang ditemui Bollyn adalah Frau Marek yang bekerja untuk sejumlah agen intelejen termasuk agen intelejen Israel, Mossad. "Marek punya latar belakang ilmu fisika dan ia mengatakan pada saya bahwa ia punya informasi tentang senjata sinar infra merah yang bisa diarahkan energinya dan senjata itu dikembangkan oleh Uni Soviet," tulis Bollyn.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mengutip keterangan Marek, Bollyn mengatakan bahwa senjata infra merah itu kemungkinan digunakan dalam peristiwa serangan 11 September 2001 ke menara kembar WTC. Senjata itu menurut Marek mampu meluluhlantakkan menara-menara beton seperti menara kembar WTC di New York. (ln/prtv)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Postingan ini dikutip dari;http://www.eramuslim.com/berita/dunia/wartawan-as-siapa-dibelakang-serangan-9-11-makin-terkuak.htm&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-5815609419852483770?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/5815609419852483770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=5815609419852483770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5815609419852483770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5815609419852483770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/11/wartawan-as-siapa-dibelakang-serangan.html' title='Wartawan AS: Siapa Dibelakang Serangan 9/11 Makin Terkuak'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2955871855958778309</id><published>2009-11-19T14:37:00.004+07:00</published><updated>2009-11-19T14:45:12.835+07:00</updated><title type='text'>Kontestan Finalis Word Cup 2010 di Afrika Selatan</title><content type='html'>Berikut daftar finalis Piala Dunia 2010:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;EROPA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Denmark&lt;br /&gt;Jerman&lt;br /&gt;Spanyol&lt;br /&gt;Inggris&lt;br /&gt;Serbia&lt;br /&gt;Italia&lt;br /&gt;Belanda&lt;br /&gt;Swiss&lt;br /&gt;Slovakia&lt;br /&gt;Portugal&lt;br /&gt;Yunani&lt;br /&gt;Prancis&lt;br /&gt;Slovenia&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;AFRIKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Afrika Selatan (tuan rumah)&lt;br /&gt;Ghana&lt;br /&gt;Pantai Gading&lt;br /&gt;Kamerun&lt;br /&gt;Nigeria&lt;br /&gt;Aljazair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ASIA/OCEANIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Australia&lt;br /&gt;Jepang&lt;br /&gt;Korea Selatan&lt;br /&gt;Korea Utara&lt;br /&gt;Selandia Baru&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CONCACAF:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat&lt;br /&gt;Meksiko&lt;br /&gt;Honduras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMERIKA SELATAN&lt;br /&gt;Brasil&lt;br /&gt;Paraguay&lt;br /&gt;Cile&lt;br /&gt;Argentina&lt;br /&gt;Uruguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya menjagokan Prancis keluar sebagai pemenang pada gelaran tersebut, meskipun terseok-seok pada babak penyisihan, bukan berarti otomatis akan bernasib tragis di babak final, kita tunggu aksi-aksi Si Ayam Jantan dari Benua Biru.&lt;br /&gt;Bila bukan Prancis yang keluar sebagai pemenang, maka kemungkinan kedua adalah Argentina, saya sangat menyukai sosok sang pelatih Diego Armando Maradona (minus kelakuan 'gila'nya) beberapa waktu lalu tentunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2955871855958778309?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2955871855958778309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2955871855958778309' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2955871855958778309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2955871855958778309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/11/kontestas-finalis-word-cup-2010-di.html' title='Kontestan Finalis Word Cup 2010 di Afrika Selatan'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4817904254329986124</id><published>2009-11-19T12:53:00.004+07:00</published><updated>2009-11-19T13:07:30.804+07:00</updated><title type='text'>Pemain Sepak Bola Muslim di Liga Eropa</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin:0pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;PREMIER LEAGUE Inggris&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Emanuel Eboue&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;(Arsenal/Pantai Gading)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Samir Nasri &lt;span style=""&gt;                                                 &lt;/span&gt;(Arsenal/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Armand Traore&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;(Arsenal/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Nicolas Anelka, Abdul Salam Bilal&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;(Chelsea/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Salomon Kalou&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;(Chelsea/Pantai Gading)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;6. El Hadji Diouf&lt;span style=""&gt;                                               &lt;/span&gt;(Blacburn Rovers/Senegal)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;7. Diomansy Kamara&lt;span style=""&gt;                                        &lt;/span&gt;(Fulham/Senegal)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;8. Kolo Toure&lt;span style=""&gt;                                                  &lt;/span&gt;(Mancester City/Pantai Gading)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;9. Abdoulaye Faye&lt;span style=""&gt;                                           &lt;/span&gt;(Stoke City/Senegal)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;10.Ibrahima Sonko&lt;span style=""&gt;                                           &lt;/span&gt;(Stoke City/Senegal)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;11.Papa Bouba Diop&lt;span style=""&gt;                                        &lt;/span&gt;(Portsmouth/Senegal)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;12.Younes Kaboul&lt;span style=""&gt;                                           &lt;/span&gt;(Portsmouth/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;13.Nadir Belhadj&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;(Portsmouth/Aljazair)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;14.Hameur Bouazza&lt;span style=""&gt;                                         &lt;/span&gt;(Birmingham/Aljazair)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;15.Nabil El Zhar&lt;span style=""&gt;                                               &lt;/span&gt;(Liverpool/Maroko)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;SERIE A Italia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Hasan Salihamidzic&lt;span style=""&gt;                                       &lt;/span&gt;(Juventus/Bosnia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Sulley Muntari&lt;span style=""&gt;                                              &lt;/span&gt;(Inter Milan/Ghana)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Mohammed Sissoko&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;(Juventus/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4.Mourad Meghni&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;(Lazio/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Samir Handanovic&lt;span style=""&gt;                                        &lt;/span&gt;(Udinese/Slovenia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;6. Blerim Dzemaili&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;(Torino/Swiss)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;7. Ahmad Baruso&lt;span style=""&gt;                                             &lt;/span&gt;(Siena/Ghana)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;8. Ousmane Dabo&lt;span style=""&gt;                                            &lt;/span&gt;(Lazio/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;LIGA PRIMERA Spanyol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Karim Benzema&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;(Real Madrid/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Lassana Diarra&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;(Real Madrid/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Mahammadou Diara&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;(Real Madrid/Mali)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Yaya Toure&lt;span style=""&gt;                                     &lt;/span&gt;(Barcelona/Pantai Gading)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Seydou Keita&lt;span style=""&gt;                                   &lt;/span&gt;(Barcelona/Mali)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;6. Eric Abidal&lt;span style=""&gt;                                       &lt;/span&gt;(Barcelona/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;7. Zlatan Ibrahimovic&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;(Barcelona/Swedia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;8. Frederic Kanoute&lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;(Sevilla/Mali)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;9. Abdoulay Konko&lt;span style=""&gt;                              &lt;/span&gt;(Sevilla/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;10. Mohammed Tchite&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;(Racing Santander/Burundi)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;11. Pascal Cygan&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;(Vilareal/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;BUNDESLIGA Jerman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Franck Ribery&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;(Bayern Muenchen/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Hamit Altintop&lt;span style=""&gt;                                  &lt;/span&gt;(Bayern Muenchen/Turki)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Halil Altintop&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;(Schalke/Turki)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Karim Zaini&lt;span style=""&gt;                                      &lt;/span&gt;(VfL Wolfsburg/Aljazair)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Askhan Dejagah&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;(VfL Wolfsburg/Iran)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;6. Khalid Boulahrouz&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;(VfB Stuttgart/Belanda)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;7. Sami Khedira&lt;span style=""&gt;                                   &lt;/span&gt;(VfB Stuttgart/Jerman)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;8. Serdar Tasci&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;(VfB Stuttgart/Jerman)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;9. Mohamed Zidan&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;(Borussia Dortmund/Mesir)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;10.Mohamed El Yaaqoubi&lt;span style=""&gt;                    &lt;/span&gt;(Real Sociedad/Maroko)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;EREDEVISIE Belanda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Ibrahim Afellay&lt;span style=""&gt;                                 &lt;/span&gt;(PSV Eindhoven/Belanda)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Ismail Aissati&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;(&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ajax&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Amesterdam/Belanda)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Miralem Sulejmani&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;(&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ajax&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Amesterdam/Serbia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Rachid Bouazan&lt;span style=""&gt;                                &lt;/span&gt;(NEC Nijmegen/Belanda-Maroko)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Tarik Elyouonusi&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;(SC Herenveen/Norwegia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;6. Nuri Sahin&lt;span style=""&gt;                                        &lt;/span&gt;(Feyenord/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;LIGUE 1 Prancis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Hatem Ben Arfa&lt;span style=""&gt;                               &lt;/span&gt;(Olypique Marseille/Prancis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Djimi Traroe&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;(AS Monako/Mali)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Liga lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Zlatan Muslimovic&lt;span style=""&gt;                             &lt;/span&gt;(PAOK Saloniki/Bosnia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Sheki Kuqi&lt;span style=""&gt;                                       &lt;/span&gt;(Ipswich/Finlandia)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Mohammed “Mo” Camara&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;(St Mirren/Guinea)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4817904254329986124?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4817904254329986124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4817904254329986124' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4817904254329986124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4817904254329986124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/11/pemain-sepak-bola-muslim-di-liga-eropa.html' title='Pemain Sepak Bola Muslim di Liga Eropa'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-7965170938343017381</id><published>2009-11-17T13:15:00.004+07:00</published><updated>2009-11-18T13:32:19.733+07:00</updated><title type='text'>Permohonan Maaf Kepada PT  Indocool Solusi Cemerlang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya menyatakan menyesal dan memohon maaf atas ketidaknyamanan salah satu perusahaan yang menjadi costumer saya, yaitu PT Indocool Solusi Cemerlang, sehubungan dengan pemuatan postingan saya yang berjudul "MY Journey to PT Indocool". Tidak ada maksud saya membuat PT Indocool Solusi Cemerlang dan/atau staf/karyawannya tidak nyaman, tulisan tersebut semestinya saya tulis sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diary&lt;/span&gt; saya, namun ketika saya membuka Blog, terlintas untuk mem-postingnya. Sebagai bentuk kongkrit permintaan maaf dan penyesalan, mulai saat ini tulisan tersebut saya hapus dari Blog ini.&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih atas koreksi yang Anda sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-7965170938343017381?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/7965170938343017381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=7965170938343017381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7965170938343017381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7965170938343017381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/11/permohonan-maaf.html' title='Permohonan Maaf Kepada PT  Indocool Solusi Cemerlang'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-7045237037849583023</id><published>2009-11-03T13:08:00.001+07:00</published><updated>2009-11-03T13:13:16.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari Eramuslim'/><title type='text'>Noam Chomsky; "Obama 'Godfather' Baru AS"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Intelektual asal AS Noam Chomsky mengingatkan dunia internasional agar tidak terlalu banyak berharap Presiden AS Barack Obama akan melakukan perubahan signifikan dalam gaya pemerintahan dan kebijakan negeri Paman Sam itu. Menurut Chomsky, AS di bawah kepemimpinan Barack Obama masih akan mempertahankan apa yang disebut Chomsky "prinsip-prinsip mafia" dalam kebijakan luar negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika Obama resmi menjadi presiden, Condoleezza Rice bilang Obama akan melanjutkan kebijakan Bush dan sedikit banyak itulah yang terjadi. Yang berbeda cuma gaya retorikanya saja. Padahal yang dibutuhkan adalah perbuatan baik buka cuma retorika. Tindakan yang baik akan memunculkan cerita yang berbeda," ujar Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan hal tersebut dalam ceramahnya di School of Oriental and African Studies (SOAS) di London, Inggris. Pada kesempatan itu, Chomsky membeberkan berbagai contoh doktin-doktrin kebijakan luar negeri AS sejak berakhirnya Perang Dunia II sampai masa pemerintahan Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, tidak ada perubahan mendasar dalam konsep fundamental kebijakan luar negeri AS. AS masih tetap berpegang pada keyakinan tradisionalnya bahwa jika AS bisa menguasai dan mengkontrol sumber-sumber energi di Timur Tengah, maka AS bisa menguasai dan mengendalikan dunia. Chomsky menyebut doktrin yang diterapkan AS dalam kebijakan luar negerinya untuk medominasi dunia itu sama dengan "prinsip mafia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iran dan Irak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang Godfather (sebutan untuk bos mafia) tidak mentoleransi 'para pembangkangnya, apalagi jika pembangkang itu sukses'. Bagi AS, bersikap seperti itu sangat berbahaya dan oleh sebab itu bagi AS, pembangkang harus disingkirkan agar yang lain tahu bahwa ketidakpatuhan pada AS bukan sebuah pilihan. Pembangkang yang sukses, bagi AS merupakan "virus" yang bisa menular kemana-mana,"papar Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu "virus" yang ditakutkan AS sampai saat ini adalah Iran. Ketakutan itu sudah ditunjukkan AS saat menumbangkan parlemen Iran yang terpilih secara demokratis pada tahun 1953. "Tujuan AS waktu itu adalah ingin mengendalikan sumber-sumber minyak Iran," kata Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi AS kembali harus menghadapi "virus" pembangkangan pada tahun 1979, ketika pecah revolusi Islam Iran. Kali ini, upaya AS untuk memusnahkan "virus" itu dengan membujuk militer Iran, gagal total. Dan AS beralih memberikan dukungan pada pemimpin Irak, Saddam Hussein saat untuk melakukan invasi ke Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sampai detik ini, AS masih terus 'menyiksa' Iran dengan sanksi dan alat tekanan lainnya," sambung Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mencibir tudingan yang menyebutkan kemungkinan Iran membangun program nuklirnya untuk membuat persenjataan. Ia malah menyebutkan bahwa AS-lah yang sudah menyiapkan senjata-senjata anti-misil di Israel, bukan untuk pertahanan negara tapi untuk sewaktu-waktu menyerang Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chomsky juga mengingatkan kembali hubungan mesra AS dengan mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein. Hubungan itu berlanjut hingga selesainya perang Irak-Iran di era tahun 1980-an. AS mengundang para ilmuwan Irak dan memberikan pelatihan dalam bidang program nuklir. AS mulai kesal dengan Saddam Hussein ketika pemimpin Irak itu melakukan invasi ke Kuwait pada tahun 1990-an yang juga salah satu sekutu dekat AS di Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AS dengan cepat berubah. Saddam yang tadinya teman akrab AS menjadi sosok yang dianggap seperti reinkarnasi Hitler oleh AS," tukas Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan segala cara dan alasan yang manipulatif, AS melakukan agresi ke Irak dan melakukan "genosida" terhadap rakyat sipil di Negeri 1001 Malam itu. Begitu pula di Afghanistan dan kawasan Timur Tengah lainnya, kepentingan AS cuma satu, yaitu menguasai sumber alam berupa hasil minyak bumi yang melimpah di kawasan tersebut dengan atau tanpa kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lewat media massa serta sejumlah intelektual pro-pemerintah, pemerintah AS berhasil memanipulasi publik AS dengan mengatakan bahwa kejahatan dan kekejaman yang dilakukan AS adalah untuk "pertahanan" negara atau "intervensi demi kepentingan kemanusiaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chomsky menambahkan, Obama telah memperluas perang Bush di Afghanistan dengan melibatkan NATO yang digunakan AS bukan untuk memperkuat kontrol AS terhadap suplai energi tapi juga untuk menjaga agar Eropa tetap dibawah kendali AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber-sumber minyak di Timur Tengah, kata Chomsky, merupakan "sumber dari kekuatan strategis" dan "salah satu material yang paling berharga dalam sejarah dunia". Ia mengutip pernyataan mantan presiden AS Eisenhower yang mengatakan bahwa Timur Tengah dan sumber minyaknya merupakan "wilayah yang secara strategis paling penting di dunia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika AS berhasil menguasai sumber minyak Timur Tengah, maka AS secara subtansial bakal menjadi penguasa dunia. Untuk itu, AS harus memberikan dukungan pada regime yang brutal dan kejam serta menghalangi pembangunan serta demokratisasi di Timur Tengah. Satu hal yang sebenarnya bertentangan dengan retorika AS selama ini yang katanya ingin menegakkan demokrasi di kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Somalia, Darfur dan Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran AS dalam kekacauan di Somalia menurut Chomsky, salah satunya adalah kampanye perang melawan teror yang dikobarkan AS. AS berhasil menimbulkan opini bahwa lembaga amal Muslim di Somalia, Barakat adalah salah satu organisasi yang memberikan bantuan pada teroris, sehingga lembaga itu ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutupan Barakat merupakan pukulan berat bagi Somalia karena lembaga ini memainkan peran yang cukup besar dalam perekonomian Somalia. Lembaga amal itu bukan hanya memberikan bantuan bagi orang-orang miskin di Somali tapi juga mengelola bank dan sejumlah perusahaan di negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barakat adalah bagian penting perekonomian Somalia. Menutup lembaga itu memberikan kontribusi yang besar bagi melemahnya kondisi sosial rakyat Somalia," ujar Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari konflik berkepanjangan di Darfur, Chomsky menilai Darfur menjadi korban permainan para aktivis humanis dari Barat yang mendistorsi akar konflik yang sebenarnya terjadi di negeri itu. "Darfur menjadi populer di kalangan humanis Barat. Mereka mendistorsi penyebab konflik dan dengan mudahnya mengkambinghitamkan 'orang-orang Arab' dan menyebut 'para penjahat' sebagai otak dari kekacauan di Darfur," tukas Chomsky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua pada dasarnya strategi licik yang dimainkan Barat, termasuk AS seperti yang mereka mainkan di negara Kongo dan Rwanda. Di kedua negara itu, mereka membiayai para milisi untuk membunuh dan membantai siapa saja yang menghalangi Barat untuk menguasai sumber-sumber mineral di negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara terkait konflik Israel-Palestina, Chomsky berpendapat Obama tidak melakukan upaya yang nyata untuk menekan Israel agar memenuhi kewajiban-kewajibannya, meski sikap Obama terhadap Israel terkesan lebih keras dibandingkan Bush. Pemerintah AS dibawah kepemimpinan Obama, tetap tidak berani menghentikan bantuannya untuk Tel Aviv sehingga Israel merasa tidak perlu mendengarkan kritikan dan mematuhi seruan Washington dalam proses perdamaian Israel-Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chomsky menegaskan, publik di AS dan Inggris kini makin terbuka matanya dengan berbagai kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel di Palestina. Tapi sikap Israel tidak akan berubah jika ada tekanan yang kuat dari Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih banyak yang harus dilakukan negara-negara Barat, utamanya AS untuk menekan Israel agar mengubah kebijakan-kebijakannya atas Palestina," tandas Chomsky. (ln/mol)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-7045237037849583023?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/7045237037849583023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=7045237037849583023' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7045237037849583023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7045237037849583023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/11/noam-chomsky-obama-godfather-baru-as.html' title='Noam Chomsky; &quot;Obama &apos;Godfather&apos; Baru AS&quot;'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-3809680725983976872</id><published>2009-10-09T15:46:00.004+07:00</published><updated>2009-10-23T10:54:29.108+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Polpulasi Muslim Dunia, Kebrutalan Bangsa Kulit Putih dan  Soft Power</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Laporan hasil riset terbaru yang dikeluarkan oleh &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pew Forum on Religion and Public Life&lt;/span&gt; menunjukkan bahwa populasi atau jumlah umat Islam penghuni bumi adalah sekitar 1,57 miliar jiwa, jumlah tersebut sama dengan 23% dari populasi manusia sejagat, yaitu 6,8 miliar jiwa.&lt;br /&gt;Laporan tersebut direalese dengan judul “&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mapping The Global Muslim Population&lt;/span&gt;”. Dari laporan tersebut juga dipastikan bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah penganut muslim terbanyak di dunia, yaitu berkisar 200 juta jiwa, urutan kedua ditempati oleh Pakistan, dengan jumlah kaum muslim sebanyak 175 jiwa, dan kemudian India ditempat ketiga dengan jumlah 160 juta jiwa.&lt;br /&gt;Tim &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pew Forum&lt;/span&gt; menghabiskan waktu hampir tiga tahun untuk menganalisis data terbaik yang tersedia dari 232 negara dan wilayah. Penelitian itu bermaksud untuk mendapat gambaran komprehensif terbaik tentang populasi Muslim dunia pada waktu tertentu. Mereka mengambil data yang mereka gabungkan dari sensus dan survei nasional dan memproyeksikannya berdasarkan pada apa yang mereka tahu tentang pertambahan penduduk di setiap negara.&lt;br /&gt;Bagi kita umat Islam tentu jumlah itu cukup mengegembirakan, sebab dari hasil riset tersebut juga bisa menjadi indikator keberhasilan umat Islam dalam menyebarluaskan ajaran agamanya, namun disisi lain, juga bisa menjadi sebuah keprihatinan tersendiri, sebab kuatitas yang makin besar belum didiringi dengan kualitas yang menggembirakan. Sebagai contoh Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dunia, namun ternyata juga menjadi menduduki peringkat kedua (setelah Rusia) dalam hal pornografi, padahal orang Islam tahu, pornografi merupakan salah satu hal yang terlarang dalam ajaran agamanya, bahkan sangat terlarang, ironis memang, namun seperti itulah realitasnya.&lt;br /&gt;Pada saat yang bersama an dengan dikeluarkannya hasil riset ini, kita juga melihat realitas bahwa negara-negara Barat, dalam hal ini dimotori oleh Amerika, tengah melampiaskan nafsunya guna menguasai sebagian negara-negara Islam, impilkasi dari nafsu brutal Amerika dan sekutunya tersebut adalah pembasmian kaum muslim di sebagian negara muslim yang saat ini mereka jajah, kita ambil contoh di Irak, Afganistan dan juga Palestina, dengan berbagai dalih pembenaran mereka mengerahkan pasukan perangnya dalam jumlah yang sangat besar. Nyawa umat Islam bagi mereka sangat tidak berharga, hak asasi manusia yang mereka agungkan di negaranya mereka abaikan. Seolah-olah hanya mereka yang punya hak asasi manusia dan punya hak hidup di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Bangsa Barat, dalam hal ini Eropa dan Amerika, tidak menyadari bahwa dengan  ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;soft power’&lt;/span&gt; yang dimiliknya diam-diam kaum muslim sebenarnya sedang menguasai tanah tumpah darah mereka, hanya memang bedanya, tidak dengan jalan peperangan dan pertumpahan darah. Lihat betapa pesatnya perkembangan jumlah penganut muslim di daratan Eropa, di Amerika pun menunjukkan bukti yang sama, Islam menjadi agama yang jumlah penganutnya paling pesat pertambahannya. Beberapa faktor yang menjadi penyebab pesatnya pertumbuhan jumlah umat Islam di kedua benua tersebut, diantaranya adalah kesadaran sebagian penduduk benua biru dan negeri Paman Sam akan kebenaran sejati yang ada dalam ajaran Islam, setelah batin mereka sekian lama mengalami diaspora, akhirnya hidayah mendatangi mereka, mereka meyakini sepenuh hati bahwa Islam adalah agama yang paling rasional dan universal ,hal tersebut dibuktikan dengan logika  dalam ajaran-ajarannya. Faktor lain yang menjadi pemicu pesatnya jumlah pemeluk Islam di negara-negara Barat adalah imigrasi, ya…perpidahan penduduk dari negara-negara muslim tidak dipungkiri menjadi faktor lain penyebab pesatnya pertumbuhan jumlah penganut Islam, hal tersebut didukung juga oleh  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;total fertility rate&lt;/span&gt; yang tak berimbang, di satu sisi, penduduk pribumi (bangsa kulit putih) mengalami penurunan tingkat kelahiran, sementara pada kalangan pendatang tingkat kelahiran cukup stabil, dalam jumlah lebih dari 3 anak per keluarga.&lt;br /&gt;Ada satu instrumen lagi yang kadang orang lupa memperhitungkannya, yaitu faktor ekonomi. Tumbangya ekonomi kapitalis liberal menjadi berkah tersendiri bagi pencarian model penataan ekonomi baru, dan salah satu model aplikasi ekonomi  yang sangat diperhitungkan adalah ekonomi syariah, salah satu cabang ajaran Islam yang kini makin digandrungi di kalangan orang-orang Barat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-3809680725983976872?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/3809680725983976872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=3809680725983976872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3809680725983976872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3809680725983976872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/10/polpulasi-muslim-dunia-kebrutalan.html' title='Polpulasi Muslim Dunia, Kebrutalan Bangsa Kulit Putih dan  Soft Power'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4190690970354900655</id><published>2009-10-07T14:54:00.002+07:00</published><updated>2009-11-18T13:04:06.081+07:00</updated><title type='text'>Indonesia dan G 20</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terhitung sejak  Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok G 20 (G-20) di Pittsburgh, AS, akhir September 2009, secara resmi terjadi penggantian fungsi Kelompok 8 (G-8) oleh kelompok G-20 sebagai forum resmi kerjasama ekonomi global.&lt;br /&gt;Dengan demikian G-20 merupakan kekuatan yang sangat signifikan dalam percaturan ekonomi global, sebab secara statistik negara-negara G-20 menguasai 85 persen Gross National Product (GNP) dunia, dan 80 persen perdagangan global. Bagi Indonesia sendiri penggabungan tersebut merupakan sebuah ‘berkah’ tersendiri, sebab peleburan G-8 menjadi G-20 otomatis memasukkan Indonesia ke jajaran kelompok elite dunia. Perubahan tersebut juga mencerminkan pergeseran kekuatan yang fundamental dari negara industri ke negara berkembang.&lt;br /&gt;Menurut Kompas, sebenarnya wacana perluasan G-8 menjadi G-20 sudah ada dalam berbagai pertemuan G-20. Tetapi, wacana tinggal wacana, karena masih banyak ganjalan, termasuk sikap Jepang yang menolak China tampil ke panggung dunia.&lt;br /&gt;Namun, keputusan para pemimpin negara yang berkumpul di Pittsburgh untuk menggantikan G-8 menjadi G-20 terjadi juga, lebih cepat dari yang diduga. Alasannya antara lain terjadinya krisis ekonomi global telah mempercepat perubahan tatanan ekonomi global.&lt;br /&gt;Meski telah terjadi penggabungan dan atau peleburan, G-8 tetap akan terus mengadakan pertemuan untuk membahas hal-hal penting negara-negara maju, seperti isu keamanan internasional. Akan tetapi pertemuan G-8 akan diadakan ketika para kepala negara berkumpul untuk pertemuan lain, bukan pertemuan khusus seperti KTT.&lt;br /&gt;Dunia saat ini tidak hanya dikusai oleh 8 negara industri kaya yang didominasi oleh AS dan negara-negara Uni Eropa. Arus barang dan jasa juga banyak mengalir dari negara-negara berkembang yang dahulu dipandang sebelah mata oleh negara-negara industri.&lt;br /&gt;Perekonomian negara-negara berkembang saat ini telah menempati lebih dari separuh perekonomian global. Sayangnya, bayak dari negara yang ekonominya bertumbuh sangat cepat tak termasuk dalam kelompok elite G-8 itu. Memang, dalam pertemuan-pertemuan G-8 sering juga diundang negara berkembang seperti China.  Namun kenyataannya G-8 tetap saja merupakan kelompok ekslusif elite negara-negara industri.&lt;br /&gt;Selain inisiatif presiden AS Barrack Obama, China dan Brasil juga merupakan negara berkembang yang mendorong perluasan perluasan G-8 menjadi G-20. meningkatnya peranan G-20 membuat terjadinya perubahan terbesar dan terpenting dalam perekonomian global. Hal ini mengubah akar koordinasi kerjasama internasional dalam beberapa dekade terakhir.&lt;br /&gt;Indonesia sebagai salah satu anggota G-20, merupakan salah satu pihak yang senang dengan keputusan digantikannya G-8 menjadi G-20 itu. Menurut Presiden SBY dalam jumpa pers di Pittsburgh, Indonesia berada dalam posisi strategis dalam menentukan arah dan kebijakan perekonomian global.&lt;br /&gt;Kelak, Indonesia sebagai negara dengan ekonomi nomer 16 di dunia akan lebih banyak lagi diajak berdiskusi dan akan didengar pendapatnya di G-20. Posisi tawar akan menjadi semakin kuat dibandingkan dengan hanya menjadi tamu dan penonton G-8.&lt;br /&gt;Persoalannya, apakah kita mampu memanfaatkan dengan maksimal posisi tawar yang semakin kuat ini dengan dalam percaturan ekonomi internasional. Kredo bahwa keinginan negara industri sering justru merugikan negara berkembang seharusnya dapat diubah dengan semakin besarnya peranan negara berkembang, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;Sebagai negara yang diperhitungkan, Indonesia harus berani menyuarakan perlawanan atau ketidaksepakatan dengan negara-negara yang lebih besar dan lebih kuat. Banyak hal menantang yang seharusnya dapat disuarakan oleh Indonesia dalam forum tersebut. Misalnya soal utang, ketanagakerjaan, perdagangan, dan ekspor. Negara berkembang, termasuk Indonesia telah diberikan kesempatan lebih memiliki gigi dalam forum ini.&lt;br /&gt;Adapun negara-negara yang berkumpul dalam forum G-20 di Pittsburgh tersebut adalah;&lt;br /&gt;1. Afrika Selatan  : Presiden Jacob Zuma&lt;br /&gt;2. Amerika Serikat : Presiden Barrack Obama&lt;br /&gt;3. Arab Saudi  : Raja Abdullah&lt;br /&gt;4. Argentina  : Presiden Cristina Fernandes de Kirchner&lt;br /&gt;5. Australia  : Perdana Menteri Kevin Rudd&lt;br /&gt;6. Brasil   : Presiden Luiz Inacio Lula da Silva&lt;br /&gt;7. China   : Presiden Hu Jintao&lt;br /&gt;8. India   : Perdana Menteri Manmohan Singh&lt;br /&gt;9. Indonesia  : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono&lt;br /&gt;10. Inggris   : Perdana Menteri Gordon Brown&lt;br /&gt;11. Italia   : Perdana Menteri Silvio Berlusconi&lt;br /&gt;12. Jepang   : Perdana Menteri Yukio Hatoyama&lt;br /&gt;13. Jerman   : Kanselir Angela Merkel&lt;br /&gt;14. Kanada  : Perdana Menteri Stephen Herper&lt;br /&gt;15. Korea Selatan  : Presiden Lee Myung-bak&lt;br /&gt;16. Meksiko  : Presiden Filipe Calderon&lt;br /&gt;17. Perancis  : Presiden Nicolas Sarkozy&lt;br /&gt;18. Rusia   : Presiden Dmitry Medvedev&lt;br /&gt;19. Turki   : Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan&lt;br /&gt;20. Uni Eropa  : Diwakili oleh presiden bergilir UE dan Bank Sentral &lt;br /&gt;      Eropa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4190690970354900655?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4190690970354900655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4190690970354900655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4190690970354900655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4190690970354900655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/10/indonesia-dan-g-20.html' title='Indonesia dan G 20'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2794611407521768995</id><published>2009-08-04T15:35:00.001+07:00</published><updated>2009-10-17T00:39:41.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Milis TDA'/><title type='text'>dari Milis TDA</title><content type='html'>Mas Mukti harus bisa memberikan gambaran yang memadai mengenai usaha yang akan dijalankan dan bagaimana prospeknya ke depan nanti, yang jangan lupa disampaikan juga; Anda harus mengatakan pada pasangan Anda, bila usaha yang Anda jalankan sudah survive dan stabil serta profitable, Anda bisa punya waktu lebih banyak lagi untuk keluarga, bila dibandingkan dengan ketika Anda TDB misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://chemicalmain tenance.multiply .com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://duniahafid. blogspot. com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- Pada Sel, 28/7/09, mukti husodo &lt;muktihusodo@ gmail.com&gt; menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari: mukti husodo &lt;muktihusodo@ gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Judul: [tangandiatas] [ask]Bagaimana meyakinkan pasangan kita...&lt;br /&gt;Kepada: tangandiatas@ yahoogroups. com&lt;br /&gt;Tanggal: Selasa, 28 Juli, 2009, 6:51 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman -teman, saya yakin banyak diantara kita yang saat pertama memutuskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk berbisnis mendapat tentangan atau pertidaksetujuan daru pasangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun yang saya hadapi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ya caranya untuk meyakinkan pasangan kita, sedangkan mereka sudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memasang perisai penolakan yang sulit ditembus??? =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minta saran dan pengalamannya dong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Pak Bambang, semoga sukses selalu, insyaAlloh saya ingin konsul ke Bapak, bagaimana step untuk bisa jadi rekanan di perusahaan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://chemicalmain tenance.multiply .com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://duniahafid. blogspot. com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- Pada Rab, 29/7/09, Bambang Priyadi &lt;abufadillah@ gmail.com&gt; menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari: Bambang Priyadi &lt;abufadillah@ gmail.com&gt;&lt;br /&gt;Judul: [tangandiatas] Lolos HSE Audit dari Conocophilip&lt;br /&gt;Kepada: tangandiatas@ yahoogroups. com&lt;br /&gt;Tanggal: Rabu, 29 Juli, 2009, 7:27 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah. ... , Perusahaan kami baru saja lolos Audit HSE (Health Safety&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and Environment)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari ConocoPhillip. Perusahaan perminyakan milik asing .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada teman2 yang mendapat kesulitan dalam urusan audit HSE , mungkin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bisa berbagi pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Funtastik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang Priyadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2794611407521768995?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2794611407521768995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2794611407521768995' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2794611407521768995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2794611407521768995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/08/dari-milis-tda.html' title='dari Milis TDA'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2377702794205844081</id><published>2009-06-24T14:55:00.000+07:00</published><updated>2009-06-24T14:56:52.268+07:00</updated><title type='text'>Carrefour  dibeli BUMN  Israel</title><content type='html'>Harian Bisnis Indonesia edisi Rabu, 24 Juni 2009 mengutip pernyataan dari Flexnews, bahwa salah satu industrialis Israel yang bernama Eli Hurvitz, bernaung dibawah bendera Koor Industries, siap mengakusisi Carrefour Prancis senilai 3,5 miliar shekel atau setara dengan US$ 886 juta, setelah dewan direksi awal pekan ini sepakat untuk mengambil alih.&lt;br /&gt;Koor mengumumkan hal tersebut setelah sebelumnya memiliki 1,76 juta lembar saham atau 0,25% kepemilikan saham ritel terbesar kedua di dunia ini. Ketika itu Koor membayar saham  tersebut seharga 284 juta shekel.&lt;br /&gt;Lebih lanjut Bisnis Indonesia memberitakan, bahwa Koor telah membuat kesepakatan dengan HSBC untuk menambah pinjaman sebesar sebesar 300 juta euro untuk memborong saham tersebut. Sebagian dana pengambilalihan itu diperoleh dari pinjaman dan sebagian lainnya dari dana sendiri, dengan komposisi yang sama.&lt;br /&gt;“Penggunaan pinjaman dan kebijakan investasi di saham Carrefour itu tergantung beberapa kondisi, termasuk perkiraan perusahaan dalam pengembangan pasar,” kata direksi Koor, demikian Bisnis Indonesia mengutip Flexnews.&lt;br /&gt;Ketika Bisnis Indonesia mengkonfirmasi akan adanya pengambilalihan Carrefour oleh BUMN Israel Koor Industries, Direktur Corporate Affairs PT Carrefour Indonesia Irawan D. Kadarman menegaskan pihak manapun dapat membeli saham melalui bursa, mengingat Carrefour adalah perusahaan terbuka.&lt;br /&gt; “Tidak ada akuisisi apapun. Mohon tidak salah menyimpulkan. Kami (Carrefour) adalah perusahaan terbuka (tbk.), karenanya pihak eksternal manapun dapat membeli melalui bursa saham,” kata Irawan, yang tengah mengikuti rapat eksekutif Carrefour di Prancis.&lt;br /&gt; Irawan mengatakan saat ini, jumlah hypermarket Carrefour terbanyak ada di Prancis dengan jumlah 218 unit. Adapun gerai di Indonesia termasuk sedikit, hanya 45 toko.&lt;br /&gt; Berdasarkan data www.carrefour.com, selama 2008 Carrefour dengan toko sebanyak 15.430 unit di berbagai belahan dunia mampu meraup omzet 97,56 miliar euro. Adapun Carrefour di Indonesia dengan 43 gerai menyumbang omzet 893 juta euro.&lt;br /&gt; Carrefour berdiri pada 1959. Saat ini  Grup Carrefour menjalankan bisnis hipermarket, supermarket, toko diskon (hard discount store), convenience store, cash and carry. Ritel asal Perancis tersebut terus merambah negara di Amerika, Eropa dan Asia.&lt;br /&gt; Carrefour saat ini sudah masuk Spanyol, Italia, Belgia, Yunani, Portugal, Polandia, Turki, Rumania, Brasil, Argentina, Colombia, Taiwan, China, Thailand, Malaysia, Singapura dan Indonesia.&lt;br /&gt; Sementara itu Koor Industries, anak usaha IDB Holding, adalah satu dari induk usaha terbesar di Israel, investasi perusahaan terdiri dari berbagai segmen bisnis dan focus pada investasi berskala besar di perusahaan-perusahaan yang beroprasi di pasar global.&lt;br /&gt; Umumnya Koor mengambil alih saham perusahaan global global ketika pasar saham perusahaan tersebut sedang jatuh seperti masa krisis sekarang ini.&lt;br /&gt; Koor aktif berinvestasi di perusahaan agrokimia seperti Makhfesim Agan Industries, perusahaan keuangan seperti Credit Suisse, teknologi dan komunikasi seperti Microwave Networks and ECtel, asset menajemen seperti Epsilon Investment House, dan Modal Ventura seperti di Koor Corporate Ventura Capital.&lt;br /&gt; Startegi portofolio Koor adalah menawarkan produk dan solusi yang terbaik beserta turunanya, menagkap kesempatan pasar internasional dan inovasi, kualitas dan layanan.&lt;br /&gt; Pemegang saham utama  Koor adalah IDB Group yang menguasai 76%-62,5% di Discount Investment Corporation dan 13,5% di IDB Development Corporation. Saham Koor diperdagangkan di Tel Aviv Stock Exchange (TASE) dengan kode KOR.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2377702794205844081?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2377702794205844081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2377702794205844081' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2377702794205844081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2377702794205844081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/06/carrefour-dibeli-bumn-israel.html' title='Carrefour  dibeli BUMN  Israel'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-1983048753368106979</id><published>2009-06-08T15:33:00.001+07:00</published><updated>2009-06-08T15:34:55.808+07:00</updated><title type='text'>Washington Concensus</title><content type='html'>Konsensus Washinton lahir dari kesepakatan antara IMF, Bank Dunia, dan Departemen Keuangan Amerika Serikat yang dibuat pada 1989 di Washington DC. Kesepakatan itu adalah rekomendasi kebijakan yang harus dilakukan negara-negara Amerika Latin yang saat itu mengalami krisis ekonomi.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, paa era 1980-an,  negara-negara Amerika Latin mengalami the lost decade, yang dimulai ketika Meksiko ngemplang utang pada 1982.&lt;br /&gt;Karena tak ingin dicederai, seperti yang dilakukan Meksiko, para kreditor (termasuk IMF, Bank Dunia, dan AS) yang telah memberikan pinjaman kepada negara-negara Amerika Latin (yang waktu itu terkena ‘efek Meksiko’)  mengeluarkan rekomendasi kebijakan yang mengacu kepada Konsensus Washinton.&lt;br /&gt;Bisa jadi, Konsensus Washington merupakan refleksi ‘kemarahan’  para kreditor yang merasa dirugikan akibat tindakan sepihak yang dilakukan Meksiko tersebut diatas. Para kreditur mungkin tak sepenuhnya salah dengan penerapan Konsensus Washington bagi Amerika Latin.&lt;br /&gt;Kebanyakan pemerintah di Amerika Latin memang telah gagal mengelola keuangan akibat jor-joran membuat utang luar negeri. Akibatnya deficit fiscal membegkak, yang akhirnya tidak bisa membayar utang kepada para kreditor.&lt;br /&gt;Maka, dilakukanlah pilar pertama Konsensus Washington: pengetatan fiskal dengan dalih mengendalikan deficit fiskal. Namun dibalik itu sesungguhnya motivasi utamanya adalah memaksimalkan pengembalian pinjaman kepada kreditor.&lt;br /&gt;Neoliberalisme adalah stigma yang diberikan oleh ekonom (biasanya penganut antiliberalisme) terhadap doktrin yang tertuang dalam Washington Concensus(Konsensus Washington).&lt;br /&gt;Konsensus Washington mengandung 10 butir kebijakan:&lt;br /&gt;1. Dispilin fiskal&lt;br /&gt;2. Pengurangan belanja negara&lt;br /&gt;3. Reformasi perpajakan&lt;br /&gt;4. Liberalisasi suku bungan&lt;br /&gt;5. Kurs mata uang dengan mempertimbankan daya saing&lt;br /&gt;6. Liberalisasi sektor perdagangan&lt;br /&gt;7. Liberalisasi invesatasi asing&lt;br /&gt;8. Privatisasi&lt;br /&gt;9. Deregulasi, dan&lt;br /&gt;10. Perlindungan hak cipta&lt;br /&gt;Kesepuluh butir ini dikelompokkan dalam tiga pilar, yakni pengetatan fiskal, privatisasi, dan liberalisasi pasar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-1983048753368106979?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/1983048753368106979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=1983048753368106979' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/1983048753368106979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/1983048753368106979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/06/washington-concensus.html' title='Washington Concensus'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4599681538542656033</id><published>2009-06-02T15:40:00.001+07:00</published><updated>2009-06-02T15:42:41.420+07:00</updated><title type='text'>Penghianat Peradaban</title><content type='html'>Dialah pengkhianat yang hingga akhir zaman akan selalu disebut dalam sejarah Islam sebagai pengkhianat peradaban, pengkhianat umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, hari Jum’at. Seharusnya menjadi hari yang baik bagi muslimin. Tepatnya tanggal 7 Shafar 656 H. Kota Baghdad, pusat peradaban dunia terbesar masa itu. Ibukota Khilafah Abbasiyyah yang telah 5 abad memakmurkan bumi ini dengan peradaban dan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jum’at itu justru puncak kehancuran wilayah khilafah dan akhir dari keseluruhan kebesaran. Untuk selamanya. Hulaghu Khan pemimpin pasukan Mongolia hari itu datang masuk ke dalam istana Khilafah terakhir Abbasiyyah, Musta’shim billah. Dia datang beserta istrinya dan para pengawalnya. Seluruh elemen kekhilafahan telah lumpuh. Khalifah sudah menyerah. Hulaghu meminta Musta’shim menunjukkan semua simpanan kekayaan di istananya. Dengan sangat hina, Musta’shim menunjukkan semua kekayaannya dalam istana. Kemudian Hulaghu membagikan perhiasan dan kekayaan itu kepada istrinya dan para pengawal dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah satu minggu, Kota Baghdad dihancurkan dari berbagai sudutnya. Musibah kemanusiaan yang tidak mengenal satu kecap pun kata kasihan. Begitulah kekejaman pasukan Mongolia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembok kota dihancurkan. Setiap yang datang dibunuh. Setiap yang menyerah pun dibunuh. Pembunuhan besar-besar itu disaksikan oleh Sungai Dijlah. 3 hari Sungai Dijlah berwarna merah darah. Juga jalanan Kota Baghdad. Banjir darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak dan wanita memohon belas kasihan di bawah kuda-kuda pasukan Mongolia untuk dimaafkan dan agar tidak dibunuh, dengan al-Qur’an di tangan-tangan mereka. Tetapi kuda-kuda Mongol menginjak-injak semuanya. Diinjak-injak tanpa secuil pun rasa kasihan. Sebelum akhirnya pedang-pedang pun, mereka ayunkan kepada setiap anak dan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang sakit terbaring di rumah sakit tidak luput merasakan kekejaman yang belum pernah disaksikan oleh kekejaman bangsa manapun. Tidak ada satupun yang selamat. Semuanya harus mengakhiri ajalnya di ujung pedang Mongolia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu itu, setidaknya 400.000 nyawa melayang. Termasuk khalifah Musta’shim dan seluruh anak serta kerabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya pembantaian muslimin. Peradaban yang dibangun berabad-abad, ilmu yang menerangi dunia juga ikut dihancurkan. Lagi-lagi Sungai Dijlah menjadi saksi bisu. Pasukan Mongolia menyeberang sungai Dijlah dengan menggunakan tumpukan buku. Kuda-kuda Mongol menginjak-injak buku-buku ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid-masjid diruntuhkan. Rendah sekali syahwat Mongolia, yaitu mengambili pernik-pernik masjid yang terbuat dari emas di kubah-kubahnya. Istana-istana juga dihancurkan untuk dirampas semua kekayaan berupa harta benda dan perhiasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota dibakar. Gedung, masjid, perpustakaan, istana, rumah sakit. Kehancuran total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hulaghu Khan akhirnya menghentikan pembunuhan. Penghentian itu dikarenakan bau anyir darah dan bekas puing-puing penghancuran dan pembakaran menyebabkan polusi dan penyebaran wabah penyakit. Hulaghu mengkhawatirkan kesehatan pasukannya, sehingga dia memerintahkan penguburan mayat manusia dan binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Baghdad pun hancur lebur. Pusat kebesaran Islam itu. Ibukota Khilafah Abbasiyyah itu. Khilafah Abbasiyyah diakhiri dengan cara yang sangat mengiris-iris hati. Baghdad dihabisi dengan cara yang sangat mudah. Kebesaran itu runtuh dengan begitu sederhana. Tidak ada kota sebegitu mudah diruntuhkan, semudah Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;La haula wa quwwata illa billah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innalillah wa inna ilahi raji’un...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya Baghad tidak runtuh. Semestinya Khilafah Abbasiyyah tidak hilang. Kalau tidak muncul pengkhianat besar di tubuh kekhilafahan. Kalau saja tidak ada pengkhianat umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muayyaduddin Ibnul ‘Alqami. Nama pengkhianat yang hingga akhir zaman akan selalu disebut dalam sejarah Islam sebagai pengkhianat peradaban, pengkhianat umat. Ibnul ‘Alqami bukan sembarang orang. Dia adalah perdana menteri di kekhilafahan Abbasiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pengkhianatan Ibnul ‘Alqami, sesungguhnya para amir wilayah sekitar Baghdad telah lebih dahulu menjadi pengkhianat umat. Mereka bersatu dan bersedia bahkan ada yang berangkat sendiri untuk membantu pasukan Mongolia menghancurkan muslimin sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi puncak semua pengkhianatan itu adalah tokoh terdekat dengan pusat. Di Kota Baghdad yang dikenal kuat. Ibnul ‘Alqami diam-diam membangun hubungan haram dengan Hulaghu. Pengkhianat umat itu menjual Baghdad dengan tukaran di antaranya adalah jabatan jika Hulaghu berhasil menguasai Baghdad. Rencana demi rencana jahat dilakukannya. Sementara khalifah asyik menikmati goyangan artis dan berpesta pora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Dan sejarah pun mengulang dirinya. Andalus mempunyai kisah yang mirip. Karena memang sejarah selalu sama di zaman manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota terakhir yang masih kuat berdiri saat seluruh kota-kota wilayah Andalus telah menyerah di tangan negara-negara Kristen adalah Granada. Kota itu masih sangat kuat bertahan, gagah dan terus membangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi akhirnya Granada pun menyerah. Khilafah Islamiyyah di Eropa selatan tutup hingga hari ini (semoga Allah memberi kita kesempatan untuk melihat kembalinya Eropa ke tangan muslimin - amin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sejarah terulang lagi. Granada runtuh karena pengkhianat peradaban ada dalam tubuh muslimin. Mereka bukan sembarang orang. Mereka adalah pemimpin muslimin, tetapi merangkap pengkhianat umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga nama yang diabadikan sejarah hingga hari akhir nanti sebagai pengkhianat umat. Catatan itu tidak akan pernah bisa dihapus. Dua orang menteri: Yusuf bin Kamasyah dan Abul Qasim al-Malih, serta satu tokoh agama: al-Baqini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat dijual. Negeri muslim digadaikan. Diserahkan kepada negara Kristen. Ditukar dengan sampah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Fernando 3 dan Ratu Isabella memasang salib besar dari perak di pasang di atas Istana al-Hamra’ dan diumumkan bahwa hari itu adalah akhir dari kekuasaan muslim di Andalus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1499 M, masjid-masjid resmi ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya ini bukan akhir dari perjalanan muslimin di Andalus. Perjuangan sekelompok mujahidin muslimin terus digelorakan, mencoba mengambil alih Granada. Perjuangan itu ada pasang surutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan itu bukan tidak ada hasilnya. Beberapa wilayah di sekitar Andalus sempat berhasil dikuasai muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbu adalah pemimpin terakhir kelompok mujahidin yang terus dikejar-kejar oleh pasukan Kristen. Tetapi mereka tidak pernah berhasil menyentuh Ibnu Abbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, sejarah terulang. Pengkhianat internal penyebabnya. Ibnu Abbu syahid bukan di tangan pasukan Kristen. Tetapi dibunuh oleh seorang muslim yang bernama Syurais, yang anak dan istrinya ditawan oleh pasukan Kristen. Syurais dijanjikan bahwa anak istrinya akan dibebaskan jika ia berhasil membunuh Ibnu Abbu. Dan pengkhianat itupun melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbu telah syahid. Dan akhirnya semuanya terhenti. Semua perjuangan muslimin berakhir. Muslimin harus mati atau menjadi budak. Akhir seluruh perjalanan muslimin di Andalus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha benar Allah dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap Khawwan lagi Kafur.” (Qs. Al-Hajj: 38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khawwan adalah pengkhianat besar. Kafur adalah orang dengan kekafiran besar atau pengingkar nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada 2 pelajaran besar dari ayat agung tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hanya Allah yang menjaga jamaah orang-orang beriman. Bukti penjagaan Allah, dengan tidak menyelinapnya khawwan dan kafur. Jika telah hadir dua kelompok tersebut, berarti jamaah mukminin tersebut sudah ditinggal Allah. Sekaligus bukti bahwa Allah sudah tidak ridha, sehingga tidak lagi ada penjagaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Khawwan lebih dahulu disebut sebelum kafur. Dan selalu begitu. Para pengkhianat selalu menjadi mukaddimah untuk kehancuran jamaah orang-orang beriman yang berakhir di tangan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul ‘Alqami, Yusuf bin Kamasyah, Abul Qasim al-Malih, al-Baqini, Syurais. Nama-nama para pengkhianat peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama-nama yang berbeda akan terus bermunculan sepanjang zaman. Hingga hari ini. Di tubuh muslimin. Para tokohnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengkhianat peradaban! Sebagai pengkhianat umat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فاعتبروا يا أولى الأبصار&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4599681538542656033?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eramuslim.com/syariah/siroh-tematik/pengkhianat-peradaban.htm' title='Penghianat Peradaban'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4599681538542656033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4599681538542656033' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4599681538542656033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4599681538542656033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/06/penghianat-peradaban.html' title='Penghianat Peradaban'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-6390933839733544975</id><published>2009-05-22T16:23:00.000+07:00</published><updated>2009-05-22T16:25:15.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari Eramuslim'/><title type='text'>Mengenang 400 Tahun Pengusiran Muslim Spanyol</title><content type='html'>Sekitar 80 akademisi dari Spanyol, Tunisia, Aljazair, Maroko, Prancis, dan beberapa negara lainnya berdiskusi dalam sebuah forum internasional tentang umat Islam yang secara kolektif diasingkan dari Granada 400 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1492, setelah jatuhnya Kota Granada-Andalusia, sebagian besar umat Islam diasingkan dari bumi Islam, Andalusia (Spanyol). Sementara itu sisanya dipaksa masuk agama Kristen. Tidak cukup dengan hal demikian, umat Islam pun mengalami siksaan yang memilukan setiap tahunnya, yaitu dibakar hidup-hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, banyak umat Islam Spanyol yang menyadari bahwa leluhur mereka merupakan muslim Andalusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 April 2009 lalu genap sudah 400 tahun terjadinya salah satu gerakan pengusiran terbesar sepanjang sejarah, yang mengeluarkan muslim Andalus yang telah hidup di bumi tumpah darahnya selama 8 abad, sekaligus juga membangun peradaban Islam yang gemilang dan menjadi salah satu peradaban yang paling penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sejarawan memperkirakan jumlah umat Islam yang diusir ada sekitar 250 ribu--350 ribu jiwa. Hal itu mengindikasikan bahwa sebagian mereka pergi ke pantai utara Maroko dan sisanya pergi ke Tunisia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis kenamaan Spanyol Juan Guytesillo menyatakan peristiwa tersebut sebagai pengusiran sekaligus pemusnahan etnis dan agama yang pertama kali terjadi di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Spanyol lainnya, Emilio Paistorius mengatakan bahwa pengusiran bangsa Moor (muslim) dari Andalusia merupakan kejahatan terbesar kedua. Sedangkan kejahatan terbesar yang pertama adalah pencurian buku-buku milik kaum muslimin oleh Ratu Isabella, yang kemudian dibakar di depan pintu gerbang ar-Raml (Bab al-Raml), Granada, kecuali buku-buku kedokteran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam bercokol di semenanjung Iberia (Andalusia, kini Spanyol, Portugal dan Andorra) selama kurang lebih 8 abad (8--16 M). Selama rentan waktu itu pula, Islam mampu menyulap semenanjung yang semula daerah pinggiran itu menjadi salah satu pusat peradaban dunia dan sentral ilmu pengetahuan sejagat. Ribuan cendikiawan, jutaan jilid buku, dan ratusan bangunan bersejarah Arab-Islami mengabadikan kisah kegemilangan peradaban Islam di bumi Andalusia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari Islam-Andalusia pula, bangsa Eropa (kembali) mengenal ilmu pengetahuan hingga akhirnya mengilhami abad pencerahan, aufklarung, renaissance, dan kebangkitan di benua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transmisi ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang beralur dari Andalusia ke kota-kota Eropa lainnya. Filsuf Inggris abad pertengahan Roger Bacon menyatakan, kebangkitan Eropa sangat berhutang kepada peradaban Islam Andalusia. (wb/L2-AGS, Kairo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-6390933839733544975?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mengenang-400-tahun-pengusiran-muslim-spanyol.htm' title='Mengenang 400 Tahun Pengusiran Muslim Spanyol'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/6390933839733544975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=6390933839733544975' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6390933839733544975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6390933839733544975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/05/mengenang-400-tahun-pengusiran-muslim.html' title='Mengenang 400 Tahun Pengusiran Muslim Spanyol'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-8500368779054571562</id><published>2009-05-12T14:10:00.000+07:00</published><updated>2009-05-12T14:11:41.392+07:00</updated><title type='text'>Bahroum : Paus Mengekalkan Penjajahan Zionis</title><content type='html'>Hamas menyatakan, bahwa kunjungan Paus Benedict XVI ke Israel, khususnya sesudah terjadinya pembantaian di Gaza, yang menyebabkan terbunuhnya anak-anak, wanita, dan orang tua, dan hancurnya bangunan, dan kunjungan itu hanyalah mengekalkan penjajah dan kebiadan Zionis-Israel. Pernytaan keras kepada Paus itu, disampaikan oleh juru bicara Hamas, Fauzi Bahroum, di kota Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bahroum, pernyataan Paus, yang mendukung adanya solusi yang ditawarkan Obama, tentang ide dua negara : Palestina dan Israel, adalah sebuah ‘surprise’, dan itu berarti menyetujui pengekalan terhadap penjajahan, yang sudah berlangsung selama lebih dari 60 tahun, yang dilakukan oleh rezim Zionis-Israel. Dukungan terhadap ide dua negara itu, justru menurut Bahroum, hanya akan mengekalkan sebuah entitas politik yang bernama Israel, yang akan terus menerus menjajah, dan menerapkan sistem yang sangat rasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Zionis-Israel secara sistematis menggerogoti tanah-tanah yang menjadi milik warga Palestina, di Jerusalem dan Tepi Barat, dan melakukan proses yahudisasi kota Jerusalem, dan mengusir penduduk setempat, serta para penduduk Arab itu, sebagai penduduk illegal. Anehnya, Paus menjad pura-pura ‘bodoh’, terhadap tindakan yang dilakukan Zionis Israel, yang menghancurkan rumah yang menjadi milik penduduk Arab-Palestina di Jerusalem dan Tapi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Benedicth XVI, justru secara terang-terangan, ketika bertemu dengan para pemimpin Zionis-Israel, menyatakan rasa simpatinya terhadap keluarga korban penculikan Kopral Gilad Shalid, yang diculik oleh Hamas. Tapi, dari mulut Paus tidak sedikitpun keluar ucapan simpati terhadap 12.000 warga Palestina,yang sekarang ini berada di penjara-penjara Israel, dan umumnya mengalami kondisi yang buruk, dan sangat menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Gerakan Jihad Islam, di Tepi Barat, memberikan komentarnya atas kunjungan Paus ke Israel, dan pernyataan yang menyatakan simpatinya kepada keluarga Gilad Shalid, sebagai tindakan yang membutakan mata atas holocaust yang dilakukan oleh Zionis-Israel, selama mereka melakukan kejahatannya di Gaza, di bulan Januari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Paus tidak mau melihat,bagaimana kodisi umat Islam dan Kristen, yang dihancurkan oleh Zionis-Israel, baik di Jerusalem maupun di Tepi Barat, tapi justru nampaknya Paus ingin lebih mengambil hati para pemimpin Israel, dan mengabaikan keadilan bagi rakyat Palestina yang ditindas dan dihancurkan oleh Israel. (m/pic)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-8500368779054571562?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eramuslim.com/berita/palestina/barhoum-paus-mengekalkan-penjajahan-zionis.htm' title='Bahroum : Paus Mengekalkan Penjajahan Zionis'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/8500368779054571562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=8500368779054571562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/8500368779054571562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/8500368779054571562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/05/bahroum-paus-mengekalkan-penjajahan.html' title='Bahroum : Paus Mengekalkan Penjajahan Zionis'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-5874415931507513171</id><published>2009-04-30T20:34:00.000+07:00</published><updated>2009-04-30T20:36:35.370+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmiah'/><title type='text'>Gerakan New Age</title><content type='html'>Tulisan ini merupakan salah satu makalah yang disajikan pada Urban Sufism Days 2009, yang digelar oleh Fakultas Falsafah dan Agama, Universitas Paramadina Jakarta, pada 22 Januari 2009, &lt;br /&gt;bertempat di Kampus Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto. Senagaja saya  tampilkan disini dengan tujuan untuk berbagi kepada Anda, pengunjung Blog saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat telah membuat manusia yang hidup di berbagai tempat dunia ini dapat saling berhubungan secara regular. Sebagai akibatnya, dunia telah menjadi satu jaingan hubungan social yang sangat luas. Dalam keadaan seperti ini, ide-ide dan budaya-budaya dengan deras mengalir, meskipun arahnya masih sangat tidak berimbang. Arus informasi yang mengandung ide-ide dan budaya-budaya lebih banyak mengalir. Dari Utara ke Selatan. Disamping itu, berkat perkembangan transportasi yang semkin maju, manusia dan barang-barang juga ikut mengalir dalam jumlah dan frekuensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt; Salah satu dari ide dan budaya-budaya tersebut adalah New Age. Berkat kemudahan dalam memperoleh dan membaca  literature mengenai paham ini, maka ide tentang New Age atau gerakan New Age yang lahir di Barat telah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Di Indonesia, hal ini bisa dilihat, misalnya, dari pembahasan mengenai New Age, yang merupakan ‘topik utama’ majalah Panjimas, terbitan September 2003.&lt;br /&gt; Tulisan ini merupakan penelusuran awal mengenai gerakan New Age. Di dalam tulisan ini penulis akan menguraikan sejarah munculnya gerakan New Age, mendiskripsikan pengertian gerakan New Age dan New Age itu sendiri, dan memaparkan ide-ide dan kepercayaan New Age. Di bagian akhira akan dibahas secara singkat mengenai gerakan New Age di Indonesia.&lt;br /&gt; Sejarah Lahirnya Gerakan New Age&lt;br /&gt; Gerakan atau jaringan New Age pertama kali muncul di Inggris pada akhir 1950-an (Melton, 1998: 360) atau tahun 1960-an (Melton, 1996: 148; lihat juga Honeggraf, 2001:16). Di Amerika Serikat, gerakan New Age berawal tahun 1971. Ini ditandai, antara lain, dengan berdirinya ashram-asrham (padepokan-padepokan) dan pusat-pusat pelatihan yang didirikan oleh guru-guru dari Timur. Meskipun demikian, baru pada tahun 1987 New Age dikenal secara luas oleh masyarakat Amerika. Hal ini adalah berkat disiarkannya di televisi nasional versi film dari buku yang ditulis oleh seorang new ager, artis Shirley MaLaine, yang berjudul Out on a limb (1983). Di dalam buku tersebut ia menceritakan tentang pencariannya terhadap jawaban-jawaban spiritual melalui channeling  (praktek berkomunikasi dengan makhluk dar luar dunia ini melalui perantara) dan pengalaman-pengalaman UFO (Unidentified Flying Object, atau Benda yang Tidak Dikenal/Piring Terbang) di pegunungan Andes, Peru. Kedua macam aktivitas tersebut termasuk kedalam kelompok New Age.&lt;br /&gt; Gerakan New Age bukanlah gerakan yang betul-betul baru, yang tidak mempunyai hubungan dengan gerakan-gerakan spiritual sebelumnya. Akar-akar sejarah gerakan ini dapat ditelusuri di dalam gerakan-gerakan keagamaan alternative yang muncul pada abad ke 19. Misalnya, Spiritualisme , Teosofi , dan berbagai macam gerakan-gerakan penyembuhan alternative (Bednarowski, 1991:210, lihat juga Melton, 1986: 108-109, dan Spangler, 1993:85). Hampir  sejalan dengan ini, Hengraaf (1998:95-96) mengatakan bahwa gerakan New Age berakar pada UFO cults yang berkembang pada tahun 1950-an, dan masih bertahan sampai sekarang. Pandangan hidup yang bersifat metafisik-rahasia dari UFO-cults ini mengambil inspirasi dari berbagai macam sumber, khususnya sistem Teosofi Alice A. Bailey.&lt;br /&gt; Apabila ditinjau dari sudut lain, kata Melton (1998;360), New Age dapat dianggap sebagia sebuah gerakan pengganti terhadap budaya-tandingan (counterculture) yang muncul pada tahun 1960-an. Sebagaimana dikemukakan oleh para pengamat New Age, banyak new agers adalah baby-boomers   yang mungkin pada periode tersebut berpartisipasi dalam budaya-tandingan berangsur hilang pada awal 1970-an, banyak mantan “hippies” beralih ke pencarian spiritual di luar tradisi Judeo-Kristen.&lt;br /&gt; Henegraaff (1998:97-103) membagi New Age ke dalam dua periode: New Age sensu stricto, yaitu New Age dalam pengertian terbatas, dan New Age sensu lato atau New Age dalam pengertian yang lebih luas. Dalam periode pertama, New Age sangat diwarnai oleh ajaran-ajaran Teosofi dan Anhtroposofi . Hal ini disebabkan gerakan tersebut bermula dan berakar  di Inggris dimana kedua aliran itu dianut oleh banyak orang. Pada tahap ini new agers sangat mengharapkan kedatangan masa Aquarius. Hal ini berdasarkan pada interpretasi astrologis terhadap sejarah. Menurut interpretasi ini, setiap dua ribu tahun umat manusia beralih ke satu era baru dimana peradaban sangat dipengaruhi oleh sifat-sifat dan tanda-tanda astrologis tertentu yang berkuasa pada masa itu. Selama 2000 tahun yang lalu manusia berada dibawah tanda Pisces, dan sekarang memasuki masa Aquarius. Oleh karena itu, New Age senso strico mempunyai visi millenarian. Sebagai akibatnya, perhatian mereka terfokus kepada kedatangan era baru dalam waktu dekat.&lt;br /&gt; New Age sensu lato atau dalam pengertian yang luas muncul ketika menjelang tahun 1970-an semakin banyak orang menyadari adanya persamaan yang besar diantara ide-ide dan usaha-usaha “alternatif” yang sangat beraneka ragam. Orang-orang ini kemudian menganggapnya sebagai bagian-bagian dari suatu gerakan yang terpadu. New Age sensu stricto yang bertahan hidup pada tahun 1970an dan 1980-an bisa dianggap sebagai bagian dari New Age sensu lato. Pada periode kedua ini harapan akan datangnya masa Aquarius tidak lagi dianggap penting. Dan New Age sensu lato ini lebih bercorak Amerika tinimbang Inggris, dan sangat dipengaruhi oleh budaya-tandingan California. Oleh karena itu, pengaruh-pengaruh tradisi metafisik dan New Tought  khas Amerika sangat kelihatan tinimbang Teosofi dan Anthtrosofi. Satu hal yang perlu dicatat ialah bahwa tak satupun dari fenomena yang disebut New Age adalah melulu pengulangan dari fenomena tradisional. Semuanya berkembang. Semuanya berkembang dengan karakteristik  masing-masing, sering mengambil arah yang unik dibawah pengaruh pandangan New Age.&lt;br /&gt; Satu hal yang sering dibicarakan dan dianjurkan para penulis buku-buku New Age pada periode kedua ini adalah ‘perubahan paradigma’ (paradigm shift) dalam memandang dan memahami dunia ini. Suatu perubahan pandangan hidup yang utama sebagai sumber dari cita-cita dan nilai-nilai yang akan menuntun budaya dan peradaban umat manusia.&lt;br /&gt; Jaringan New Age&lt;br /&gt; Juru bicara New Age Marilyn Ferguson (1980:23) mengatakan bahwa gerakan New Age adalah “jaringan (network)” yang tidak mempunyai pemimpin, tetapi sedang bekerja dengan kuat untuk menciptakan perubahan yang radikal….” Ferguson menyebut jaringan ini the Aquarian Conspiracy, yang anggotanya terdiri dari berbagai tingkatan penghasilan dan pendidikan, dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi. Mereka inilah yang pada akhirnya akan merubah fondasi masyarakat industri modern. Elliot Miller (1989:33) menyebut beberapa tokoh yang menjadi anggota gerakan New Age. Diantaranya adalah: Alfin Tofler (futurist), E.F. Schumacher (ahli ekonomi), Fritjof Capra (ahli fisika), Richard Alpert alias Baba Ram Das (mantan Proffesor Psikologi di Harvard), dan Mark Satin (pengarang “New Age Politics”). Saat ini Deepark Chopra adalah guru New Age yang paling populer di dunia.&lt;br /&gt; Adapun jaringan (network) itu, menurut Melton (Melton, Clark and Kelly, 1990:216), adalah suatu struktur orang dan organisasi yang sangat longgar, yang dihubungkan satu sama lain oleh satu minat atau kepentingan yang sama. Mereka ini dihubungkan terutama oleh sebuah buku daftar alamat yang berisi nama, alamat, dan nomor telpon. Orang-orang yang tercantum di dalam satu daftar jaringan mungkin, tetapi  biasanya tidak, mempunyai ikatan organisasi formal, biasanya hubungan itu berbentuk asosiasi yang sederhana.&lt;br /&gt; Jaringan ini cenderung bersifat desentralisasi dengan kekuasaan dan tanggung jawab distribusi secara luas. Jaringan juga sering tidak mempunyai pimpinan dan kantor pusat. Para anggota jaringan ini independen dan masing-masing mempunyai daerah kekuasaan dan agenda. Meskipun demikian, mereka bekerjasama di dalam satu network karena mereka mempunyai beberapa misi dan nilai yang sama.&lt;br /&gt; Adapun arti dan definisi dari New Age itu sendiri sangat bervariasi, tergantung pada aspek yang ditekankan oleh orang yang mendefinisakannya. Hal ini disebabkan ole hide-ide, ajaran-ajaran dan aktifitas-aktifitas yang masuk kategori New Age sangat banyak dan beranekaragam. Drane (dikutip dalam Greer, 1995:151) mengatakan bahwa ‘unsur-unsur yang sangat bervariasi yang masuk ke dalam adonan New Age akan selalu menjamin bahwa setiap definisi mengenai New Age pasti ditantang oleh orang lain yang mengalami pengalaman berbeda dengan mengenai New Age’.&lt;br /&gt; David Spangler (1993: 80), seorang guru, juru bicara dan sekaligus kritikus New Age, melukiskan New Age sebagai sebuah pasar loak atau pasar malam. Dikedua kesempatan tersebut terdapat banyak sekali stan-stan (booths) yang berwarna-warni dan berbagai macam bentuk. Keduanya adalah tempat bermain dan dan lokasi untuk menemukan hal-hal atau benda-benda yang diperlukan. Menurut Spangler, pasar (loak/malam) New Age juga terdiri dari berbagai macam tenda yang membingungkan. Hal ini disebabkan sangat bervariasinya kelompok-kelompok dan ajaran-ajaran yang dikelompokkan ke dalam New Age.&lt;br /&gt; Mengutip The Seeker’s Guide: A New Age Resources Book (1992) karya new agers William Bloom dan Jhon Button, Spangler (1993: 81), salah seorang dari founding fathers gerakan New Age, menyebut 40 kelompok yang dapat diberi label New Age. Ia menambahkan bahwa jumlah tersebut hanya sebagian dari daftar kelompok New Age yang dicantumkan di dalam buku itu, dan banyak kelompok tidak memakai label New Age. Diantaranya adalah sebagai berikut: Spiritualitas Dewi, Spiritualitas Orang Indian Amerika, Meditasi, Yoga, Kaballah Yahudi, Astrologi, Shamanisme, Herbalisme, Hipotesa Gaia, ESP, Fisika Baru, Biologi Baru, Psikologi Humanistik, Psikologi Transpersonal, Teori Chaos, Ecofeminisme, Neopaganisme, dan Ilmu Sihir, Bisnis Holistik, Pendidikan Holistik, Sumber-sumber Energi Alternatif, Pengalaman di Ambang Kematian, Praktek berkomunikasi dengan makhluk yang hidup di dunia lain dan makhluk halus melalui seorang perantara (Chanelling), dan Masyarakat atau Komune yang dibentuk dengan sengaja dan sukarela (International Community).&lt;br /&gt; Karena banyak dan bervariasinya kelompok yang diberi label New Age, maka tidak mengherankan kalau New Age sukar dipahami, tidak saja oleh orang awam tetapi oleh akademisi sekalipun. Sebagai akibatnya, New Age mempunyai arti berbeda-beda bagi setiap orang. Misalnya  Heelas (1996:2) menganggap New Age sebagai ajaran-ajaran dan praktek-praktek eklektif yang berpusat di sekitar self-spirituality. Melton (1986:113) memandang New Age sebagai visi transformative dari satu dunia dan manusia baru. Henegraaff (1996:146) menganggap New Age sebagai agama,  dan mendefinisikannya sebagai suatu bentuk esoterisme yang disekulerkan. Bruce (2000:235) juga memandang New Age sebagai satu bentuk agama yang sangat cocok dengan dunia sekuler. Sedangkan Frisk (2001:32) melihat New Age sebagai konsep yang beraneka ragam dari budaya yang bermacam-macam yang difokuskan pada penyembuhan (healing), dan cara-cara yang diambil dari berbagai macam budaya untuk mencapai kondisi sehat.&lt;br /&gt; Menurut Spangler (1993:81), ada satu hal yang menghubungkan semua kelompok yang beraneka ragam itu, yaitu semuanya menolak pandangan hidup yang matrealistik dan paradigma patriakhal dan budaya masyarakat Barat kontemporer. Mereka menawarkan suatu proses transformasi bagi individu atau budaya secara keseluruhan.&lt;br /&gt; David Spangler (1993:80) menjelaskan bahwa New Age bukan agama baru. Spangler mengatakan bahwa New Age tidak mempunyai satu doktrin terpadu yang dapat menjadi acuan new ager. Ia tidak mempunyai seorang pendiri spiritual seperti Budha, Yesus atau yang lainnya. Ia tidak mempunyai satu set latihan spiritual yang utuh, pola umum maupun fokus penyembahan. Ia juga tidak mempunyai satu jalan spiritual yang dirumuskan dengan baik menuju yang sakral. Ada beberapa kelompok cirri-ciri tersebut, tetapi mereka adalah pengecualian.&lt;br /&gt; Spangler (1984:78-81) yang pernah tinggal selama tiga tahun di Findhorn, satu komune New Age di Skotlandia Utara, membagi New Age ke dalam empat level.&lt;br /&gt; Pertama, New Age sebagai label, yang biasanya dipakai di dalam lingkungan komersial. Disini label “New Age” dipakai sebagai alat untuk menjual musik, obat-obatan, kursus-kursus, dan lain-lain.&lt;br /&gt; Kedua, New Age sebagai “glamour”, suatu level yang paling popular dianggap sebagai “new age” dan paling banyak mendapat publisitas. Pada level ini individu dan kelompok hidup dalam fantasi petualangan dan kekuatan, biasanya bersifat millenarian. Cirri utama dari level ini adalah keterikatan terhadap dunia pribadi pemuasan ego, dan sebagai akibatnya (meskipun tidak terlalu nampak) new agers menarik diri dari dunia. Pada level ini New Age dihuni oleh makhluk-makhluk aneh dan eksotik, para master, para ahli, dan makhluk dari angkasa luar. Level ini adalah suatu tempat kekuatan-kekuatan batin dan msiteri-misteri rahasia, konspirasi-konspirasi dan ajaran rahasia.&lt;br /&gt; Ketiga, New Age sebagai imej perubahan, biasanya dimaksudkan sebagai suatu paradigm shift di dalam institusi-institusi dan kesadaran manusia seperti yang diharapkan oleh Marilyn Ferguson. Di dalam konteks ini ide tentang kemunculan kemunculan budaya budaya baru biasanya nampak di dalam istilah-istilah spiritual, dan istilah new ager itu sendiri jarang dipakai&lt;br /&gt; Keempat, New Age sebagai penjelmaan dari yang sakral dan dilukiskan sebagai suatu peristiwa spiritual, lahirnya kesadaran dan pengalaman hidup yang baru.&lt;br /&gt; Ide dan Kepercayaan New Age&lt;br /&gt; Bednarowski (1991; 209) mengatakan bahwa new agers peraya bahwa Tuhan atau the Absolute itu imanen di dalam setiap atom dari alam semesta. Bersumber dari kepercayaan ini new agers percaya bahwa segala sesuatu di alam semesta ini mempunyai hubungan satu sama lain (interconnectedness). Sejalan dengan ini, Spangler (1993; 103) mengatakan bahwa segala sesuatu yang dianggap Tuhan itu bukanlah satu titik tempat bertemunya segala sesuatu, merupakan ia merupakan lapangan di mana segala sesuatu dirangkul, diterima dan diberi makna dan nilai khusus. Sebagai akibatnya, kata Spangler, Tuhan bisa saja ditemukan di semua tempat dan setiap saat.&lt;br /&gt; Paham ketuhanan yang bercorak panteisme-monisme ini dituntanskan penjabarannya oleh new agers Shirley MacLaine, artis dan orang yang pertama kali mempopulerkan New Age kepada publik Amerika. Ia mengatakan: “Apabila setiap orang diajari satu hukum spiritual yang utama, maka duniamu akan menjadi tempat yang lebih menyenangkan dan lebih sehat. Dan hukum itu: setiap orang adalah Tuhan. Setiap orang.” (Dikutip di dalam Newport, 1998:x) Atau “All is one. We are all One. All is God. And we are God.” (Hartil, 2001:268). Paham yang menganggap bahwa manusia adalah Tuhan dikemukakan pula oleh Mark Pesce, yang mengaku sebagai tukang sihir yang baik (a good witch), ketika ia mengatakan kepada Zaleski (1197;261) yang mewawancarainya bahwa “ there is no God but man” (“tidak ada Tuhan selain manusia”).&lt;br /&gt; Dengan demikian, New Age tidak membuat perbedaan antara Pencipta dengan ciptaan-Nya, New Age mengajarkan bahwa di dalam diri manusia terdapat hakekat yang suci. Oleh karena itu, diri manusia pada dasarnya adalah baik. Apabila ia jelek, maka akibat dari pengaruh lingkungan dan keadaan sekitarnya. Dengan demikian, system kepercayaan dan terapi yang ditawarkan oleh New Age bertujuan untuk menghilangkan kumpulan residu dari pengalaman-pengalaman yang tidak baik, dan membebaskan potensi manusia. Dengan kata lain, tujuan dari perjalanan spiritual adalah untuk membebaskan Tuhan dalam diri manusia, dan supaya manusia dapat berhungungan dengan pusatnya yang sejati (Bruce, 2000:227).&lt;br /&gt; Heelas (1996:20) memasukkan usaha ‘pembuangan otoritas ego’ ini kedalam unsur ketiga dari tema-tema besar New Age atau self-spirituality. Dua tema besar lainnya yang disebut oleh Heelas (1996:18-19) adalah bahwa kehidupan manusia, sebagaimana dialamai secara konvensional, tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan manusia hidup secara mekanis di dalam system kepercayaan mereka, bukannya hidup di dalam dunia pengalaman yang sesungguhnya. Yang kedua, dan merupakan aspek paling penting dari lingua franca New Age adalah bahwa manusia itu pada hakekatnya bersifat spiritual. “To experience the ‘Self’ it self is to experience ‘God, the Goddness, the Source’…”&lt;br /&gt; Ajaran bahwa segala sesuatu di dunia ini saling terkait satu sama lain, dan bahwa segala sesuatu berasal dari satu sumber erat hubungannya dengan konsep ‘holisme’ New Age. Konsep ‘holisme’ ini dipertentangkan dengan pandangan-pandangan yang non-holistik, yaitu budaya-budaya lama yang hendak diganti oleh New Age. Pandangan-pandangan non-holistik ini terdiri dari dua kategori, yaitu dualisme dan reduksionisme.&lt;br /&gt; Adapun tentang agama, Bednarowski, (1991:210) mengatakan bahwa New Age mengenal hanya satu agama universal. Meskipun dalam kenyataan agama universal ini berwujud dalam berbagai macam bentuk, tetapi pada hakekatnya kepercayaan mistik yang sama (the Truth) mendasari setiap agama. Meskipun demikian, new agers menolak agama formal (organized religion) karena agama semacam ini, menurut mereka,telah mengurung yang sakral dan tidak memberi manusia jalan untuk memasuki pengalaman spiritual selain dari cara-cara yang telah ditentukan oleh institusi tersebut. Di samping itu, agama formal (Kristen) mengajarkan tentang doktrin dosa dan ketidakberdayaan manusia. Doktrin ini meremehkan potensi manusia, padahal manusia itu adalah Tuhan, sebagaimana pernyataan new agers Shirley MacLaine dan Mark Pesce.&lt;br /&gt; Mengenai science, new agers menolak science yang bersifat mekanistik dan matrealistik yang didukung oleh fisika Newtonian. Karena, menurut mereka, jenis science ini tidak memberi tempat bagi kesadaran: ruh atau jiwa, atau segala sesuatu yang bukan materi di alam semesta. Newtonian science juga tidak mengakui realitas sentral dari pengalaman manusia, yaitu aspek-aspek perasaan yang lebih dalam.&lt;br /&gt; Sebagai pengganti fisika Newtonian new agers memakai ‘fisika baru’, yaitu dunia quantum dan hologram, sebagai fondasi dari pandangan hidup yang baru. Menurut mereka, ini adalah dunia yang bagian-bagiannya saling berhubungan satu sama lain dan terlibat dalam kreatifitas terus menerus, bukan bagian-bagian yang terpecah-pecah dan statis. Ia juga adalah dunia yang mendukung visi mistik yang mempersatukan, dan oleh karena itu mempunyai potensi untuk mempertemukan wawasan science dan agama mengenai tabiat realitas.&lt;br /&gt; Kepercayaan New Age yang lain adalah reinkarnasi dan karma. Seperti akan yang dijelaskan di dalam tulisan ini, transformasi pribadi merupakan suatu proses yang berkesinambungan. Oleh karena itu, setiap new ager akan memilih sadhana (jalan spriritual) untuk berkembang dan pertumbuhan satu periode kehidupan, maka kepercayaan terhadap reinkarnasi dan karma memberikan suatu kerangka jangka bagi seseorang untuk melihat perkembangan spiritualnya. Individu-individu akan menyelesaikan pertumbuhan moral dan spiritual mereka pada saat menjalani akibat-akibat dari perbuatan mereka yang lalu, baik di dalam kehidupan terdahulu maupun yang sekarang, dalam kehidupan yang berturut-turut dalam bentuk tubuh. Hukum karma, yaitu hukum yang mengatakan bahwa alam semesta memberi ganjaran dan hukuman, memberikan otoritas terhadap perbuatan yang bermoral. Perbuatan yang tidak bermoral menghasilkan akibat yang tidak menyenangkan (bad karma) bagi pelakunya (Melton, 1986:113-114).&lt;br /&gt; Kepercayaan terhadap reinkarnasi dan karma termasuk diantara sedikit kepercayaan New Age yang diyakini sedemikian kuatnya dan dengan penuh semangat. Hal ini disebabkan kepercayaan terhadap kedua hal tersebut menegasikan doktrin neraka dan kekekalan di dalamnya. Disamping itu, ia menjelaskan ketidaksamaran dan kenegatifan kehidupan. Ia juga memberi waktu tambahan yang diperlukan bagi pertumbuhan spiritual, dan menyediakan sumber yang tidak pernah habis bagi spekulasi tentang kehidupan yang lampau, pasangan yang serasi, dan kehidupan setelah meninggal.&lt;br /&gt;Pengalaman transformasi.&lt;br /&gt; Ide atau paham New Age yang paling utama adalah kepercayaan akan terjadinya transformasi. Trasnformasi sebagai inti dari paham atau visi New Age dikemukakan, antara lain, oleh David Spangler (1993:82) dan J. Gordon Melton. Transformasi ini, meurut mereka, dimulai pada level individu dan selanjutnya diharapkan transformasi terjadi pada level masyarakat. Dari individu yang utuh dan sehat, lahirlah pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan yang akan mentrasformasi dunia.&lt;br /&gt; Bagaimana proses terjadinya transformasi pada level masyarakat? New agers  percaya bahwa sekelompok minoritas yang telah mengalami transformasi dapat menimbulkan perubahan luas. Proses in mereka jelaskan melalui, antara lain, satu teori yang dikenal dengan nama critical mass. Teori ini dapat dilacak sumbernya dari cerita tentang “Pengaruh atau Fenomena Monyet Keseratus”. Pada tahun 1958 di Pulau Koshima Jepang, beberapa orang peneliti yang sedang mempelajari tingkah laku kera liar menuangkan kentang (hal 48)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-5874415931507513171?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/5874415931507513171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=5874415931507513171' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5874415931507513171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5874415931507513171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/04/gerakan-new-age.html' title='Gerakan New Age'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-6917887697507889164</id><published>2009-04-06T16:01:00.002+07:00</published><updated>2009-04-06T16:09:11.186+07:00</updated><title type='text'>Human Resource Psychological Record for Recruitment and Assesment</title><content type='html'>Human Resource Psychological Record&lt;br /&gt;for Recruitment and Assesment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era bisnis yang sangat kompetitif seperti saat ini, semua organisasi bisnis dituntut untuk senantiasa mampu merespon kompetisi yang ada, sebab bila sampai lengah dan mengabaikan yang ada, niscaya akan berakibat fatal bagi organisasi bisnis tersebut. Diantara sekian banyak problem yang membutuhkan solusi  dengan segera adalah kualitas Sumber Daya Manusia. &lt;br /&gt;Kesadaran akan pentingnya Sumber Daya Manusia merupakan langkah awal yang positif dalam mengelola suatu organisasi bisnis. Akan tetapi kesadaran saja tidaklah cukup. Organisasi perlu memiliki sistem pengelolaan dan juga alat bantu yang cukup memadai dalam memberdayakan Sumber Daya Manusianya.&lt;br /&gt;Ilmu psikologi sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang aplikatif, dapat merumuskan satu alat bantu dalam sistem penilain dan pengelolaan Sumber Daya Manusia, sistem tersebut dikenal dengan Human Recourses Psychological Report (HRRP), adalah satu spektrum area konstruksi psikologis yang meliputi; profil kepribadian dan profil peran pribadi dalam satu sistem kerjasama yang sering begitu kompleks. Namun demikian, bukan berarti tidak dapat diungkap secara komprehensif. Melalui pemeriksaan psikologis dengan metode dan alat tes (tools) yang tepat dan profesional, dapat memberikan rekam psikologi (psychological record) yang validitas dan reabilitas telah teruji dan  terbukti secara akurat.&lt;br /&gt;Masalah-masalah yang sering muncul dalam proses penilaian SDM (HRD Assesment), baik untuk tujuan seleksi, recruitment, atupun pengembangan karyawan antara lain:&lt;br /&gt;1. Kriteria keberhasilan dari suatu jabatan yang akan diisi tidak jelas, atau kriteria yang dipakai untuk menilai setiap orang tidak sama.&lt;br /&gt;2. Subyektivitas atasan dalam menilai seseorang (misalnya dengan menggunakan  kriteria-kriteria yang tidak berhubungan dengan tuntutan jabatan, pengaruh kesan pertama yang berlebihan, dan lain-lain).&lt;br /&gt;3. pemilihan dan penggunaan metode serta teknik pengukuran yang kurang handal.&lt;br /&gt;4. kurangnya kesempatan bagi sang calon pemegang jabatan untuk menunjukkan kemampuannya selama proses pengukuran.&lt;br /&gt;Akibat-akibat yang ditimbulkan, diantaranya;&lt;br /&gt;1. Rendahnya nilai output karena proses pemilihan dan pengembangan gagal menghasilkan individu yang prosuktif&lt;br /&gt;2. Ketidakcocokan bidang kerja atau kemampuan aktual yang akan mengarah pada rendahnya moril kerja yang pada gilirannya akan meningkatkan turn over karyawan. Hal tersebut bukan saja berakibat pada membengkaknya biaya training dan recruitment karyawan baru, juga berpotensi memburuknya citra perusahaan.&lt;br /&gt;3. Ketidakpuasan kedua belah pihak, kandidat atau karyawan yang diukur, dan juga pengguna (yaitu managemen perusahaan) terhadap proses dan hasilnya.&lt;br /&gt;4. Pertentangan yang membingungkan  antara rekomendasi hasil pengukuran dengan kenyataan kemampuan sehari-hari.&lt;br /&gt;Human Recourses Psychological Report (HRRP) merupakan suatu alternatif  sekaligus instrument pendukung yang dianggap memiliki validitas yang tinggi dalam mengidentifikasi sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Metode ini dinilai memiliki suatu “validitas” yang cukup tinggi dalam memprediksi tingkat keberhasilan seseorang dalam eksistensinya di lingkungan kerja dimaksud. Hal ini didasari oleh berbagai berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa metode ini dinilai lebih obyektif bagi manajemen  dalam mengambil keputusan berkenan dengan Sumber Daya Manusianya.&lt;br /&gt;Human Recourses Psychological Report (HRRP) dapat berhasil, apabila didukung oleh 4 faktor, yaitu;&lt;br /&gt;1. Dimensi, standar, Standard kompetensi atau dimensi yang jelas untuk jabatan mendatang. Hal ini bias termasuk jumlah calon yang diinginkan dan waktu pemenuhan kebutuhan harus diidentifikasi secara jelas.&lt;br /&gt;2. Alat ukur, Alat Ukur yang digunakan adalah alat ukur yang memiliki validitas tinggi, yang terkait dengan posisi yang dituju.&lt;br /&gt;3. Assesor, faktor keberhasilan pengukuran membuat analisa yang akurat ditentukan oleh tingkat kompetetensi assessor dan pengalamannya.&lt;br /&gt;4. Sistem, diperlukan sistem ke HRD-an yang kondusif, agar hasil assesmen benar- benar bermanfaat bagi perusahaan. Sistem yang dimaksud antara lain; penempatan yang sesuai, development,choaching, guidance, dari atasan.&lt;br /&gt;Tujuan Human Resourses Psycological Record (HRPR)&lt;br /&gt;1. Memperoleh informasi dan gambaran yang jelas tentang kompetensi (profil) profil kepribadian dan profil peran pribadi  dalam kerjasama tim setiap peserta. Informasi ini selanjutnya dapat digunakan untuk memilih dan mengembangkan pegawai tersebut secara tepat dan terarah dengan meminimalisir unsur-unsur subyektivitas.&lt;br /&gt;2. Mengungkap aspek inteligensi, kepribadian, manajerial, dan kreativitas pegawai.&lt;br /&gt;3. Menempatkan pegawai pada posisi yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, serta persyaratan kompetensi jabatan pada struktur organisasi yang berlaku.&lt;br /&gt;4. Mengidentifikasi kompetensi individual yang perlu diperbaiki dari masing-masing pegawai sebelum masukan dalam “training need analysis”.&lt;br /&gt;Instrumen Human Resourses Psycological Record (HRPR)&lt;br /&gt;1. Kecerdasan Intelektual (IQ)&lt;br /&gt;2. Sikap kerja&lt;br /&gt;3. Kecerdasan emosi (Emotional Inteligence)&lt;br /&gt;4. Konstruksi psikologis&lt;br /&gt;5. Keterminatan&lt;br /&gt;6. Peran individu dalam tim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi&lt;br /&gt;Human Resourses Psycological Record (HRPR) meliputi 4 tahap pelaksanaan, yaitu;&lt;br /&gt;1. Persiapan, dengan tujuan:&lt;br /&gt;1. Untuk memperoleh gambaran mengenai organisasi &lt;br /&gt;2. Mengidentifikasi kebutuhan organisasi&lt;br /&gt;3. Menentukan standar kriteria atau kompetensi yang dibutuhkan pada jabatan yang akan diukur.&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan Pemeriksaan Psikologis&lt;br /&gt;Metode yang dipakai dalam tahap ini meliputi:&lt;br /&gt;1. Wawancara&lt;br /&gt;2. Paper &amp; Pencil Tes&lt;br /&gt;3. Inventory&lt;br /&gt;Report Writing&lt;br /&gt;Hasil laporan lengkap akan disampaikan 2 (dua) minggu setelah proses pemeriksaan psikologis dan pengumpulan data terlaksana. Laporan tersebut akan terdiri dari  (tiga) bagian, yaitu;&lt;br /&gt; Deskripsi Program, Berisi tentang gambaran rekam psikologis (psycological record), uraian mengenai masing-masing aspek psikologis yang diukur sehingga tampak dinamika kepribadian dan potensi yang dimiliki subyek.&lt;br /&gt; Kualifikasi dan Kompetensi, berisi uraian konstruksi psikologis (profil kepribadian, tipe individu dalam kerja sama  di suatu tim kerja).&lt;br /&gt; Kesimpulan dan Rekomendasi, merupakan rangkuman terhadap semua aspek hasil pemeriksaan psikologis. Kesimpulan ini kemudian dibandingkan dengan spesifikasi pekerjaan atau spesifikasi personil yang sudah ditetapkan dan pengembangan yang diperlukan.&lt;br /&gt;Presentation to management&lt;br /&gt;Tujuan:&lt;br /&gt;Memberikan gambaran mengenai kekuatan, kelemahan, serta pengembangan yang diperlukan setiap subyek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-6917887697507889164?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/6917887697507889164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=6917887697507889164' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6917887697507889164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/6917887697507889164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/04/human-resource-psychological-record-for.html' title='Human Resource Psychological Record for Recruitment and Assesment'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2853197369193309925</id><published>2009-04-01T13:22:00.000+07:00</published><updated>2009-11-17T13:04:33.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sport dan Hoby'/><title type='text'>Kau dan gundahmu</title><content type='html'>Berkali sudah kau hinggap di dahanku&lt;br /&gt;kau tumpahkan rasa dan galaumu&lt;br /&gt;sedu sedanmu&lt;br /&gt;kupikir kau memang membutuhkan embun pagi&lt;br /&gt;yang selalu sejuk disetiap pagi&lt;br /&gt;engkau akan bersemayam di dahanku yang paling kau gemari&lt;br /&gt;yang takkan pernah patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sewaktu kuminta engkau&lt;br /&gt;untuk tetap tinggal disini&lt;br /&gt;bersama angin, badai dan juga sinar mentari&lt;br /&gt;serta kesejukan embun pagi&lt;br /&gt;kau menolaknya&lt;br /&gt;kau bilang akan mencoba pindah ke pohon yang lain&lt;br /&gt;aku tak bisa mencegahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan camarku&lt;br /&gt;kepakkan sayapmu&lt;br /&gt;dan kau harus mampu membuang semua gundahmu&lt;br /&gt;kau mungkin tak akan pernah lagi hinggap di dahanku&lt;br /&gt;namun aku takkan merindukanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matraman, akhir Maret 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2853197369193309925?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2853197369193309925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2853197369193309925' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2853197369193309925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2853197369193309925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/03/kau-dan-gundahmu.html' title='Kau dan gundahmu'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-5939001072187179592</id><published>2009-02-18T15:52:00.000+07:00</published><updated>2009-02-18T16:09:50.180+07:00</updated><title type='text'>Kemurtadan yang Niscaya dan Globalisasi Dakwah</title><content type='html'>Oleh Ulil Abshar-Abdalla&lt;br /&gt;Pindah agama biasa disebut sebagai konversi. Ada dua model konversi: internal dan eksternal. Konversi internal adalah peristiwa yang hampir lazim terjadi dalam semua agama. Ia terjadi saat seseorang pindah dari mazhab dan perspektif tertentu ke mazhab dan perspketif lain, tetapi masih dalam lingkungan agama yang sama. Seseorang yang semula “fundamentalis” berubah jadi “moderat” atau sebaliknya, pada dasarnya telah melakukan konversi, tetapi dalam batas-batas agama yang sama. &lt;br /&gt;Pindah agama biasa disebut sebagai konversi. Ada dua model konversi: internal dan eksternal. Konversi internal adalah peristiwa yang hampir lazim terjadi dalam semua agama. Ia terjadi saat seseorang pindah dari mazhab dan perspektif tertentu ke mazhab dan perspketif lain, tetapi masih dalam lingkungan agama yang sama. Seseorang yang semula “fundamentalis” berubah jadi “moderat” atau sebaliknya, pada dasarnya telah melakukan konversi, tetapi dalam batas-batas agama yang sama. &lt;br /&gt;Dengan makin membludaknya pilihan-pilihan “pendekatan” dalam memahami agama (Islam, misalnya) saat ini, maka peristiwa konversi internal hampir merupakan kejadian yang lazim terjadi setiap saat. Seorang sosiolog agama dari Boston University, Peter Berger, bahkan menyebut salah satu ciri modernitas adalah munculnya gejala “heretical imperative”, gejala kemurtadan yang niscaya. Murtad di sini dimaknai menyimpang dari pandangan yang dominan dalam sebuah agama. &lt;br /&gt;Sekarang ini, seseorang bisa dengan mudah menjadi “koki” agama untuk dirinya sendiri. Maksudnya, dia bisa meracik ramuan “agama” dari pelbagai sumber, entah kiai, buku, majalah, koran, atau ceramah di TV dan radio, lalu memasak bahan-bahan itu menjadi “menu” baru yang pas untuk dirinya sendiri. &lt;br /&gt;Dalam satu aspek, dia bisa ambil dari Quraish Shihab, dari aspek lain kulakan dari Kang Jalal, sementara di aspek lainnya lagi bisa mencomot dari MUI, lalu bahan-bahan itu ia olah sendiri menjadi “model Islam baru” yang “customized” dan pas benar dengan ukuran hati dan pikiran dia sendiri. Semua orang, sekarang, makin cenderung memiliki agama yang pas buat dirinya sendiri, hasil dari racikan yang ia buat sendiri. &lt;br /&gt;Bentuk-bentuk Islam yang sudah “cutomized” itu tak perlu disuarakan secara publik ke luar, tetapi umumnya tersimpan sebagai rahasia pribadi antara orang berangkutan dengan dirinya sendiri dan Tuhan. MUI tak meungkin berkuasa mendikte jenis Islam apa yang harus diyakini oleh masing-masing individu pada wilayah yang sangat privat ini. &lt;br /&gt;Karena bahan bacaan yang makin meluas, atau pengalaman hidup yang baru, orang bisa mengocok kembali racikan yang ada, menambahkan racikan baru, membuang beberapa racikan lama yang sudah usang, lalu menciptakan Islam baru yang lain lagi dan lebih pas dengan dirinya yang sudah berubah itu. Dalam hal ini, ia telah melakukan proses “swa-murtad”, maksudnya, murtad dan menyeleweng dari “racikan Islam lama” yang ia ciptakan sendiri, menuju racikan baru yang lebih cocok. &lt;br /&gt;Begitulah, proses itu berlangsung terus sepanjang hidup orang modern. Kita memasuki era “customized Islam”, era di mana telah terjadi heretical imperative. &lt;br /&gt;Sementara itu, konversi eksternal terjadi jika seseorang pindah dari satu agama ke agama lain. Konversi internal jauh lebih sering terjadi ketimbang konversi eksternal. Yang terakhir ini biasanya terjadi dalam situasi yang sangat khusus. &lt;br /&gt;Saya kira, agama yang paling bersemangat melakukan konversi eksternal saat ini adalah Kristen, terutama Kristen evangelis dengan beragam denominasi. Rangking kedua diduduki Islam, terutama Islam Wahabi yang didanai milyaran petro-dollar Arab Saudi. Rangking berikutnya adalah Budha. &lt;br /&gt;Jarang orang memperhatikan bahwa agama Budha juga salah satu agama yang pesat perkembangannya di Barat saat ini. Yang menarik, penyebaran agama Budha di Barat, terutama di AS, tidak terkait dengan kegiatan proselitisasi yang agresif seperti kita kenal dalam Kristen. Agama Budha dipeluk orang-orang Barat justru sebagai lifestyle baru yang menggairahkan. Sebagaimana orang-orang dengan bergairah menyambut buku Da Vinci Code, begitu pula tingginya entusiasme mereka menyambut agama Budha, Dalai Lama, dan kebijaksanaan timur yang bersumber dari agama itu. &lt;br /&gt;Kita mengenal gejala yang disebut New Age di mana unsur-unsur agama Budha sangat berpengaruh di sana. Karena kejenuhan orang Barat terhadap agama-agama terorganisir seperti Kristen, agama Budha bisa menjadi alternatif yang menarik buat mereka, sebab agama ini (tidak semuanya, tetapi beberapa sekte di sana) tidak terlalu peduli dengan aspek kelembagaan. &lt;br /&gt;Yang ditekankan adalah proses meditasi personal. Tidak ada “syariat” di sana. Yang ada adalah “laku” atau “tarikat”. Agama ini, diam-diam, berkembang pesat di dunia Barat, dan tampaknya lebih cocok dengan orang modern yang sudah lelah akan “institusi”. &lt;br /&gt;Di negeri-negeri luar Eropa atau Amerika, kegiatan proselitisasi memang jadi masalah besar. Di Cina, dakwah Kristen mendapat rintangan dan tekanan luar biasa dari pemerintah komunis. Di India, reaksi atas Kristenisasi juga luar biasa keras. Di semua negara Timur Tengah, aktivitas Kristenisasi tak bisa berkembang dengan leluasa karena resistensi pemerintah atau masyarakat setempat. Di Asia Tenggara, seperti Burma, Vietnam dan Kamboja, Kristenisasi juga mendapat reaksi yang tak kalah keras dari masyarakat Budhis di sana. &lt;br /&gt;Kristenisasi yang paling sukses di Asia terjadi di Korea Selatan. Bahkan, Korsel telah berhasil melahirkan gereja-gereja baru yang berbasis kultur Korea dan memunculkan genre Kristen baru yang boleh disebut “Koreo-Christianity”. &lt;br /&gt;Secara umum, agama Kristen merosot total di Eropa, tapi mengalami re-invogorasi di negeri-negeri dunia ketiga, terutama di Asia, Afrika dan Amerika Latin. &lt;br /&gt;Agama Islam sendiri, sebetulnya, juga tak kalah agresif dalam kegiatan proselitisasi. Seperti yang telah saya sebut, Arab Saudi adalah negeri yang paling bersemangat mendakwahkan Islam model Wahabi ke seluruh penjuru dunia. Tetapi, banyak orang lupa, ada sejumlah proselitisasi Islam yang dilakukan oleh kelompok-kelompok “swasta” atau organisasi-organisasi mandiri seperti Ahmadiyah dan Jamaat Tabligh. Banyak yang tidak tahu, proses Islamisasi di Afrika terjadi dengan sangat sukses berkat dakwah yang dilakukan Jamaah Ahmadiyah dan Jamaat Tabligh. &lt;br /&gt;Jika melihat gejala proselitisasi ini secara global, sesungguhnya kita sedang melihat proses makin intensifnya gejala dakwah agama dalam semua agama di tingkat dunia. Dengan mengecualikan sejumlah agama lokal yang sifatnya sangat terbatas, kita melihat semua agama saat ini melakukan proselitisasi dengan satu dan lain cara. Proses proselitisasi makin menjadi fenomena global. Globalisasi dakwah adalah gejala yang makin umum, dan sebetulnya merupakan bagian dari gejala globalisasi dalam makna yang luas. &lt;br /&gt;Sebagaimana kita tak bisa menghindar dari “tempias” berita-berita yang disiarkan CNN; atau lebih tepatnya lagi, sebagaimana kita tak bisa menghindar dari Microsoft, begitu juga kita tak bisa menghindar dari gejala globalisasi dakwah. &lt;br /&gt;Ulil Abshar-Abdalla, mantan Koordinator Jaringan Islam Liberal &lt;br /&gt;20/03/2006 | Kolom | # &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar&lt;br /&gt;Komentar Masuk (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mahasiswa, saya ingin membeitahukan bahwa dalam memberikan tanggapan ini mungkin belum sebaik yang diberikan oleh para saudara-saudara sebelumnya tetapi setidaknya tidak dengan nada merendahkan seperti saudara muhammad hafidz.Jadi bila tanggapan ini kurang baik dimata bapak ulil, mohon maaf. &lt;br /&gt;Yang ingin saya katakan setelaah membaca artikel ini sehinggas menimbulkan pertanyaan2, seperti apakah rasisme di dalam kristen sendiri sudah hilang sehingga masyarakat dunia ketiga merasa bahwa kristen bukan dalih untuk kolonialisasi seperti yang dilakukan oleh eropa abad 19.Dengan melihat rujukan yang saya baca di buku tokoh kita, imam nurcholis madjid, alm yang berjudul “islam doktrin dan peradaban”, disitu dijelaskan bahwa penyebaran agama kristen di afrika sangat lamban karena sikap gereja yang membentuk semacam sistem kasta atau strata.jadi kesimpulan saya dalam tanggapan ini,islam yang relevan memang seharusnya tidak mengisolasi diri karena paradigma penjajahan atau kultur tradisional yang hanya menghambat perkembangan islam selanjutnya. &lt;br /&gt;Untuk bapak ulil abshar saya sangat berharap jamaah islam liberal mampu memberikan pengertian yang relevan dan realistis kepada masyarakat kita tentang bahaya bid’ah didalam islam khususnya indonesia. terimakasih. &lt;br /&gt;Posted by hendra lesmana  on  03/31  at  12:03 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mencermati perkembangan agama Budha yg cukup pesat di negara2x Barat. Saya melihat banyak masyarakat Barat yg sangat respect thd ajaran2x Budha, sebagaimana mereka juga respect thd Islam beberapa tahun lalu sblm 9/11. &lt;br /&gt;Saya melihat Islam menjadi jelek di mata masyarakat Barat saat ini karena banyak umat Islam yg menggambarkan Islam sebagai agama yg tidak cinta kasih, tuhannya orang Islam aja (bukan tuhan semesta alam) dan yg masuk surga orang Wahabi saja. &lt;br /&gt;Jadi kejelekan itu terjadi karena salesmannya yg jelek, walaupun product itu sendiri (Islam) adalah produk yg bagus. Nabi Muhammad SAW pun akan sedih kalau melihat pengikut2xnya menjadi bad salesman karena bukankah nabi sendiri merupakan salesman yg hebat, hingga menyebarluaskan Islam hingga sebesar skrg ini:) &lt;br /&gt;Posted by Ahmad Arief  on  03/23  at  08:03 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, Ulil tidak (’mampu’) memberikan sumber rujukan data ketika ia membikin rangking agama-agama yang melakukan konversi eksternal, juga ketika ia menguraikan tingkat pertumbuhan agama-agama di dunia Barat, sehingga kesan yang muncul di benak pembaca, Ulil tengah berhalusinasi yang ia tuangkan dalam tulisan tersebut. Semoga cukup sekali ini saja Ulil berhalusinasi &lt;br /&gt;Mas Hafid &lt;br /&gt;Posted by M. Hafid  on  03/22  at  06:03 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai Dalai Lama, &lt;br /&gt;Sebelumnya saya perlu tegaskan bahwa saya tidak bermaksud menghina agama tertentu (dalam hal ini Budha), tapi mungkin memang sudah sifat alami saya “being skeptic”. &lt;br /&gt;Untuk teman2 lain (kalau teman2 aktifis JIL terutama para scholars, tentunya tidak perlu “dikuliahi” soal ini): sebelum melangkah terlalu jauh dengan memandang agama2 dari “timur” (seperti Hindu, Budha, Shinto, whatever) lebih baik (dalam arti lebih bijak, etc), dan lantas mengagung2kan (atau mengkultuskan figur2 seperti Dalai Lama) sebagai orang suci… I would like to say: dia manusia biasa, bisa berbuat salah (tentunya untuk beberapa hal benar/salah bisa jadi suatu yang subjektif, entahlah). Mungkin saja, hanya seberapa sering dia berbuat “salah” itu yang beda, tergantung pada intelektualitas dan pengendalian diri (kebijaksanaan/pengalaman). &lt;br /&gt;Saya iseng menulis comment ini, sebab beberapa hari yang lalu saya membaca kritik terhadap Dalai Lama: http://www.salon.com/news/1998/07/13news.html &lt;br /&gt;Well… gak ada maksud apa-apa. Saya cuma mengekspresikan skeptisisme saya terhadap “orang suci”. Orang baik ada (banyak), tapi orang suci… well, nanti dulu. I (think) I respect figures like Dalai Lama, not because of his “saint” status, tapi mungkin karena (setahu saya) dia relatif lebih “baik” dari saya (dan mungkin kebanyakan orang lainnya). &lt;br /&gt;Mungkin saya akan dibilang “bejat”, bukan hanya oleh kalangan Islam, atau apalah istilahnya (setahu saya, di Katolik juga banyak saints). Tapi memang saya seperti itu. Terhadap figur yang notabene di Hindu pun saya cenderung begitu: Swami Vivekananda (Bhagawadgita Menurut Aslinya), misalnya. Saya sempat tidak tertarik membaca bhagawadgitha hanya karena dia, dengan judul bukunya, seakan2 mengesankan dialah yang punya authorisasi atas isi bhagavadgitha. Sampai akhirnya saya mikir:… well, kenapa gak saya coba liat dulu isinya, kalau memang ada yang berguna (dalam arti bisa membuat saya berpikir dan bersikap lebih baik sebagai manusia), kenapa tidak? Masalah asli /kurang asli..., kenapa saya harus pusing? Anyway, critic and skepticism terhadap “agama”, bagi saya akan terus saya jalankan. &lt;br /&gt;Yah, segitu aja unek2 saya  I like reading JIL (seperti memberi harapan, bahwa di Indonesia gak semuanya seperti FPI, MMI, dan yang sangar2 itu). I’m not a moslem, I call myself a Hindu, tapi keep up the good work guys (to JIL). &lt;br /&gt;Posted by Cokorda Raka Angga Jananuraga  on  03/22  at  06:03 PM&lt;br /&gt;http://islamlib.com/id/artikel/kemurtadan-yang-niscaya-dan-globalisasi-dakwah/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-5939001072187179592?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/5939001072187179592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=5939001072187179592' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5939001072187179592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/5939001072187179592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/02/kemurtadan-yang-niscaya-dan-globalisasi.html' title='Kemurtadan yang Niscaya dan Globalisasi Dakwah'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-7677367383298027322</id><published>2009-02-16T15:59:00.000+07:00</published><updated>2009-11-03T13:00:18.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Valentino Rossi dan Fenomena Industri Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kCIDRJwjXvM/SZkuPiUMdnI/AAAAAAAAACQ/dgKzJ25P6FU/s1600-h/vale-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kCIDRJwjXvM/SZkuPiUMdnI/AAAAAAAAACQ/dgKzJ25P6FU/s320/vale-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303320880649893490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin,9 Februari 2009, Valentino Rossi, Pembalap MotoGP kenamaan datang ke Jakarta, ia hendak menyapa para penggemarnya di negeri ini.  Baginya, Indonesia mempunyai tempat khusus dalam perjalanan karir dan hidupnya, sebab ia pertama kali naik ke podium kehormatan sebagai pemenang manakala ia berlaga di sirkuit Sentul, pada 1996, saat ia masih bersama Honda.&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa antusiasme para penggemarnya di Jakarta, mereka menyambut semenjak dari bandara, sampai pada venue yang disediakan oleh panitia, yaitu Istora. Sayang, nampaknya panitia over dalam menampilkan Rossi di depan pengunjung yang ribuan jumlahnya di Istora, Rossi 'disajikan' didepan para pengagumnya dengan bumbu tarian dari wanita-wanita yang berpakaian norak dan seronok. Nampaknya panitia tidak paham benar dengan para penggemar Rossi, sesungguhnya Rossi zonder mereka (wanita-wanita penari berpakaian norak dan seronok) tetaplah menarik dan mempesona, sebab disamping kepribadiannya yang hangat, ramah dan santun, juga (dan ini yang paling penting) kepandaian dia mengendalikan motor dan keberanian dia melakukan manuver di tiap tikungan di lintasan balap. Justru penampilan para penari (wanita-wanita berpakaian norak dan seronok)tersebut kontra produktif adanya, sebab keberadaan mereka  'menganggu pemandangan' bagi penggemar Rossi.&lt;br /&gt;Nampaknya panitia bukan saja tidak paham, tapi mereka juga merupakan sebagian orang yang gemar mengeksploitasi para perempuan untuk kepentingan industri mereka, mereka berpikir bahwa tanpa penampilan wanita-wanita penari berpakaian norak dan seronok, apa yang mereka sajikan tidak akan diminati oleh para pelanggan/costumer, sungguh sebuah ironi yang memilukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-7677367383298027322?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/7677367383298027322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=7677367383298027322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7677367383298027322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7677367383298027322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/02/valentino-rossi-dan-fenomena-industri.html' title='Valentino Rossi dan Fenomena Industri Kita'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kCIDRJwjXvM/SZkuPiUMdnI/AAAAAAAAACQ/dgKzJ25P6FU/s72-c/vale-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-7685484220448358029</id><published>2009-02-03T14:41:00.000+07:00</published><updated>2009-02-09T11:20:48.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tata Negara'/><title type='text'>Komisi-Komisi Negara Dalam Sistem Ketatanegaraan Kita</title><content type='html'>Amandemen yang dilakukan terhadap Undang-Undang Dasar 1945 membawa implikasi pada perubahan sistem ketatanegaraan kita, hal tersebut bisa kita lihat apabila kita mengamati pemilahan pada lembaga negara yang ada. Ambil contoh; bila sebelum amandemen, kita mengenal adanya lembaga tinggi negara dan lembaga tertinggi negara, maka setelah amandemen, dikotomi tersebut sirna, demikian juga kita mengalami penambahan beberapa lembaga, yang semula belum kita kenal keberadaannya, namun pasca perubahan/amandemen UUD 1945, lembaga-lembaga tersebut muncul. &lt;br /&gt;Secara sederhana sistem ketatanegaraan  kita dapat saya deskripsikan sebagai berikut;&lt;br /&gt;1. Lembaga Negara (LN) Institusi ini eksistensinya termaktub dalam UUD 1945, diantaranya: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD),  Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Presiden, Makhkamah Agung (MA), Makhkamah Konstitusi (MK), dan  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Komisi Yudisial (KY), saya pernah menginventarisir perbedaan penafsiran antara Baharudin Aritonang (Anggota BPK) dan Jimly Asshidiqi (yang waktu itu menjabat sebagai ketua Makhkamah Konstitusi)  yang berbeda pendapat antara menurut  Baharudin KY sejajar dengan lembaga-lembaga negara di atas, namun menurut  Jimly tidak sejajar. Kemudian kita juga mendapati Bank Indonesia (BI)  dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam UUD juga dicantumkan, untuk kemudian pengaturannya di-breakdown ke dalam bentuk Undang-Undang, khusus untuk KPU, di dalam Undang-Undang Dasar ditulis dengan huruf kecil, yaitu komisi pemilihan&lt;br /&gt;2. Lembaga Pemerintahan, yang secara umum bisa didefinisikan sebagai salah satu institusi kelengkapan negara, dengan fungsi utama menjalankan pemerintahan, eksistensinya termaktub dalam UUD 1945, kemudian dibreakdown ke dalam Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden, adapun bentuk lembaganya secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu;&lt;br /&gt; A. Kementrian Negara, yang berjumlah  36 kementrian, baik yang level departemen  &lt;br /&gt;      maupun non departemen (seperti misalnya Kementrian Pemuda dan Olah Raga)&lt;br /&gt; B. Lembaga Pemerintahan Non Departemen (LPND), diidentifikasi ada sekitar 25, &lt;br /&gt;      contoh lembaga-lembaga tersebut seperti; Badan Intelijen Negara (BIN), Badan &lt;br /&gt;      Pertanahan Nasional (BPN), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),  &lt;br /&gt;      Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pengawas Obat &lt;br /&gt;dan Makanan (BPPOM), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), BPPT, BATAN, BAPETEN, BAKOSURTANAL, BPHN. Lembaga-lembaga tersebut bertanggung jawab kepada Presiden.&lt;br /&gt;3. Lembaga Kuasi Negara, Adalah lembaga yang dibentuk sebagai salah satu cara guna menangani masalah-masalah tertentu sesuai bidangnya. Oleh Baharudin Aritonang didefinisikan sebagai; Lembaga masyarakat yang diformalkan sehingga mengambil peran  kewenangan negara dalam bidang masing-masing, dengan kata lain Lembaga Kuasi Negara, atau State Auxalary Bodies, yaitu Lembaga yang dibentuk atau didirikan untuk menangani masalah-masalah khusus sesuai dengan spesifikasinya, yang pada umumnya pendiriannya merupakan sebuah reaksi atas ketidakmampuan institusi yang ada menangani masalah tersebut, struktur dan cara kerja lembaga tersebut bersifat independen, meskipun demikian supratruktur dan infrastrukturnya disediakan oleh negara.  &lt;br /&gt; Pada hakikatnya, lembaga kuasi negara merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kemudian diformalkan menjadi Lembaga Negara, kita bisa melihat hal tersebut, sebagai sample; adalah sebuah lembaga perlindungan anak yang ada di Jepang, semula lembaga tersebut merupakan sebuah LSM, namun karena kinerja dan eksistensinya sangat bermakna bagi pemerintah dan masayarakat, maka kemudian lembaga tersebut diformalkan menjadi lembaga negara. &lt;br /&gt;Di Indonesia, secara umum, yang mendasari pembentukan lembaga ini ada dua alasan;&lt;br /&gt;1. Karena tidak adanya lembaga dalam struktur resmi kenegaraan kita yang secara spesifik menangani masalah tersebut, seperti misalnya; Komnas HAM, yang dibentuk sebagai komisi negara pertama yang dibentuk, disampaing sebagai bentuk akomodasi terhadap mengemukanya dorongan wacana penegakan Hak Asasi Manusia, juga dikarenakan tidak adanya lembaga yang secara spesifik menangani masalah Hak Asasi Manusia.&lt;br /&gt;2. Sebagai salah satu kanal bagi terciptanya/terselenggaranya pemerintahan yang bersih dan berwibawa, hal tersebut didasari pada realitas bahwa beberapa lembaga negara  dan pemerintahan  yang ada belum mampu menjalankan perannya secara optimal, misalnya Komisi Pemilihan Umum dibentuk sebagai alternatif  penanganan kasus-kasus korupsi yang sedemikian parah di negeri ini, sebab aparat hukum yang ada (seperti Kepolisian dan Kejaksaan) dianggap tidak mampu menangani masalah tersebut. &lt;br /&gt;Dasar Hukum Lembaga-lembaga tersebut beragam; ada yang berdasarkan Undang-Undang Dasar seperti misalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU), Undang-Undang seperti mislanya Komnas HAM, PP, Perpres, Kepmen   s&lt;br /&gt;     Adapun nama lembaga Kuasi Negara tidak selalu Komisi, namun ada juga yang nama Lembaga, contoh Lembaga Perlindungan Saksi dan   Korban&lt;br /&gt;Bila diilustrasikan dalam bentuk denah, maka tampilannya seperti di bawah ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lembaga Negara                DPR, DPD, MPR, Presiden, MA, MK, &lt;br /&gt;KY, BI, KPU (Eksistensisnya merupakan amanah dari UUD 1945, sementara teknis pengaturan operasionalnya dituangkan dalam bentuk Undang-Undang.&lt;br /&gt;2. Lembaga  Pemerintah           Kementrian Negara (Baik yang berbentuk,Menko, Departemen, maupun Non-Departemen), jumlahnya ada 36. Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) ada 25; BIN, BPN, BKPN, BPKP, Badan POM,  LIPI, BPPT, BATAN, BAPETEN, BAKOSURTANAL, BPHN.&lt;br /&gt;3. Lembaga Kuasi Negara    Komisi-Komisi (Negara) yang saya maksud, ada-pun dasar pendiriannya ada yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar (UUD), UU, Perpres, Kepress dan Kepmen.&lt;br /&gt;Adapun jumlah Komisi Negara yang ada sampai saat ini adalah;&lt;br /&gt;1. Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia)&lt;br /&gt;2. KPAI (Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia), atau juga dikenal sebagai Komnas Anak &lt;br /&gt;3. KPU (Komisi Pemilihan Umum)&lt;br /&gt;4. Komnas Perempuan (Komisi Nasional Perempuan), juga disebut sebagai Komisi Nasional Perlindungan terhadap Perempuan&lt;br /&gt;5. Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional)&lt;br /&gt;6. KY (Komisi Yudisial)&lt;br /&gt;7. KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha)&lt;br /&gt;8. Komisi Kejaksaan&lt;br /&gt;9. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) &lt;br /&gt;10. Komisi Ombudsman&lt;br /&gt;11. KHN (Komisi Hukum Nasional)&lt;br /&gt;12. Komnas FPBI (Komisi Nasional Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi   &lt;br /&gt;      Pandemi Influenza,  Komisi Nasional Flu Burung)&lt;br /&gt;13. Komnas LANSIA (Komisi Nasional Lanjut Usia)&lt;br /&gt;14. KPI  (Komisi Penyiaran Indonesia )&lt;br /&gt;15. Komisi Konstitusi&lt;br /&gt;16. Komisi Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;17. Komisi Informasi&lt;br /&gt;18. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi&lt;br /&gt;19. Komisi Pengawas Penyeleggaraan Haji&lt;br /&gt;20. Komisi Independen Pengusutan Tindak Kekerasan di Aceh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain yang disebutkan di atas, masih ada lagi lembaga Kuasi Negara yang kedudukannya sejajar dengan Komisi-Komisi Negara, namun berbeda namanya, diantaranya;&lt;br /&gt;1. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban&lt;br /&gt;2. Konsil Kedokteran Indonesia&lt;br /&gt;3. Komite Nasional Keselamatan Trasnportasi (KNKT)&lt;br /&gt;4. Komite Olah Raga Nasional Indonesia&lt;br /&gt;5. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK)&lt;br /&gt;6. Komite Antar Depertemen Bidang Kehutanan&lt;br /&gt;7. Komite Penilaian Independen&lt;br /&gt;8. Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK)&lt;br /&gt;9. Komite Standard Nasional Untuk Satuan Ukuran&lt;br /&gt;10. Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak&lt;br /&gt;11. Komite Penanganan Perdagangan Indonesia&lt;br /&gt;12. Komite Anti Dumping Indonesia&lt;br /&gt;Kemudian ada sejumlah lembaga yang namanya berbeda, yaitu menyandang nama Dewan, namun berbeda dari Dewan Perwakilan Rakyat,  namun memiliki fungsi yang hampir sama dengan beberapa lembaga yang tersebut di atas, lembaga-lembaga tersebut diantaranya adalah;&lt;br /&gt;1. Dewan  Pertimbangan Presiden (Wantimpres)&lt;br /&gt;2. Dewan Pers&lt;br /&gt;3. Dewan Maritim Indonesia&lt;br /&gt;4. Dewan Gula Nasional&lt;br /&gt;5. Dewan Ketahanan Pangan&lt;br /&gt;6. Dewan Buku Nasional&lt;br /&gt;7. Dewan Penerbangan Antariksa Nasional&lt;br /&gt;8. Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia&lt;br /&gt;9. Dewan Riset Nasional&lt;br /&gt;10. Dewan Ketahanan Nasional&lt;br /&gt;11. Dewan Pengarah LEMHANAS&lt;br /&gt;12. Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah&lt;br /&gt;Kita juga menemukan sejumlah insititusi negara/pemerintah, yang merupakan penambahan dari sekian banyak yang sudah ada, diantaranya adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Penyandang Cacat&lt;br /&gt;2. Lembaga Sensor Film&lt;br /&gt;3. Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum&lt;br /&gt;4. Badan Akreditasi Nasional, Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;5. Badan Akreditasi Nasional, Sekolah/Madrasah&lt;br /&gt;6. Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal&lt;br /&gt;7. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (LAPINDO?)&lt;br /&gt;8. Badan Pengembangan KAPET&lt;br /&gt;9. Badan Narkotika Nasional&lt;br /&gt;10. Bakornas PBP&lt;br /&gt;11. Badan Pengelolaan Geloran Bung Karno&lt;br /&gt;12. Badan Pengelola Kawasan Kemayoran&lt;br /&gt;13. Badan Pertanahan Nasional&lt;br /&gt;14. Badan Pengelola PUSPITEK&lt;br /&gt;15. Badan Pertimbangan Perfilman Nasional&lt;br /&gt;16. Badan Nasional Sertifikasi Profesi&lt;br /&gt;17. Badan Koordinasi Penempatan TKI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagian kalangan memandang bahwa jumlah Lembaga Kuasi Negara/ Komisi-Komisi Negara tersebut terlalu banyak, sehingga bukan saja merupakan cerminan buruk birokrasi di negeri ini, realitas tersebut juga berimplikasi pada kurang efesiennya anggaran yang harus dikeluarkan oleh pemerintah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-7685484220448358029?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/7685484220448358029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=7685484220448358029' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7685484220448358029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/7685484220448358029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/02/komisi-komisi-negara-dalam-sistem.html' title='Komisi-Komisi Negara Dalam Sistem Ketatanegaraan Kita'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-849691866790535054</id><published>2009-01-28T13:55:00.000+07:00</published><updated>2009-01-28T14:36:08.362+07:00</updated><title type='text'>Direktori Perpustakaan di DKI Jakarta</title><content type='html'>Saya bersyukur, dalam pekerjaan saya, tidak dituntut untuk senantiasa stay di kantor, dengan kata lain, saya  bukan orang belakang meja,melainkan orang lapangan, kondisi seperti itu membuat saya sering kali punya waktu luang, sebab pada saat tidak ada janji atau pekerjaan dengan costumer, dan urusan di kantor pun beres, maka selebihnya ada peluang bagi saya untuk memanfaatkan waktu tersebut, pelampiasan saya dalam mengisi waktu luang tidak lain dan tidak bukan adalah perpustakaan, saya gemar ke perpustakaan, sebab disamping merupakan gudang ilmu pengetahuan, perpustakaan juga merupakan satu tempat yang amat tenang, sehingga terasa nyaman dan santai.&lt;br /&gt;Tidak ada salahnya bila saya membagi informasi kepada Anda seputar keberadaan perpustakaan yang ada di  wilayah DKI Jakarta, dengan harapan dapat membantu Anda menemukan tempat yang tepat apabila ada diantara Anda yang bermaksud mengunjungi perpustakaan guna mendapatkan rujukan dan inforamasi dalam menyelesaikan tugas Anda;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa perpustakaan yang ada di Jakarta;&lt;br /&gt;1. Aksara Foundation&lt;br /&gt;Jl. Arco Raya Cipete Selatan&lt;br /&gt;Jakarta Selatan 12410&lt;br /&gt;Telp. 75905521, 75905523 Fax. 7652480&lt;br /&gt;www.aksara.or.id&lt;br /&gt;2. Asean Secretariat&lt;br /&gt;Jl. Sisingamangaraja No 70 A Jakarta Selatan 12110&lt;br /&gt;Telp. 7262991 Ext. 200 Fax. 7398234&lt;br /&gt;www.aseansec.org&lt;br /&gt;3. Badan Pusat Statistik&lt;br /&gt;Jl. Dr. Sutomo No. 6-8 Jakarta 10710&lt;br /&gt;Telp. 3810291-4, 3841195, 3842508 ext. 3240&lt;br /&gt;Fax. 3857046&lt;br /&gt;www.bps.go.id&lt;br /&gt;4. CSIS Library&lt;br /&gt;Jl. Tanah Abang III No. 24&lt;br /&gt;Tanah Abang Jakarta Pusat&lt;br /&gt;(sedang direovasi, tutup, buka kembali pada Januari 2011)&lt;br /&gt;www.csis.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Centre for Local Government Innovation&lt;br /&gt;Jl. Sumatra No. 4 Menteng Jakarta Pusat10350&lt;br /&gt;Telp. 3918704, 3902422, 3153987&lt;br /&gt;Fax. 336145&lt;br /&gt;www.clgi.org&lt;br /&gt;6. Central Bank (Bank Indonesia)&lt;br /&gt;Jl. MH Thamrin No. 2 Jakarta Pusat 10110&lt;br /&gt;Telp. 3817187 Fax. 3501867&lt;br /&gt;7. Freedom Institute&lt;br /&gt;Jl. Irian No. 8 Menteng Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Telp. 31909226, 31909227, Fax. 3916981&lt;br /&gt;8. Habibie Centre&lt;br /&gt;Jl. Kemang Selatan No. 98 Jakarta 12150&lt;br /&gt;Telp. 78178211, Fax. 7817212&lt;br /&gt;9. International NGO Forum on Indonesia Development&lt;br /&gt;Jl. Mampang prapatan XI No.32 Jakarta Selatan 12790&lt;br /&gt;Telp. 791-96721, 79196721, fax. 7941577&lt;br /&gt;www.infid.or.id&lt;br /&gt;10. Institiut Studi Arus Informasi (ISAI)&lt;br /&gt;Jl. Utan Kayu No 68H Jakarta 13210&lt;br /&gt;Telp. 8573388 ext. 104 fax. 8573387&lt;br /&gt;www.isai.or.id&lt;br /&gt;11. IRC US Embasy&lt;br /&gt;Jl. Medan Merdeka Selatan 4-5 Jakarta 10110&lt;br /&gt;Telp. 3508467, 34359519&lt;br /&gt;www.Usembassyjakarta.org&lt;br /&gt;12. Japan Foundation&lt;br /&gt;Gedung Sumitmas I Lt. 2-3&lt;br /&gt; Jl. Jendral Sudirman Kav. 61-62&lt;br /&gt; Telp. 5201266, 5255159&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Komnas HAM&lt;br /&gt;Jl. Latuharhary No 4B Menteng Jakarta Pusat 10310&lt;br /&gt; Telp. 3925230, ext.  108-109 fax. 3925227&lt;br /&gt; www.komnasham.or.id&lt;br /&gt;14. LPPM&lt;br /&gt;Menteng Raya No. 9 Jakarta 10340&lt;br /&gt; Telp. 2300313, ext 1961, 1163&lt;br /&gt; Direct 3902572, fax. 2302051&lt;br /&gt; www.lpppm.ac.id&lt;br /&gt;15. Perpustakaan Umum Daerah&lt;br /&gt;Gedung Nyi Ageng Serang lt 7-8&lt;br /&gt;Jl. HR Rasuna Said Kuningan&lt;br /&gt; Telp. 5263241, 5263242, 5263243&lt;br /&gt;16. Perpustakaan Nasional&lt;br /&gt;Jl. Salemba Raya 28A Jakarta Pusat 10430&lt;br /&gt;Telp. 3156149, 3101411&lt;br /&gt;www.pnri.go.id&lt;br /&gt;17. PDII LIPI&lt;br /&gt;Jl. Jend. Gatot Subroto No 10 Jakarta 12190&lt;br /&gt;Telp. 57333465, 5250719, fax 5733467&lt;br /&gt;www.pdii.lipi.go.id&lt;br /&gt;18. Perpustakaan Umum Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Jl. Tanah Abang I (Samping kantor Walikota)&lt;br /&gt; Jakarta Pusat&lt;br /&gt;19. Pusat Informasi Kompas&lt;br /&gt;Jl. Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270&lt;br /&gt; Telp. 5347710, 5347720, 5347730, fax 5347743&lt;br /&gt;20. RIDEP Institute&lt;br /&gt;Jl Utan Kayu Raya No. 69D&lt;br /&gt; Jakarta 13210&lt;br /&gt; Telp. 8196560, 8196489&lt;br /&gt;21. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia&lt;br /&gt;Jl. Pancoran Barat VII No. 1&lt;br /&gt;Duren Tiga Jakarta Selatan 12760&lt;br /&gt;Telp.79191255, 7971378&lt;br /&gt;www.ylki.org&lt;br /&gt;22. Library @ Senayan&lt;br /&gt;Gedung Depdiknas Lt. I, Jl. Jend. Sudirman Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain beberapa dari yang sudah saya tuliskan di atas, masih banyak perpustakaan yang terdapat di DKI Jakarta dan sekitaranya, seperti misalnya di sekolah-sekolah, kampus-kampus, dan juga berbagai tempat atau lembaga lainnya.&lt;br /&gt;Secara umum, kondisi perpustakaan yang ada memang cukup baik, meski kita tidak pungkiri masih terdapat beberapa kekurangan, diantaranya yang bisa saya kemukakan adalah;&lt;br /&gt;1. Jam buka perpustakaan-perpustakaan tersebut (dan memang perpustakaan pada umumnya di Indonesia) masih sangat terbatas, yaitu hanya pada jam kerja saja. Idealnya jam buka perpustakaan , sebagaimana di negara-negara maju, sampai melampaui jam kerja, sampai jam 24.00 misalnya, bahkan konon kabarnya ada perpustakaan yang buka selama 24 jam.&lt;br /&gt;2. Pelayanan dari para petugas di beberapa perpustakaan tersebut masih belum maksimal, mental feodal nampak masih mendominasi cara kerja mereka, terutama pada perpustakaan yang dimiliki oleh pemerintah.&lt;br /&gt;3. Satu-satunya perpustakaan umum yang terlihat sudah banyak berbenah adalah Perpustakaan Nasional, yang berada di Jl. Salemba Raya No 28A. Disana kita bisa menikmati akses internet gratis, sebab perpustakaan tersebut memang sudah dilengkapi dengan fasilitas Hot Spot, jadi kita tinggal membawa laptop yang ada fasilitas Wi-Fi nya, maka kita sudah bisa mengakses internet free. Perubahan lain yang bisa kita nikmati adalah, pembuatan kartu anggota yang tidak memerlukan waktu lama dengan biaya yang relatif  murah, waktu pembuatan kartu tidak lebih dari 10 menit, adapun biayanya Rp. 10.000,- untuk kalangan pelajar dan mahasiswa, dan Rp. 15 000, untuk golongan umum. Selain dari itu, waktu buka perpustakaan juga relatif lebih lama, yaitu pada hari Senin sampai Kamis dari jam 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.30, adapun pada hari Jumat tutup pada pukul 17.00 WIB, sedangkan pada hari Sabtu buka mulai pukul 09.30 sampai pukul 12.00 WIB.&lt;br /&gt;4. Fasilitas pendukung fital sebuah perpustakaan adalah  mesin foto copy, jarang sekali perpustakaan yang menyediakan sarana tersebut, kalaupun ada, justru biayanya berkali-lipat lebih mahal bila dibandingkan dengan biaya foto copy di luar perpustakaan, hal tersebut bias kita temui pada Perpustkaan Nasional maupun Library @ Senayan, serta Perpustakaan CSIS.&lt;br /&gt;5. Satu hal yang sangat ironis terjadi di di Library @ Senayan, perpustakaan yang nota bene milik pemerintah (Departemen Pendidikan Nasional) seakan mempelopori untuk menjadikan perpustakaan sebagai lahan guna memperoleh sejumlah dana dari masyarakat (dalam hal ini pengunjung perpustakaan), sebagai contoh, di Library @ Senayan, pengunjung yang akan menjadi member diberikan tawaran untuk memilih satu diantara tiga kelas/golongan membership yang ada, semakin tinggi gridnya, maka semakin mahal juga harganya. Demikian juga dalam hal akses internet, pengunjung yang merupakan member diberi akses berdasarkan kategori membrshipnya, adapun pengunjung yang  bukan member akan dikenai biaya akses sekian kali lipat lebih mahal bila dibandingkan dengan biaya akses internet di Warung Internet, belum lagi fasilitas mesin foto copy, juga menjadi sarana yang basah guna meraih dana sebanyak-banyaknya, dengan tujuan yang tidak jelas, sebab bila alasannya adalah untuk biaya perawatan atau operasional, bukankah perpustakaan tersebut sudah didanai dengan dana dari pemerintah (APBN atau anggaran lainnya)? Dan juga, bukankah koleksi perpustakaan tersebut merupakan hibah dari The British Council?&lt;br /&gt;Miris memang, disaat masyarakat dituntut untuk gemar membaca, perpustakaan milik pemerintah justru membikin peraturan yang kontraproduktif dengan tuntutan tersebut. Kapan bangsa ini akan mengejar ketertinggalan, bila untuk ke perpustakaan saja malah dihadang dengan aneka problema yang tak jarang menyebalkan.&lt;br /&gt;Semoga informasi di atas bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-849691866790535054?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/849691866790535054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=849691866790535054' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/849691866790535054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/849691866790535054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/01/direktori-perpustakaan-di-dki-jakarta.html' title='Direktori Perpustakaan di DKI Jakarta'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4496992810864847055</id><published>2009-01-14T14:27:00.000+07:00</published><updated>2009-02-09T11:23:47.958+07:00</updated><title type='text'>Hujan di Jakarta dan di Gaza</title><content type='html'>Terhitung sejak hari Senin 12 Januari 2008, setiap hari diguyur hujan, bahkan hujan dimulai dari subuh, waktu siang hari hujan juga tetap rajin mengguyur ibukota, meski diselingi reda beberapa saat, namun kemudian turun lagi, otomatis kondisi tersebut menganggu aktivitas sebagian warga, terutama mereka yang melakukan aktivitas di luar ruangan (out door), bahkan bagi mereka yang beraktivitas dan bekerja di dalam ruangan (kantor misalnya) pun banyak yang merasa terganggu, sebab pada saat berangkat dan pulang mereka tak jarang diguyur hujan. Bahkan sebagian rumah warga sudah terendam banjir, ketika hujan tak henti turun di ibukota.&lt;br /&gt; Namun apalah artinya ‘gangguan’ yang kita alami di negri ini, jika memang hujan kita anggap sebagai gangguan, bila dibandingkan apa yang tengah dialami oleh suadara-saudara kita di Jalur Gaza; hujan yang turun di wilayah mereka bukan berupa air, juga bukan hujan batu yang mereka alami, padahal membayangkankan pun kita tak sanggup, bagaimana rasanya bila terjadi hujan batu, tapi hujan yang dialami oleh saudara-saudara kita adalah ‘hujan’ yang jauh lebih mengerikan bila dibandingkan dengan hujan batu sekalipun, baik dari intensitas maupun akibat yang ditimbulkannya.&lt;br /&gt; Yang menghujani saudara-saudara kita di Jalur Gaza (sekali lagi bukan air atau batu) melainkan berton-ton bom, mortir, roket dan juga aneka jenis persenjataan yang mematikan, bahkan banyak kalangan yang mensiyalir saudara-saudara kita di Gaza juga dihujani dengan Fosfor Putih yang bila mengenai kulit mengakibatkan luka bakar yang teramat mengerikan. &lt;br /&gt; Akibat ‘hujan’ yang  ditimbulkan adalah rusaknya bangunan,gedung-gedung, dan juga pemukiman atau rumah-rumah penduduk, tak luput Masjid dan Rumah Sakit, yang paling memilukan bila kita melihat kenyataan; hujan tersebut tanpa ampun membantai saudara-saudara kita yang ada disana, tak peduli mereka combatan, penduduk sipil, dokter, wartawan, anak-anak, perempuan, orang tua atau siapapun.&lt;br /&gt; ‘Hujan’ tersebut tidak saja menebarkan kematian, tapi juga meninggalkan luka yang tak terperi pada saudara-saudara kita di sana, belum lagi bila kita menyaksikan dampak psikologis yang terjadi pada anak-anak yang mengalami peristiwa ‘hujan’ tersebut.&lt;br /&gt; ‘Hujan’ yang terjadi di Gaza bukan baru 3 atau 4 hari, tapi sampai kini sudah memasuki hari ke 19, ‘hujan’ tersebut tiada henti turun, siang, sore, malam dan di pagi hari. Dan entah sampai kapan akan berhenti. Salah satu stasiun televisi nasional kita mengatakan, akankah pembantaian ini hanya akan berakhir sampai darah terakhir menitik dari putra-putri Palestina?&lt;br /&gt; Bila hujan mendera di negeri kita hanya turun dari langit, lain pula ‘hujan’ yang turun di Jalur Gaza, bukan sekedar dari langit/udara, namun juga dari laut, dan daratan, bukan hanya dari timur atau barat, namun dari 8 arah penjuru mata angin, saudara-saudara kita dihujani dengan persenjataan mematikan. Tak kenal ampun membantai siapa saja yang dikehendaki.&lt;br /&gt; Bila hujan yang terjadi di Jakarta adalah sebentuk anugrah ilahi, lain pula ‘hujan’ yang terjadi di sana, adalah ‘hujan’ yang dimuntahkan oleh serdadu Zionis Yahudi Israel. Segolongan manusia terkutuk turun-temurun. Mereka adalah satu komunitas yang tidak pernah memahami bahasa selain perang, menindas dan memusnahkan siapa saja yang dianggap menghalangi mereka, lebih khusus lagi adalah kaum muslimin. Satu bangsa yang dari waktu kewaktu selalu berbuat licik, aniaya dan khianat. Satu bangsa yang tak punya adab dan tata karma. Lihat, sudah berapa banyak perjanjian yang mereka ingkari, berapa banyak resolusi (PBB) yang mereka kangkangi dan juga berapa banyak kaum muslimin mereka bantai.&lt;br /&gt; Liga Arab dan ‘Hujan’ itu&lt;br /&gt; Kita jadi makin merasa pilu, menyaksikan para pemimpin Negara-negara Islam diam seribu bahasa, seakan mereka tidak melihat dan mendengar apa yang dialami oleh saudara-saudara mereka di bumi Palestina, para tetangga Palestina diam membisu, seakan mereka tidak mendengar dan melihatnya. Negara-negara Arab itu, bungkam, diam dan merasa sangat tenang dan nyaman bergelimang kekayaan. Liga Arab yang semestinya menjadi pemersatu bangsa-bangsa Arab (dan Muslim) menghadapi kesewenag-wenangan kaum Kafir Zionis Israel, nyatanya sekarang seperti lumpuh, buta dan bisu, tak berdaya sama sekali&lt;br /&gt; Sekilas profil Liga Arab; Ketika pertama kali didirikan, yaitu pada waktu penandatangan Pact of The League of Arab States 1945 keanggotaan organisasi ini hanya terdiri dari 7 negara saja yakni, &lt;br /&gt;1. Mesir&lt;br /&gt;2. Irak&lt;br /&gt;3. Lebanon&lt;br /&gt;4. Arab Saudi&lt;br /&gt;5. Suriah&lt;br /&gt;6. Yordania, dan&lt;br /&gt;7. Yaman&lt;br /&gt;Kemudian berturut-turut negara yang bergabung adalah;&lt;br /&gt;1.  Algeria (1962)&lt;br /&gt;2. Bahrain (1971)&lt;br /&gt;3. Comoros (1993)&lt;br /&gt;4. Djibouti (1977)&lt;br /&gt;5. Kuwait (1961)&lt;br /&gt;6. Libya (1953)&lt;br /&gt;7. Mauritania (1973)&lt;br /&gt;8. Maroko (1958)&lt;br /&gt;9. Oman (1971)&lt;br /&gt;10. Qatar (1971)&lt;br /&gt;11. Somalia (1974)&lt;br /&gt;12. Yaman Selatan (1967)&lt;br /&gt;13. Sudan (1956)&lt;br /&gt;14. Tunisia (1958)&lt;br /&gt;15. Uni Emirate Arab (1971)&lt;br /&gt;Salah satu pengecualian adalah ketika pada tahun 1976 organisasi Pembebasan Palestina atau PLO (Palestine Liberation Organisation) diterima menjadi anggota Liga Arab yang ke-16, padahal PLO bukan sebuah negara yang berdaulat akan tetapi merupakan sebuah bentuk organisasi internal Palestina. Penunjukan ini didasarkan atas semangat kebersamaan negara-negara Arab terhadap agresi militer Israel ke tanah Palestina, namun sekarang posisi PLO telah digantikan oleh Palestina. &lt;br /&gt;Kemudian pada tahun 1979, keanggotaan Mesir dalam Liga Arab dicabut karena Mesir terbukti menandatangani Perjanjian Damai dengan Israel. Dan kantor pusat Liga Arab yang sebelumnya berkedudukan di Kairo, Mesir dipindahkan ke Tunis, Tunisia. Akhirnya delapan tahun kemudian, yakni tahun 1987 para pemimpin dunia Arab memutuskan untuk memperbaharui kembali hubungan diplomatik dengan Mesir dan tahun 1989 Mesir diterima kembali menjadi anggota Liga, disamping itu juga kantor pusat Liga dikembalikan kembali ke Kairo. &lt;br /&gt;Selain itu, Liga Arab juga memiliki negara pengamat (observer country). Observer country ini berperan sebagai pihak pengamat atau pemerhati terhadap semua kegiatan Liga dengan tujuan untuk menjaga independensi Liga. Sebuah observer country tidak memiliki hak dan kewajiban sebagaimana yang dimiliki oleh negara anggota. Sejauh ini telah ada 3 negara yang sekarang menjadi negara pengamat yaitu Eritrea (sejak 2003), Venezuela (2006) dan India (2007).&lt;br /&gt;Proses penerimaan anggota Liga tertuang pada Pasal I dan terbuka bagi negara-negara Arab yang merdeka yang kemudian “akan mempunyai hak untuk memasuki Liga”. Namun demikian, keanggotaan dari negara-negara Libya, Sudan, Maroko, Tunisia, Bahrain, Qatar, Oman, Mauritania, dan Uni Emirat Arab dilakukan dengan permohonan, dan “penerimaan” atas permohonan itu di lakukan oleh Council, sehingga dalam prakteknya keanggotaan itu tidak lagi dipandang sebagai suatu hak. &lt;br /&gt;Dari sekian banyak anggota Liga Arab dua negara telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, yaitu Mesir dengan konsesi dikembalikannya Gurun Sinai, dan Yordania mendapat konsesi Dataran Tinggi Golan.&lt;br /&gt; Ada beberapa sinyalemen kenapa mereka diam membisu atas pembantai yang terjadi di Palestina, diantaranya;&lt;br /&gt;1. Para pemimpin Arab diajngkiti penyakit ‘hubbud dunya’ (cinta dunia) yang demikian akut, mereka khawatir akan kehilangan kekuasaan dan pengaruhnya yang mereka nikmati selama ini. Sebagai contoh; ketika Saddam Hussein masih hidup, Raja Arab Saudi sangat takut bila Saddam terus meluaskan kekuasaannya, kemudian sampai ke tanah Saudi Arabia, Raja Saudi takut ia kehilangan tahtanya bila Saddam mampu menguasai Saudi Arabia, demikian juga ketakutan yang dialami Raja Saudi melihat kenyataan Iran. Sang Raja khawatir, Iran mampu memperluas pengaruh dan kekuasaan di kawasan Timur Tengah, sehingga lambat laun, akan merongrong kekuasaan yang dimilikinya selama ini.&lt;br /&gt;2. Ketakutan tersebut membuat sebagian pemimpin negara-negara Arab tersebut (wa bilkhusus Saudi Arabia) mencari sandaran kepada negara Barat, yang mereka anggap mampu melindungi kekuasaan dan kepentingan mereka dari yang mereka khawatirkan selama ini, seperti misalnya, Saddam Hussein (Almarhum), Iran (dengan Ahmadinejad), HAMAS, Hizbulloh dan semua yang mereka anggap sebagai ancaman. Negara yang paling mereka jadikan sandaran utama dalah Amerika, kenyataan memang menunjukkan bagaimana Amerika dengan senang hati menjadi sekutu Saudi Arabia dan Mesir, tentu saja persekutuan tersebut tidaklah ‘gratis’, melainkan ada konsesi-konsesi yang harus disepakati diantara mereka. Kita bias melihat implikasi yang muncul dari adanya persekutuan tersebut, dintaranya; Saudi Arabia menutup mata dan hati mereka atas penderitaan yang dialami oleh kaum muslimin di tanah Palestina.&lt;br /&gt;3. Sebagian pemimpin negara Arab memang sudah dilenakan dengan kekayaan harta melimpah ruah, yang bukan membuat mereka peduli atau care,tapi kekayaan tersebut malah membutakan mata hati mereka.&lt;br /&gt;4. Bukan rahasia lagi, bahwa ego ‘asobiyah mereka sangat kuat sekali, hal tersbut tidak saja mereka prinsipkan pada asal-usul maupun keturunan, namun juga menyangkut masalah fikroh, serta manhaj, artinya akibat dari kuatnya ‘ashobiyah tersebut membuat mereka akan sangat selektif dalam membantu dan menolong pihak lain, bila yang tengah mengalami musibah tersebut tidak satu suku, fikroh atau juga satu manhaj.&lt;br /&gt;5. Kekayaan harta melimpah ruah mengikis habis daya juang para pemimpin negara-negara Arab, sehingga; “kenapa mesti susah-susah membantu rakyat Palestina, dengan segudang resiko yang mesti ditanggung, sedangkan kami sedang enak-enaknya menikmati hidup ini”?&lt;br /&gt;Kita berdoa, semoga Allah Swt. segera membukakan pintu hati mereka, semoga penderitaan bangsa Palestina segera berakhir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4496992810864847055?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4496992810864847055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4496992810864847055' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4496992810864847055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4496992810864847055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2009/01/hujan-di-jakarta-dan-di-gaza.html' title='Hujan di Jakarta dan di Gaza'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-2897943915607056527</id><published>2008-12-18T15:58:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T11:56:32.071+07:00</updated><title type='text'>Percik Permenungan</title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;“…….Ini adalah pertarungan antara Kapitlisme Anglo Saxon dengan Kapitalisme Eropa Daratan”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Demikian kata Christine Lagarde, Menteri Keuangan Prancis, dalam pertemuan di Sao Paolo Brazil, menjelang pertemuan G 20, pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;minggu pertama November 2008 lalu, ia tengah mengambarkan perdebatan yang terjadi dalam pertemuan tersebut, pokok masalah perdebatan adalah; apakah ekonomi liberal yang ada saat ini dibiarkan sebebas-bebasnya sehingga dengan sendirinya pada saatnya nanti akan mencapai titik keseimbangan, atau masih tetap diperlukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya regulasi dari pemerintah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari kejadian diatas, semakin menyadarkan kita bahwa saat ini praktis yang menguasai ideologi ekonomi dan politik adalah kaum kapitalis, yang sepanjang sejarah belum pernah mampu membuat masyarakat penghuni planet bumi ini hidup dalam kemakmuran, kesejahteraan dan kedamaian. Namun sebaliknya, yang terjadi adalah ketimpangan, krisis berkepanjangan, perebutan sumber-sumber daya strategis yang membuat dunia semakin runyam dan menjauhkan perdamian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, adakah ideologi yang akan mampu segera mengantikan kapitalisme (liberal) saat ini? Komunisme yang semula hendak muncul sebagai ‘penyeimbang’ merajalelanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kapitalisme dan liberalisme, kini sudah dibuang ke tempat sampah peradaban dunia ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Tentu kita tidak sepakat dengan apa yang diproklamirkan oleh Franscis Fukuyama, seorang ilmuwan yang sangat membanggakan kapitalisme liberal, menurutnya, kita sekarang ini sudah sampai pada titik “&lt;i style=""&gt;the end of ideology&lt;/i&gt;”, dimana ideologi kapitalisme dalam bidang ekonomi, dan liberalisme dalam wilayah politik adalah puncak pencapaian pemikiran manusia dalam menjaga, menata dan menyiasati kelangsungan kehidupannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sebab bila kita menganut apa yang ia proklamirkan tersebut, niscaya dunia yang aman damai, sejahtera dan makmur serta berkeadilan hanya akan menjadi angan semata, fakta empiris membuktikan, sebagaimana yang kita rasakan saat ini, dimana ideology kapitalisme dan liberalisme tengah jumawa mencengkeram kehidupan umat manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Satu-satunya harapan yang dapat kita bersandar padanya adalah; Islam, ya Islam dengan segala kelebihan yang ada, cepat atau lambat akan segera mampu menciptakan tata dunia baru, &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Meski kita tak bisa menutup mata, bahwa saat ini para pemeluk Islam tengah mengalami aneka problem yang akut, tidak lain dan tidak bukan lebih disebabkan oleh mereka sendiri, dari mulai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mereka yang terpesona oleh kilaunya ‘keberhasilan’ para penganut idologi kapitalisme, sampai pada mereka (sesama muslim) yang rajin saling menyalahkan, dan gemar memonopoli kebenaran, sehingga wajar bila Islam, sebuah nilai luhur nana gung yang semestinya mampu menjadi idelogi alternatiif bagi tercipnya tata dunia baru yang menghargai manusia dan kemanusiaan, menghargai prestasi tanpa harus manfikan yang termarjinalisasi, mengedepankan pemerataan namun juga &lt;i style=""&gt;care&lt;/i&gt; terhadap mereka yang terbelakang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-2897943915607056527?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/2897943915607056527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=2897943915607056527' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2897943915607056527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/2897943915607056527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2008/12/percik-permenungan.html' title='Percik Permenungan'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-4790290499039042055</id><published>2008-12-18T15:46:00.000+07:00</published><updated>2009-11-03T13:00:30.051+07:00</updated><title type='text'>Bila Ibu Boleh Memilih</title><content type='html'>&lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Anakku,…&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih&lt;br /&gt;Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu&lt;br /&gt;Maka ibu akan memilih mengandungmu…&lt;br /&gt;Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu&lt;br /&gt;Engkau ikut kemanapun ibu pergi&lt;br /&gt;Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan&lt;br /&gt;Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Anakku,…&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                               &lt;/span&gt;atau ibu harus berjuang melahirkanmu&lt;br /&gt;Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu&lt;br /&gt;Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu&lt;br /&gt;Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga&lt;br /&gt;Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan&lt;br /&gt;Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua&lt;br /&gt;Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,&lt;br /&gt;Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia&lt;br /&gt;Saat itulah… saat paling membahagiakan&lt;br /&gt;Segala sakit &amp;amp; derita sirna melihat dirimu yang merah,&lt;br /&gt;Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,&lt;br /&gt;Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Anakku,…&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,&lt;br /&gt;Maka ibu memilih menyusuimu,&lt;br /&gt;Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga&lt;br /&gt;Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,&lt;br /&gt;Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Anakku,…&lt;br /&gt;Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat&lt;br /&gt;Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle&lt;br /&gt;Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Tetapi anakku…&lt;br /&gt;Hidup memang pilihan…&lt;br /&gt;Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana&lt;br /&gt;Maka maafkanlah nak…&lt;br /&gt;Maafkan ibu…&lt;br /&gt;Maafkan ibu…&lt;br /&gt;Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,&lt;br /&gt;Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang&lt;br /&gt;Percayalah nak…&lt;br /&gt;Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu&lt;br /&gt;Percayalah nak…&lt;br /&gt;Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)&lt;br /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, 21 Agustus 2004&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dikutip dari Bila Ibu Boleh Memilih, kumpulan puisi hati Ratih Sanggarwati.&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-4790290499039042055?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/4790290499039042055/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=4790290499039042055' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4790290499039042055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/4790290499039042055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2008/12/bila-ibu-boleh-memilih.html' title='Bila Ibu Boleh Memilih'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8869327848790970909.post-3684986001001222630</id><published>2008-07-11T15:17:00.000+07:00</published><updated>2008-07-11T15:18:56.432+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran  Bagi yang Ingin Berkoalisi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebuah koalisi partai dimungkinkan oleh banyak faktor, di antaranya karena adanya kesamaan platform di antara partai yang akan berkoalisi tersebut. Platform yang dimaksud termasuk dalam masalah agama dan ekonomi. Tapi, koalisi juga bisa dibangun atas dasar kepentingan politik murni, yakni untuk mendapatkan jabatan publik strategis dan kemudian membagi-baginya di antara sesama peserta koalisi. (Saiful Mujani, 2004)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bila kita bersedia me-&lt;i&gt;review&lt;/i&gt; kembali ingatan kita ke era 1999, kita ingat pada saat tersebut bangsa ini nyaris terjerembab kedalam satu situasi yang menyerupai sebuah kebuntuan politik pasca pemilu legislatif, hal tersebut terjadi setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(PDIP) keluar sebagai pemenang pemilihan umum pada waktu itu, dimana semenjak awal PDIP sudah &lt;i&gt;keukueh&lt;/i&gt; untuk mencalonkan ketua umumnya, yaitu Megawati Soekarno Putri, sebagai presiden RI, sementara itu di kalangan Islam, yang dalam hal ini direpresentasikan oleh partai-partai Islam mengemuka &lt;i&gt;mainstream&lt;/i&gt; tegas yang menolak kepemimpinan Megawati bukan saja karena jenis kelaminnya (yang perempuan), juga karena PDIP dinisbahkan sebagai kelompok sekuler. Pada saat yang sama, Partai Golongan Karya yang meraih suara kedua dalam pemilu tersebut, masih memanggul dosa sejarah sebagai kelompok yang terkait dengan Orde Baru. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Akhirnya, setelah melalui serangkaian pergulatan yang dinamis dan unik, sejarah mencatat lahirnya satu koalisi yang menengahi ketegangan tersebut, menawarkan pilihan alternatif atas kebuntuan politik yang terjadi pada waktu itu, meskipun diwarnai dengan kekecewaan pihak PDIP (sebagai pemenang Pemilu), kelompok yang menamakan diri sebagai Poros Tengah tersebut memenangkan pertarungan dengan mengusung Abdurrahman Wahid sebagai presiden RI keempat. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Dari fenomena lahirnya Poros Tengah, kita dapat menarik garis, meskipun garis tersebut ‘samar dan putus-putus’, platform keagamaanlah yang menyatukan partai-partai tersebut mengusung Abdurrahman Wahid sebagai presiden RI keempat, melalui suatu koalisi yang berlabel Poros Tengah. Hal tersebut diindikasikan oleh menguatnya penolakan dari kalangan Islam terhadap Megawati dan PDIP memimpin negeri ini dikarenakan dua sebab diatas. Kita mencatat, beberapa waktu sebelum kelahiran Poros Tengah, pada waktu itu para tokoh partai-partai Islam sangat gencar menggalang kekuatan untuk menolak kepeimpinan Megawati Soekarno Putri, salah satu bahasa yang dikemukakan oleh mereka pada waktu itu adalah adanya kesamaan platform. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Meskipun tak dapat dipungkiri bahwa kesimpulan adanya kesamaan platform sebagai embrio lahirnya Poros Tengah terkesan menyederhanakan persoalan, sebab bila begitu kita bisa memunculkan pertanyaan; adakah koalisi Poros Tengah pada waktu itu memang murni semata didasari oleh platform keagamaan yang sama diantara partai-partai tersebut? Sebab bila jawabannya ia, maka kita menemukan kerancuan bila kelompok (Poros Tengah) tersebut ditasbihkan sebagai koalisi yang platformnya sama, karena Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional sebagai pendukung Poros Tengah, meski pada kenyataannya berbasis massa atau konstituen Islam, namun keduanya tidak pernah menetapkan diri mereka sebagai partai Islam, vis a vis dengan partai-partai yang memang jelas dan tegas menyatakan diri sebagai partai Islam, yaitu; Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan (yang sekarang bernama Partai Keadilan Sejahtera) dan Partai Bulan Bintang. Namun mau tidak mau harus diakui bahwa, salah satu yang mendasari lahirnya Poros Tengah adalah sebagai akibat dari menguatnya anggapan bahwa PDIP dan Megawati sebagai pemenang pemilu adalah representasi kelompok sekuler.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Terlepas dari prematur atau tidaknya kesimpulan bahwa kesamaan platform yang mendasari lahirnya Poros Tengah, namun tetaplah orang mempersepsikan bahwa lahirnya Poros Tengah adalah lebih didasari oleh menguatnya dikotomi Islam versus Sekuler pada waktu itu. Artinya faktor keagamaan menjadi landasan bagi lahirnya sebuah koalisi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Seiring perjalanan waktu, kita dapati dalam realitas dalam perpolitikan kita, bahwa pada kenyataannya; dari sekian banyak koalisi yang dilakukan oleh para politisi dan atau partai politik di negeri ini, sebuah koalisi lebih disebabkan oleh adanya kepentingan politik murni, yang bisa kita sebut sebagai kepentingan pragmatis (meskipun sebutan tersebut terkesan sarkastis), yakni sebuah koalisi dibangun untuk mendapatkan jabatan publik strategis dan kemudian membagi-baginya di antara sesama peserta koalisi. Kesamaan platform yang semula didengungkan oleh para patinggi partai di negeri ini seolah sirna ditelan oleh kepentingan politik pragmatis tersebut. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Fenomena seperti itu &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;nyata terasa bila kita melihat pada aneka koalisi, baik yang dilakukan oleh partai-partai politik maupun para kandidat pada beberapa pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang sudah dilangsungkan di berbagai daerah. Dan bisa diyakinkan, bahwa untuk beberapa waktu kedepan, model pilihan pragmatis tersebut masih tetap akan dominan dalam kancah perpolitikan kita di negeri ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Meskipun bagi penggiat politik, terlebih lagi bagi para politisi di negeri ini, sejatinya koalisi dan aliansi merupakan bentuk kerja sama politik yang umum selama dan setelah kemerdekaan serta di awal masa demokrasi pada era 1950 an, namun kedua bentuk kerjasama itu terabaikan semenjak akhir era Soekarno sampai berkahirnya pemerintahan Orde Baru (hal. 30).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Namun demikian, selama ini, kita, lebih khususnya lagi para politisi di negeri ini, nampaknya jarang sekali, kalau tidak boleh dibilang abai sama sekali, mempelajari apa dan bagaimana sebetulnya koalisi tersebut. Sehingga ketika sebuah koalisi dibangun, para politisi kita sebagai ‘peserta’ dalam koalisi tersebut nampak gamang dan gagap serta kikuk dalam berinteraksi selama atau dalam meniti jalan kebersamaan yang bernama koalisi tersebut. Fenomena paling aktual yang bisa kita jadikan sampel adalah gonjang-ganjingnya pemerintahan (koalisi) yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat ini, terakhir, bahkan diantara beberapa anggota parlemen yang berasal dari partai peserta koalisi setuju diadakannya hak angket untuk meminta penjelasan kepada pemerintah mengenai keputusannya menaikkan bahan bakar minyak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Kehadiran buku ini merupakan pembuka mula wacana yang juga bisa difungsikan sebagai salah satu &lt;i&gt;guideline &lt;/i&gt;(panduan) bagi siapa saja yang hendak belajar seluk beluk koalisi secara lebih terstruktur dan sistematis, dengan cerdas Rainer Adam menyajikan kepada kita satu literatur sebagaimana dikatakannya, “sebagai buku belum pernah ada di Indonesia” (hal. V) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;. Kita akan dibawa kepada satu pelajaran dari &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;beberapa sampel atau contoh bentuk-bentuk koalisi di beberapa negara yang disajikan dalam buku ini. Yang menjadi nilai tambah lain dari buku ini adalah, kehadirannya tepat pada momen dimana masayarakat, khususnya politisi di negeri ini tengah menyambut pesta demokrasi pada 2009 nanti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Tersaji dalam tiga bagian utama (hal. vi-vii), yaitu; Bagian Pertama, setelah penulis memberikan &lt;i&gt;ta’rif&lt;/i&gt; atau definisi mengenai koalisi kemudian masuk pada memberikan paparan singkat mengenai bentuk-bentuk utama koalisi dan kondisi yang membuat koalisi dapat berjalan. Bagian ini juga mencakup sejumlah informasi dasar tentang bagaimana pemerintahan koalisi bekerja dan bagaimana profesionalisasi manajemen koalisi dapat dikembangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bagian kedua buku ini menyajikan dua kontribusi dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Bagian ini memaparkan pandangan-pandangan Manfred Richter, seorang mantan politisi nasional dan manajer koalisi Partai Demokrat Bebas (&lt;i&gt;Free Demokrat Party&lt;/i&gt;/ FDP) di Jerman. Richter memiliki pengalaman yang memadai mengenai manajemen politik pada level nasional, negara bagian dan &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Kontribusi kedua, pada bagian kedua buku ini, berasal dari kalangan akademisi. Sabine Kropp adalah seorang akademisi perempuan yang disegani, yang telah melakukan penelitian ekstensif mengenai politik koalisi di Jerman. Ia telah menganalisis sejumlah perjanjian koalisi dan menerbitkan penemuan-penemuannya pada tahun 1998, yang diikuti dengan penerbitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bukunya, &lt;i&gt;Governing in Coalitions: Option for&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Action and Decision Making&lt;/i&gt;, pada tahun 2001.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bagian ketiga buku ini menyajikan empat kasus kongkret mengenai perjanjian koalisi yang telah diformulasikan dan diumumkan kepada masyarakat. Dua dari kasus tersebut terjadi di tingkat nasional (masing-masing berupa satu ‘koalisi besar’, dan satu lagi koalisi kemenagan minimal).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Meski diakui oleh penulisnya bahwa buku ini “tidak dimaksudkan sebagai karya teoritis standar dari ilmu politik” (hal. v) namun kehadirannya dirasa tepat waktu, sebab negeri ini, khususnya para politisinya sudah mulai melakukan &lt;i&gt;warming up&lt;/i&gt; guna menghadapi momen Pemilu 2009. Bila kita melihat hasil beberapa jajak pendapat, tidak akan ada partai yang akan menang secara mutlak pada Pemilu 2009 nanti, itu berarti bahwa kita juga yakin pasca Pemilu 2009 mau tak mau partai-partai harus menjalin koalisi, baik untuk berkuasa maupun untuk beroposisi. Berangkat dari kondisi tersebut, selayaknya para penggiat politik untuk mau mengambil &lt;i&gt;ibroh&lt;/i&gt; atau pelajaran dari buku ini, agar koalisi yang dibangun kedepan tidak justru menimbulkan gagap dan kikuk politik dalam berinteraksi diantara sesama peserta koalisi tersebut, yang imbasnya akan berdampak bukan sekedar pada makin kokohnya demokrasi di negeri ini, namun juga sebagai terciptanya kesejahteraan, kemakmuran dan keamanan warga seluruh bangsa ini, sebagaimana dicita-citakan oleh para pendiri Republik ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Barangkali kekeliruan yang agak mengganggu pembaca adalah adanya kesalahan penamaan pada salah satu negara yang dijadikan sampel pada buku ini, Timor Leste yang sejak 1998 telah berubah nama, dari semula saat masih bergabung dengan Indonesia, negara tersebut bernama Timor-Timur, dalam buku ini masih ditulis sebagai Timor Timur. Namun dengan sportif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rainer Adam mengakui bahwa “buku ini bukanlah produk yang selesai, melainkan masih terbuka bagi adanya penambahan, perbaikan dan pencatuman pelbagai fenomena baru yang spesifik” (hal. V) sehingga apapun kekurangan dalam buku ini bisa segera dikoreksi dalam terbitan pada masa yang akan datang, terlebih lagi ‘hanya’ kesalahan penamaan seperti tersebut di atas.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Wallahua’lam bisshowab&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8869327848790970909-3684986001001222630?l=duniahafid.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://duniahafid.blogspot.com/feeds/3684986001001222630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8869327848790970909&amp;postID=3684986001001222630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3684986001001222630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8869327848790970909/posts/default/3684986001001222630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://duniahafid.blogspot.com/2008/07/pelajaran-bagi-yang-ingin-berkoalisi.html' title='Pelajaran  Bagi yang Ingin Berkoalisi'/><author><name>Mas Hafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01845354216660493003</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='25' src='http://1.bp.blogspot.com/-Phcjvn67M2w/TusMKoJl_iI/AAAAAAAAAD8/Mr7aQj_deP0/s220/Aku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
